Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Hadir Sebagai Pemateri Pada PKKBM
Alteripost.co Bandar Lampung – Universitas Lampung (Unila) Mengelar Program Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Di Gedung Serba Guna (GSG) Unila Pada Senin, (14/8/2023).
Kegiatan ini Diikuti Para Mahasiswa Baru tahun ajaran 2023/2024 , Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, hadir sebagai Pemateri Pada PKKBM Tersebut. Dalam Kesempatan Itu Wali Kota Eva Dwia Meminta Mahasiswa Untuk Tidak Menyia-Nyiakan Kesempatan Dalam Menempuh Pendidikan di Perguruan Tinggi.
“Banyak Tantangan Yang Akan Dihadapi Kedepannya, Tetapi Jangan Diratapi Dan Harus Dihadapi. Karena Tidak Semua Memiliki Kesempatan Yang Sama Seperti Kalian Semua,” Ujar Wali Kota Eva Dwiana.
“Banyak Orang-Orang Yang Seumur Kalian Di Luar, Tetapi Tidak Memiliki Kesempatan Yang Sama, Jadi Jangan Pernah Menyia-Nyiakan Kesempatan Yang Ada,” ungkapnya.
Wali Kota Eva Dwiana Berpesan Kepada Seluruh Mahasiswa Baru, Untuk Tetap Berpegang Teguh Kepada Agama Dan Pesan Orangtua.
“Boleh Bergaul Dengan Siapa Saja, Boleh Bergabung Dengan Siapa Saja, Tetapi Harus Jaga Diri, Jangan Sampai Kebablasan,” Pesannya.
Selain itu, dalam giat tersebut, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana juga membagikan sembilan unit sepeda, uang tunai, dan hadiah umroh ke para mahasiswa (*)
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

