Lampung
Pj. Gubernur Samsudin dan Jajaran Forkopimda Terima Kunker Badan Akuntabilitas Publik DPD RI
Alteripost Bandar Lampung – Pj. Gubernur Lampung Samsudin dan jajaran Forkopimda menerima kunjungan kerja (Kunker) Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Bandarlampung, Rabu, (20/11/2024).
Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPD RI, Ketua BAP DPD RI Abdul Hakim beserta Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar.
Pj. Gubernur Samsudin menyambut baik kehadiran jajaran BAP DPD RI di Provinsi Lampung.
“Selamat datang kepada Ketua Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI dan rombongan di Provinsi Lampung, kami berharap kunjungan kerja ini dapat mencapai tujuan untuk memperoleh informasi yang akurat dan komprehensif mengenai kondisi di Provinsi Lampung,” ujar Samsudin.
Seperti diketahui, BAP merupakan salah satu alat kelengkapan DPD RI yang berfungsi melakukan penelaahan hasil laporan keuangan pemerintah oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Selain itu BAP juga menindaklanjuti temuan yang terindikasi kerugian Negara oleh BPK serta laporan-laporan masyarakat yang terkait dengan adanya tindak pidana korupsi, pelayanan publik yang menjadi domain Ombudsman RI.
BAP DPD RI hadir ke Provinsi Lampung untuk mengumpulkan informasi terkait adanya dugaan pelanggaran perjanjian kerja sama yang dilakukan pengurus KUD Karya Makmur Kepada Petani Plasma Kampung Purwa Negara. Juga pengaduan Kepala Desa Way Huwi perihal sengketa tanah Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.
Pj. Gubernur Samsudin menilai kunjungan ini sangat penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam, menyelesaikan persoalan yang ada, dan mencari solusi yang terbaik bagi kepentingan masyarakat serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya yang ada di daerah.
Melalui kunjungan ini pula, Samsudin berharap dapat menjadi momentum memperkuat sinergi dan kerja sama dalam mewujudkan pembangunan yang adil dan berkelanjutan di Provinsi Lampung. Dia juga berharap kunjungan ini dapat memberikan solusi yang positif bagi semua pihak.(*)
Lampung
Lampung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah PIT POGI 2027, Targetkan Dampak Besar bagi Kesehatan dan Ekonomi
Alteripost Bandar Lampung – Provinsi Lampung resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Tahun 2027. Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan siap mendukung persiapan penyelenggaraan sekaligus menjadikan momentum tersebut untuk memperkuat kolaborasi dalam peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat menerima audiensi jajaran Pengurus Pusat (PP) POGI dan POGI Cabang Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Kantor Gubernur Lampung, Senin (27/7/2026).
Wagub Jihan mengatakan, banyak ruang kolaborasi yang dapat dibangun antara Pemerintah Provinsi Lampung dan POGI, khususnya dalam mendukung program kesehatan ibu, bayi baru lahir, dan kesehatan reproduksi.
“Momentum PIT POGI 2027 menjadi kesempatan yang baik untuk memperkuat kerja sama antara Pemerintah Provinsi Lampung dan POGI. Kami berharap nantinya dapat diwujudkan dalam bentuk kerja sama yang konkret untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak,” ujar Wagub Jihan.
Pemerintah Provinsi Lampung, Lanjut Wagub Jihan, juga membuka peluang mengintegrasikan program kesehatan ibu dan reproduksi ke dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi program nasional.
Wagub Jihan meminta jajaran Pemprov Lampung melalui Dinas Kesehatan, dan POGI Lampung segera menyusun langkah teknis serta kebutuhan penyelenggaraan PIT 2027 agar seluruh persiapan dapat dimatangkan sejak dini.
“Nanti secara teknis silakan dirumuskan bersama. Apa saja yang dapat dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung untuk menyukseskan PIT 2027 sehingga menjadi momentum kolaborasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP POGI, dr. Ulul Albab, Sp.OG., mengatakan penunjukan Lampung sebagai tuan rumah PIT POGI 2027 merupakan hasil keputusan Pengurus Pusat setelah melalui proses seleksi sejak Kongres Obstetri dan Ginekologi Indonesia (KOGI) di Bali pada 2023.
Menurutnya, saat itu Lampung bersaing dengan sejumlah daerah, termasuk Palembang, untuk menjadi penyelenggara kegiatan ilmiah nasional tersebut.
“Kami mengucapkan selamat kepada POGI Lampung karena telah dipercaya menjadi tuan rumah Pertemuan Ilmiah Tahunan POGI Tahun 2027. Ini merupakan amanah besar sekaligus kepercayaan dari Pengurus Pusat,” ujarnya.
Ulul menjelaskan, PIT POGI merupakan agenda ilmiah tahunan berskala nasional yang diikuti sekitar 3.000 hingga 4.000 dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari seluruh Indonesia. Kegiatan berlangsung selama lima hingga tujuh hari dan meliputi pra-PIT, workshop, sidang ilmiah, kegiatan organisasi, hingga malam kebudayaan.
Selain meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, penyelenggaraan PIT juga diyakini memberikan dampak ekonomi bagi daerah tuan rumah karena sebagian besar peserta datang bersama keluarga.
“Biasanya jumlah peserta mencapai 3.000 sampai 4.000 orang. Jika bersama keluarga, jumlah pengunjung bisa dua kali lipat. Ini menjadi peluang besar untuk menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM di daerah penyelenggara,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua POGI Cabang Lampung, dr. Dino Rinaldy, Sp.OG., mengatakan pihaknya mulai mempersiapkan penyelenggaraan PIT 2027 sekaligus memperkuat implementasi program nasional POGI bertajuk SPRINT (Selamatkan Perempuan Indonesia), yang berfokus pada penurunan angka kematian ibu melalui penguatan layanan kesehatan perempuan.
Ia menyebutkan, POGI Lampung yang beranggotakan sekitar 110 dokter spesialis obstetri dan ginekologi telah aktif mendukung berbagai program pemerintah, mulai dari audit kematian maternal, pelatihan penanganan kegawatdaruratan ibu dan bayi baru lahir, pendampingan puskesmas, hingga skrining kanker serviks dan kehamilan berisiko tinggi.
Menurut Dino, penyelenggaraan PIT POGI 2027 juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah melalui peningkatan kunjungan wisata, okupansi hotel, perputaran ekonomi lokal, promosi UMKM, sektor transportasi, serta penguatan citra Lampung sebagai daerah tujuan penyelenggaraan kegiatan nasional.
“Kami menargetkan PIT POGI 2027 sukses dari sisi penyelenggaraan, jumlah peserta, maupun manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu, kami membutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.(*)

