Connect with us

DPRD

Kostiana Wakil Ketua DPRD Lampung Hadiri Sosialisasi Pancasila di Gereja HKBP Bandar Lampung

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung, Kostiana, menghadiri kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Gereja HKBP, Labuhan Ratu, Kedaton, Bandar Lampung, pada Sabtu (5/7/2025).

Dalam sambutannya, Kostiana mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dan kesempatan yang diberikan oleh pihak gereja untuk melaksanakan kegiatan ini.

“Hari ini kita bersinergi. Ini adalah implementasi nyata dari Pancasila. Di sini hadir pendeta dan juga ustaz. Ini menunjukkan kita datang dari latar belakang agama dan suku yang berbeda, tetapi tetap bersatu,” ujar Kostiana.

Ia menambahkan, selain menyampaikan materi sosialisasi, pihaknya juga membuka ruang untuk menyerap aspirasi masyarakat yang hadir.

“Kami siap menampung aspirasi Bapak dan Ibu yang ingin disampaikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Hermansyah dari Kesbangpol Provinsi Lampung mengingatkan bahwa bangsa Indonesia terbentuk dari perbedaan yang kemudian bersatu demi melepaskan diri dari penjajahan.

“Setelah merdeka pada 17 Agustus 1945, para pendiri bangsa menyepakati Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Di era globalisasi ini, Pancasila dan wawasan kebangsaan kita memang menghadapi tantangan. Namun kita percaya, Pancasila akan tetap utuh dan final,” tegas Hermansyah.

Ia menambahkan bahwa Pancasila membatasi keegoan individu dan menjamin kesetaraan bagi semua warga negara tanpa membedakan agama, suku, atau ras.

“Sebagai pewaris bangsa, tugas kita adalah mengamalkan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila serta tidak pernah mengganti atau menghapusnya,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh, antara lain Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Wiyadi dan Wiwik Anggraeni, narasumber Donald Harris Sihotang dan Hermansyah, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

DPRD

DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.

Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.

Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.

“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.

Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.

“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.

Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading