Connect with us

Lampung Selatan

Puja Kesuma Lampung Segera Miliki Pendopo Joglo, Groundbreaking Dilakukan Bupati Lamsel

Published

on

Alteripost Jati Agung – Paguyuban Keluarga Besar Puja Kusuma Lampung bakal segera memiliki Pendopo Joglo sebagai wadah berkumpulnya para punggawa Puja Kusuma.

Itu setelah Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto melakukan groundbreaking atau peletakkan batu pertama pembangunan Pendopo Joglo Paguyuban Puja Kesuma Provinsi Lampung di Desa Banjar Agung, Kecamatan Jati Agung, Rabu (31/07/2024).

Pada kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengapresiasi perjuangan Paguyuban Puja Kesuma dalam membangun Pendopo Joglo Puja Kesuma Provinsi Lampung.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, semoga nantinya dengan adanya Pendopo Joglo Puja Kesuma ini dapat melestarikan budaya-budaya kepada generasi penerus dan masyarakat,” ujarnya.

Nanang juga mengatakan, jika Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan terus mendukung pembangunan Pendopo Joglo tersebut hingga selesai. Mengingat, lanjut Nanang, Puja Kesuma Lampung hadir untuk melestarikan budaya dan warisan kesenian

“Tidak mungkin tidak didukung pembangunan Pendopo ini. Jadi kami berharap, setelah selesai dibangun, Puja Kesuma dapat meningkatkan eksistensinya di masyarakat serta dapat memperkuat persatuan dan kesatuan adat budaya yang bermacam-macam di Provinsi Lampung,” kata Nanang.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Puja Kesuma Provinsi Lampung, Nuryono menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan yang telah berkenan meletakkan batu pertama pembangunan Pendopo Joglo Puja Kusuma Lampung tersebut.

“Ini akan menjadi momen sejarah untuk Puja Kesuma. Terima kasih kepada Bupati Nanang atas kesediaannya hadir dan dapat meletakkan batu pertama pembangunan Pendopo kami,” katanya.

Nuryono mengungkapkan, selama 40 tahun Puja Kesuma berdiri belum mempunyai Pendopo yang akan dipergunakan sebagai wadah berkumpulnya para punggawa Puja Kesuma.

“Untuk itu kami sangat berterimakasih kepada Bupati Nanang telah menyambut niat kami dengan sangat baik. Kami akan terus mendukung beliau untuk melanjutkan program-program kerjanya yang sangat pro dengan pelestarian adat budaya,” kata Nuryono.

Untuk diketahui pembangunan Pendopo Joglo Puja Kesuma Provinsi Lampung tersebut ditargetkan akan rampung selama 3 bulan dan akan dilaksanakan secara gotong royong oleh para anggota juga mengajak seluruh masyarakat untuk membantu pembangunan ini.

Turut hadir juga dalam acara itu, Perwakilan Polda Lampung, Direktur Binmas Kombes Pol Anang Triasono SIK, MSi, Kepala Kesbangpol Kota Bandar Lampung, Camat Jati Agung, dan Kepala Desa Banjar Agung, Kecamatan Jati Agung. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Gandeng DAMRI, Rute Kalianda-Jakarta Kembali Dibuka

Published

on

Alteripost Kalianda – Kabar baik bagi masyarakat Lampung Selatan yang membutuhkan akses transportasi langsung menuju Jakarta.

Rute DAMRI Kalianda-Jakarta via Lintas Sumatra kembali beroperasi mulai 21 Agustus 2026, dengan tarif perjalanan mulai Rp215.000.

Layanan transportasi darat tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Lampung menuju sejumlah wilayah di Banten, Tangerang hingga Jakarta.

Selain melayani keberangkatan dari Kalianda, rute ini juga terhubung dengan Stasiun KA Tanjung Karang serta sejumlah titik strategis di sepanjang perjalanan.

Adapun rute perjalanan Lampung-Jakarta meliputi Stasiun KA Tanjung Karang, Kalianda, Rumah Makan Siang Malam, Desa Hatta, Loket DAMRI Serang, Terminal Poris, Terminal BSD, hingga Stasiun KA Gambir.

Untuk keberangkatan dari Stasiun KA Tanjung Karang menuju Serang, Poris, BSD maupun Gambir, bus dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB. Sementara itu, keberangkatan dari Kalianda tersedia pada pukul 10.30 WIB.

Khusus masyarakat yang berangkat dari Kalianda, titik layanan penumpang berada di loket DAMRI kawasan Taman Edukasi, tepatnya di samping Kantor Polisi Militer Lampung Selatan.

Dengan tersedianya titik keberangkatan tersebut, masyarakat dapat memilih lokasi dan tujuan perjalanan sesuai kebutuhan.

Dari sisi tarif, perjalanan dari Stasiun KA Tanjung Karang, Hatta, maupun Kalianda menuju Gambir ditetapkan sebesar Rp255.000. Sementara perjalanan menuju Serang, Poris, atau BSD dikenakan tarif mulai Rp215.000.

Tak hanya menawarkan akses perjalanan antarkota, layanan tersebut juga dilengkapi fasilitas yang menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan jarak jauh. Bus menggunakan konfigurasi kursi Seat 2-2 Reclining, serta dilengkapi pendingin udara (AC), toilet, colokan pengisi daya, dan kamera pengawas (CCTV).

Penumpang juga memperoleh snack dan air mineral selama perjalanan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang menempuh perjalanan darat dari Lampung menuju wilayah Banten, Tangerang dan Jakarta.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan pengoperasian kembali rute tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI dalam meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.

Menurutnya, kehadiran kembali layanan DAMRI dari Jakarta hingga Lampung melalui Kalianda memberikan pilihan transportasi darat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, rute dari Jakarta sampai ke Lampung melalui Kalianda ini kembali dibuka,” ujar Supriyanto, Rabu (19/8/2026).

Ia menambahkan, keberadaan rute tersebut tidak hanya memberikan alternatif mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antara Lampung Selatan dengan sejumlah wilayah penting di Pulau Jawa.

Supriyanto berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan DAMRI tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain memudahkan mobilitas, peningkatan konektivitas diharapkan ikut membuka peluang bagi pengembangan pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah.

“Harapannya, layanan ini dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung pengembangan sektor pariwisata, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan,” tutur Supriyanto.

Dengan kembali beroperasinya rute Kalianda-Jakarta, masyarakat Lampung Selatan kini memiliki pilihan perjalanan darat yang menghubungkan langsung kawasan Kalianda dan Tanjung Karang dengan sejumlah pusat aktivitas di Banten, Tangerang dan Jakarta, sekaligus menawarkan tarif yang relatif terjangkau dan fasilitas perjalanan yang memadai.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading