Connect with us

Ruwajurai

DPD AWPI Provinsi Lampung Resmi Dikukuhkan

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Provinsi Lampung priode 2023-2028 resmi dikukuhkan, Jajaran Pengurus DPD AWPI Lampung dilantik secara Langsung oleh Ketua Umum DPP AWPI, Hengki Ahmad Jazuli, Di Pondok Rimbawan, Kota Bandar Lampung, Sabtu (28/10/2023).

Pengukuhan ini juga dihadiri oleh Gubernur Provinsi Lampung yang diwakillam oleh Plt. Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Wali Kota Bandar Lampung yang diwakilkan oleh Plt. Kepala Dinas Kominfo Kota Bandar Lampung, Ketua Umum DPP AWPI, LBH Trisula Sakti, seluruh DPC AWPI di Provinsi Lampung, dan segenap tamu undangan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP AWPI, Hengki Ahmad Jazuli mengucapkan selamat kepada jajaran Pengurus DPD AWPI Provinsi Lampung yang telah dilantik, ia berharap agar kedepannya DPD AWPI ini bisa bekembang lebih pesat lagi.

“Selamat Kepada jajaran Pengurus DPD AWPI Priode 2023-2028 yang barusan telah dikukuhkan, semoga kedepannya AWPI Provinsi Lampung bisa lebih berkembang dengan pesat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hengki juga berpesan agar seluruh DPC AWPI di Provinsi Lampung tetap berpegang teguh pada program kerja unggulan DPP AWPI yang disebut sebagai Trisula Sakti, yakni Bidang Pendidikan, Bentuan Hukum, dan Bidang Kooperasi.

“Selalu berpegang teguh pada program kerja DPP AWPI yang disebut dengan Trisula Sakti, agar seluruh anggota AWPI bisa menjadi insan pers yang berintegritas dan profesionalitas,” lanjut Hengki.

Diketahui, selain DPD AWPI Provinsi Lampung, pada kesempatan yang sama, DPP AWPI juga melantik LBH Trisula Sakti sebagai Lembaga Bantuan Hukum AWPI, serta dilaksankannya juga pelantikan DPC AWPI Kota Bandar Lampung dan DPC Kabupaten Pesawaran oleh Ketua DPD AWPI Provinsi Lampung. (Rls).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ruwajurai

Dari Gereja untuk Kemanusiaan, GPIB Marturia Lampung Perkuat Ketangguhan Masyarakat

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, Satgas Pelayanan Bencana (Satgas PB) GPIB Jemaat Marturia Lampung menggelar Pelatihan Tanggap Bencana pada Sabtu (30/5/2026) di Saung Sekar dan Senin (1/6/2026) di Kolam Renang Unila dan penutupan kegiatan di Saung Sekar Bandar Lampung.

Mengusung tema “Siap, Peduli, Bertindak!”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen gereja dalam membangun jemaat yang peduli dan siap siaga terhadap sesama, serta siap memberikan pelayanan kemanusiaan saat terjadi bencana.

Pelatihan diikuti oleh anggota jemaat bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) kota Bandar lampung. Dalam pelatihan ini, peserta yang berjumlah 30 orang, mendapatkan pembekalan mengenai penanganan darurat, mitigasi risiko bencana, koordinasi bantuan kemanusiaan, hingga langkah-langkah penyelamatan dasar yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi krisis.

Kegiatan pelatihan dibuka oleh Ketua Majelis Jemaat GPIB Marturia Lampung ibu Pdt Deasy Elizabeth Watimena Kalalo. “Dengan pelatihan ini diharapkan peserta dapat memperoleh pemahaman dan pengetahuan yg luas dlm penanggulangan bencana, saling tolong menolong dlm situasi apapun baik antar jemaat maupun di tengah masyarakat serta menjadi Garda terdepan dlm menghadapi bencana” ungkapnya.

Disisi lain, Ketua panitia kegiatan sekaligus Ketua Satgas, Charles Case, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas jemaat agar mampu merespons bencana secara cepat, tepat, dan terorganisasi. Selain membekali peserta dengan pengetahuan teoritis, kegiatan juga diisi dengan simulasi penanganan bencana untuk memperkuat keterampilan di lapangan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan jemaat. Bencana dapat terjadi kapan saja, sehingga diperlukan sumber daya manusia yang siap, peduli, dan mampu bertindak dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mendukung pelayanan kemanusiaan serta membantu masyarakat saat menghadapi situasi darurat.

Melalui pelatihan tanggap bencana ini, GPIB Jemaat Marturia Lampung menegaskan perannya tidak hanya sebagai wadah pembinaan iman, tetapi juga sebagai komunitas yang aktif membangun ketangguhan masyarakat dan siap hadir memberikan pertolongan bagi sesama yang membutuhkan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading