Connect with us

Lampung

Sekdaprov Fahrizal Buka Latihan Kepemimpinan Pemuda

Published

on

Alteripost.co Lampung – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Fahrizal Darminto membuka Latihan Kepemimpinan Pemuda yang diselenggarakan, di Aula DPD KNPI Provinsi Lampung, Bandar Lampung. Sabtu (13/5/2023).

Dalam acara bertemakan “Membentuk Jiwa Kepemimpinan Pemuda Lampung Menuju Indonesia Emas 2045”, itu, Sekdaprov Fahrizal Darminto mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Dia berharap acara ini mampu mempersiapkan generasi muda yang memiliki nilai-nilai kepemimpinan menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045, jelas Sekdaprov Fahrizal, generasi muda dituntut memiliki tekad untuk menjadi pemimpin negeri ini.

“Oleh karena itu, persiapkan diri, jangan ragu, harus percaya diri, cerdas, kritis dalam menghadapi setiap tantangan, dan fokus pada tujuan. Semua punya peluang yang sama untuk turut andil bagi bangsa ini,” ujar Sekdaprov Fahrizal.

Fahrizal menyampaikan bahwa Indonesia adalah negeri multikultural, dengan keragaman suku bangsa. Tentunya ini harus betul-betul dirawat dan dijaga. “Indonesia ini Negara besar, makanya ini harus kita rawat betul,” ujarnya.

Fahrizal mengajak generasi muda mengingat kembali sejarah Kemerdekaan Indonesia sebagai acuan dan semangat menuju Indonesia Emas 2045.

Turut hadir dalam acara itu, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Yanuar Irawan, Plt. Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung Descatama, Ketua DPD KNPI Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah dan Ketua Harian DPD KNPI Provinsi Lampung Wawan Sah.

Seperti diketahui, Latihan Kepemimpinan Pemuda akan dilaksanakan selama dua hari yaitu 13-14 Mei 2023. Dan diikuti oleh sebanyak 100 peserta.

Adapun sejumlah materi yang akan diberikan yakni terkait Materi Wawasan Kebangsaan dan Kepemudaan, Materi Kerelawanan, dan Materi Kewirausahaan. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Pengawasan Internal, Optimis Tata Kelola Pemerintahan Lebih Efektif dan Bersih

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Bandarlampung- Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Jihan Nurlela, secara resmi membuka kegiatan Capacity Building Implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIP-T) menuju efektivitas dan efisiensi Rencana dan Anggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Acara yang dihadiri oleh jajaran pimpinan perangkat daerah dan narasumber Kepala BPKP Lampung tersebut berlangsung di Gedung Pusiban, Senin (25/5/2026).

​Dalam arahannya, Wagub Jihan Nurlela menegaskan bahwa posisi pemerintah saat ini berada di ruang terbuka yang diawasi secara langsung oleh seluruh elemen masyarakat. Oleh sebab itu, ia meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengubah pola pikir dalam penyusunan program kerja kedinasan.

​”Kita hari ini sebagai pemerintah tidak boleh membuat suatu program yang penting buat program, tapi membuat program yang penting,” tegas Jihan Nurlela saat memberikan arahan.

Ia memandang momentum capacity building ini sangat strategis sebagai langkah evaluasi sekaligus persiapan menghadapi penilaian maturitas SPIP terintegrasi oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Ia mengimbau agar SPIP tidak lagi dianggap sebagai gugus kewajiban administratif, melainkan diinternalisasi menjadi ideologi dan budaya kerja harian.

​Guna mempercepat perbaikan sistem pengendalian tersebut, Wagub menyampaikan lima poin arahan utama yang wajib diimplementasikan oleh seluruh jajaran perangkat daerah. Poin pertama yang ditekankan secara lugas adalah mengenai penguatan komitmen pimpinan sebagai motor penggerak instansi.

Ia menekankan bahwa seorang pimpinan daerah harus memiliki rasa memiliki (owning) yang tinggi terhadap sistem dan instansi yang dipimpinnya.

​Selanjutnya, Wagub Jihan menjabarkan empat arahan lainnya, yakni pentingnya mengedepankan integritas dalam kesatuan perencanaan dan kinerja agar tidak berjalan secara parsial; penerapan manajemen risiko yang efektif dan berkelanjutan pada tiap program; optimalisasi peran APIP (Inspektorat) sebagai quality assurance dan consulting partner; serta penanaman budaya integritas dan akuntabilitas di sanubari setiap Aparatur Sipil Negara (ASN).

​Di akhir arahannya, Wagub Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi kepada Perwakilan BPKP Provinsi Lampung yang terus konsisten mendorong penguatan SPIP-T di lingkungan pemerintah daerah.

Sementara itu, Inspektur Provinsi Lampung, Bayana, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi para asesor serta memperkuat komitmen kepala daerah beserta jajaran kepala OPD dalam memitigasi risiko program kerja.

Inspektur Bayana melaporkan, ​tingkat kematangan (maturitas) SPIP Provinsi Lampung berada pada Level 3 (Terdefinisi) dengan skor 3.200, sementara indeks manajemen risiko berada pada angka 3,073. Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan peningkatan kualitas pengawasan internal secara berkala agar indeks efektivitas pengendalian korupsi dapat terus dioptimalkan.

​Di sisi lain, Pemprov Lampung terus bergerak maraton dalam menyelesaikan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) temuan BPK serta menggenjot perbaikan nilai Survei Penilaian Integritas (SPI) yang pada tahun 2025 lalu mencatatkan skor 69. Kerja keras jajaran pengawasan internal dalam dua bulan terakhir menunjukkan progres signifikan, di mana pengembalian kerugian keuangan negara berhasil dioptimalkan hingga mencapai hampir Rp7 Miliar.

​Guna menyelesaikan temuan menahun yang sulit ditindaklanjuti secara faktual, seperti kendala subjek yang telah meninggal dunia atau ketidakjelasan objek, Pemprov Lampung bekerja sama dengan BPK dan Asisten Datun akan menempuh mekanisme Sidang Tuntutan Ganti Rugi (TGR) untuk penghapusan administrasi keuangan sesuai jalur hukum yang berlaku.

​Langkah tegas juga diupayakan dalam perluasan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Setelah kesuksesan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Daerah Provinsi Lampung meraih predikat ZI, Pemprov Lampung kini tengah mempersiapkan sejumlah OPD pelayanan publik lainnya, termasuk jajaran Dinas Pendidikan yang sosialisasinya akan mulai diakselerasi pada awal Juni mendatang.

​Melalui penguatan kapasitas asesor dan komitmen kepemimpinan di setiap instansi, Pemprov Lampung optimistis seluruh target capaian akuntabilitas, penurunan risiko program, hingga pembersihan aspek administrasi pihak ketiga dapat diselesaikan secara tuntas pada tahun anggaran 2026 untuk menjaga marwah dan wibawa pembangunan daerah. (Red)

Facebook Comments Box
Continue Reading