Lampung
Pj. Gubernur Lampung Serahkan Penghargaan Produktivitas Siddhakarya 2024 Kepada Perusahaan dan Daerah Unggul
Alteripost Bandar Lampung – Pj. Gubernur Lampung, Samsudin menyerahkan Penghargaan Produktivitas Siddhakarya Provinsi Lampung Tahun 2024, di Mahan Agung, Jumat (13/12/2024).
Penghargaan Produktivitas Siddhakarya merupakan penghargaan yang diberikan kepada Perusahaan usaha kecil, menengah dan besar yang dinilai baik oleh tim penilai dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas di perusahaannya berdasarkan 7 kriteria yaitu kepemimpinan, perencanaan strategis, fokus pada pengembangan dan Manajemen SDM, fokus pelanggan dan perluasan pasar, data informasi dan analisis, manajemen proses dan hasil usaha.
Dengan adanya program penghargaan produktivitas Siddhakarya ini, Pj. Gubernur Samsudin berharap, perusahaan-perusahaan di Provinsi Lampung konsisten menjalankan sistem manajemen peningkatan produktivitas sesuai dinamika pasar sehingga mampu survive dan tumbuh berkembang menjadi perusahaan-perusahaan yang unggul.
“Perusahaan yang bertumbuh tentunya akan meningkatkan kesejahteraan karyawan dan memperluas lapangan pekejaan dan mampu menyerap tenaga kerja yang lebih banyak sehingga pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung secara keseluruhan,” kata Pj. Gubernur.
Pj. Gubernur juga berharap, pemberian penghargaan seperti ini dapat terus dilakukan terus menerus, berkesinambungan dan semakin berkualitas untuk mendorong perusahaan agar meningkatkan kinerja.
Juga sebagai bentuk apresiasi pada perusahaan karena perusahaan sebagai salah satu pilar penggerak perekonomian yang berperan strategis dan memiliki kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Domestik Bruto, penyerapan tenaga kerja, perluasan kesempatan kerja, dan pengentasan kemiskinan.
Kepada seluruh perusahaan yang memperoleh penghargaan tahun ini, Pj. Gubernur mengucapkan selamat dan berharap agar tetap terus meningkatkan kualitas dan produktivitasnya.
Berikut daftar Perusahaan Penerima Penghargaan Produktivitas Kategori Unggul dan Kategori Berkembang serta Daerah Penerima Lencana Produktivitas Siddhakarya.
Perusahaan Penerima Penghargaan Produktivitas Kategori Unggul:
1. PT NATURA PERISA AROMA
2. PT GUNUNG MADU PLANTATIONS
3. PT LOUIS DREYFUS COMPANY
4. PT BUMI MENARA INTERNUSA
5. PT ALU CINTA PADAMU
6. CV. GABOVIRA SINAR CEMERLANG
Perusahaan Penerima Penghargaan Produktivitas Kategori Berkembang:
1. PT LAMPUNG ETHNICA GRUP
2. PT SHEENAZ ANGGIE GALLERY
3. PT TAPIS LAMPUNG SEJAHTERA
Penerima Lencana Produktivitas Siddhakarya:
1. Kabupaten Lampung Selatan
2. Kota Bandar Lampung
3. Kabupaten Lampung Tengah. (*)
Ekonomi dan Bisnis
Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji
Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.
Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.
Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.
Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.
Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.
“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.
Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

