Lampung
Wagub Jihan Ajak PT KAI Perkuat Sinergi Transportasi Modern di Lampung
Alteripost Bandar Lampung – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela, mengajak PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadirkan layanan transportasi yang modern, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat.
Ajakan ini disampaikan Wagub Jihan dalam acara Locomotive Lampung Festival 2025, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PT KAI di Stasiun Kereta Api Tanjungkarang, Bandarlampung, Minggu (21/9/2025).
“Usia 80 tahun tentu bukan perjalanan yang singkat. PT KAI telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam memberikan pelayanan transportasi massal kepada masyarakat Indonesia, termasuk di Sai Bumi Ruwa Jurai,” ujar Jihan.
Wagub Jihan menekankan bahwa pencapaian tersebut harus menjadi momentum untuk terus melaju dan berinovasi.
“Perayaan ini menjadi titik awal untuk terus berkembang, tidak hanya sebagai perusahaan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat Lampung yang bergerak menuju kemajuan dan kesejahteraan,” katanya.
Lebih lanjut, Jihan mengungkapkan harapannya agar PT KAI dapat semakin mengutamakan kualitas pelayanan dengan mengedepankan kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu.
Menurutnya, pelayanan yang prima akan mendorong minat masyarakat menggunakan transportasi massal yang lebih ramah lingkungan dan efisien.
Sementara itu, Plt Executive Vice President Divre IV Tanjungkarang, Mohamad Ramdany, menyampaikan bahwa tema HUT PT KAI tahun ini, yaitu “Semangat Melayani”, menjadi pengingat pentingnya setiap perjalanan, pelayanan, dan inovasi yang berorientasi pada kepuasan pelanggan serta keselamatan bersama.
“Kita ingin menghadirkan pelayanan yang aman, nyaman, tepat waktu dan berintegritas. Kita ingin terus menjadi bagian dari solusi transportasi yang anda ramah lingkungan serta mampu mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi bangsa,” ujar Ramdany.(*)
Lampung
Pengukuhan Bunda Literasi Keuangan Jadi Langkah OJK Tingkatkan Inklusi Keuangan di Lampung
Bandar Lampung – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung mengukuhkan Bunda Literasi Keuangan Provinsi Lampung serta Bunda Literasi Keuangan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung pada puncak Festival Literasi yang digelar di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Selasa (28/7/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat gerakan literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Lampung. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan yang legal, serta memperkuat perlindungan masyarakat dari berbagai aktivitas keuangan ilegal.
Dalam sambutan Kepala OJK Provinsi Lampung yang dibacakan Deputi Direktur Pengawasan Market Conduct, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Kemitraan dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Lampung, Ety Elyati, disampaikan bahwa pengukuhan Bunda Literasi Keuangan merupakan amanah mulia dalam mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN).
“Ibu-ibu adalah agent of change, sosok penggerak yang akan merangkul para perempuan, ibu rumah tangga, dan pelaku UMKM agar semakin cerdas dan cermat dalam mengelola keuangan. Literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan tangguh secara ekonomi,” ujarnya.
Ia menambahkan, literasi keuangan bukan hanya memahami produk dan layanan keuangan, tetapi juga membentuk perilaku keuangan yang bijak. Kehadiran Bunda Literasi Keuangan di setiap kabupaten dan kota diharapkan mampu menjadi penggerak edukasi hingga tingkat keluarga dan komunitas.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengapresiasi sinergi antara OJK, pemerintah daerah, Tim Penggerak PKK, lembaga jasa keuangan, dunia pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung GENCARKAN dan peningkatan literasi keuangan di Lampung.
Menurutnya, Bunda Literasi diharapkan hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui keluarga, sekolah, desa, taman bacaan, hingga komunitas.
“Budaya membaca tidak lahir dari ruang-ruang besar, tetapi tumbuh dari rumah, dari pelukan seorang ibu yang membacakan cerita kepada anaknya, dari guru yang menghidupkan rasa ingin tahu muridnya, dan dari masyarakat yang saling mengajak untuk terus belajar,” kata Jihan.
Dalam kegiatan tersebut, Purnama Wulan Sari Mirza dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Keuangan Provinsi Lampung, bersama 15 Bunda Literasi Keuangan dari kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung, termasuk Eva Dwiana (Kota Bandar Lampung), Zita Anjani (Lampung Selatan), Ayu Asalasiyah (Way Kanan), Herlinawati Qudrotul (Tulang Bawang), Elfianah (Mesuji), Partinia (Lampung Barat), Meri Farida Hamartoni (Lampung Utara), Dian Hardiyanti (Pesisir Barat), Rahayu Sri Astutik (Pringsewu), Ni Ketut Dewi Nadi (Lampung Tengah), Eni Sumiati Bambang (Kota Metro), Siti Mahmudah (Tanggamus), Aria Sandi (Pesawaran), Huzaimah Azwar Hadi (Lampung Timur), dan Novianti Novriawan (Tulang Bawang Barat).
Selain prosesi pengukuhan, OJK Provinsi Lampung juga memberikan pembekalan literasi keuangan kepada para Bunda Literasi Keuangan, menggelar talkshow edukasi keuangan bagi pelajar dan mahasiswa, membuka layanan konsultasi konsumen, layanan permintaan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), serta menghadirkan Pojok Literasi Keuangan untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi mengenai jasa keuangan.
Melalui pengukuhan ini, para Bunda Literasi Keuangan diharapkan mampu menginisiasi berbagai program edukasi yang menyasar perempuan, pelaku UMKM, pelajar, mahasiswa, pekerja, petani, nelayan, penyandang disabilitas, lansia, hingga kelompok masyarakat prioritas lainnya.
OJK menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan masyarakat Lampung yang semakin cerdas, tangguh, dan terlindungi dalam memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan.(*)

