Ruwajurai
Tips Tetap Sehat dan Bugar Selama Ramadan untuk Anggota Kepolisian Ala Kabid Humas Polda Lampung
Alteripost Lampung – Menjalani tugas sebagai anggota kepolisian selama Ramadan membutuhkan stamina dan kondisi fisik yang prima.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, memberikan sejumlah tips agar personel tetap sehat dan bugar selama menjalankan ibadah puasa sambil bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kombes Pol Yuni menekankan pentingnya pola makan seimbang saat sahur dan berbuka agar energi tetap terjaga sepanjang hari.
“Mengonsumsi makanan bergizi seperti protein, serat, dan karbohidrat kompleks saat sahur sangat membantu menjaga daya tahan tubuh. Hindari makanan berlemak dan terlalu manis agar tidak mudah lemas,” ujarnya, Sabtu (1/3/2025).
Selain itu, menjaga hidrasi juga menjadi faktor penting. “Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka. Kurangi konsumsi minuman berkafein karena dapat menyebabkan dehidrasi,” tambahnya.
Kombes Pol Yuni juga mengingatkan agar anggota kepolisian tetap melakukan aktivitas fisik ringan untuk menjaga kebugaran tubuh.
“Jangan jadikan puasa sebagai alasan untuk tidak berolahraga. Lakukan aktivitas fisik ringan seperti peregangan atau jalan santai setelah berbuka agar tubuh tetap bugar,” jelasnya.
Terakhir, ia menekankan pentingnya manajemen stres dan menjaga pola istirahat yang cukup.
“Tugas kepolisian sering kali menuntut fisik dan mental yang kuat. Oleh karena itu, istirahat yang cukup dan mengelola stres dengan baik sangat diperlukan agar tetap fokus dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.
Dengan menerapkan pola hidup sehat selama Ramadan, diharapkan para anggota kepolisian dapat tetap prima dalam menjalankan tugas serta tetap khusyuk dalam beribadah.(*)
Ruwajurai
Ratusan Senjata Api dan Amunisi Dimusnahkan, Polda Lampung Perketat Pengawasan
Alteripost Lampung – Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Lampung mengamankan proses pemusnahan barang bukti berupa ratusan senjata api dan amunisi hasil penyerahan sukarela masyarakat di Mapolda Lampung, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dan menjaga keamanan wilayah guna mencegah penyalahgunaan senjata api ilegal.
Pemusnahan dilakukan terhadap 166 pucuk senjata api yang terdiri dari 140 senjata api laras pendek dan 26 senjata api laras panjang. Selain itu, sebanyak 114 butir amunisi dari berbagai kaliber turut dimusnahkan.
Proses pengamanan dipimpin personel ahli Detasemen Gegana di bawah pimpinan Iptu Posler Sitanggang. Sebelum dimusnahkan, setiap senjata terlebih dahulu diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada amunisi yang masih tersisa di dalam silinder maupun magasin sehingga proses penghancuran berlangsung aman sesuai prosedur.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, di antaranya Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi simbol sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjaga stabilitas keamanan.
Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Yustanto Mujiharso melalui Danden Gegana menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti telah dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan berdasarkan surat perintah resmi.
“Seluruh senjata yang dimusnahkan dipastikan sudah tidak dapat digunakan kembali sehingga tidak berpotensi disalahgunakan. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senjata api kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Polda Lampung berharap pemusnahan barang bukti ini dapat menekan angka kriminalitas yang melibatkan penggunaan senjata api ilegal maupun rakitan. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kepemilikan senjata api tanpa izin serta pentingnya peran aktif warga dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di Provinsi Lampung.(*)

