Connect with us

Lampung Selatan

JAPFA Gandeng Pemkab Lampung Selatan, Perkuat Program Makan Bergizi dan Koperasi Desa

Published

on

Alteripost Kalianda – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi dari PT Suri Tani Pemuka Aquafeed Lampung, anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, di ruang kerjanya, Kamis (15/10/2025).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara Pemkab Lampung Selatan dan perusahaan pakan ikan nasional itu dalam berbagai program sosial dan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan itu, Head of Industrial Relations Corporate PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Jefri Hari Akbar, menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan mempererat hubungan kemitraan sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Kami ingin menjajaki kolaborasi dalam berbagai program, termasuk ketahanan protein pangan, dukungan regulasi investasi daerah, hingga pembinaan koperasi masyarakat. Misalnya, kami bisa membantu pemberdayaan kolam ikan agar masyarakat mendapatkan akses pada pakan berkualitas,” ujar Jefri.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Egi menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemkab Lampung Selatan saat ini berfokus pada peningkatan perekonomian daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

“Dengan konsep pentahelix, kami ingin menggandeng semua pihak, termasuk sektor swasta seperti JAPFA, untuk ikut mengakselerasi program unggulan daerah. JAPFA bisa berperan dalam memperkuat program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujar Egi.

Bupati muda itu optimistis, sinergi dengan sektor industri pangan akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Lampung Selatan.

Kolaborasi antara Pemkab Lampung Selatan dan JAPFA diharapkan tak hanya mendorong kemandirian pangan dan penguatan koperasi, tetapi juga menjadi model kemitraan pemerintah dan dunia usaha dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Akhiri Penantian 19 Tahun Warga, Bupati Radityo Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini

Published

on

Alteripost Merbau Mataram – Kondisi jalan menuju Desa Baru Ranji, Kecamatan Merbau Mataram, yang selama ini dikeluhkan masyarakat akhirnya mendapat respons langsung dari Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama.

Setelah melihat dan merasakan langsung kondisinya, Bupati Egi memastikan jalan tersebut diperbaiki pada 2026, setelah 19 tahun belum tersentuh perbaikan.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Egi saat meninjau langsung ruas jalan yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat Desa Baru Ranji, di sela kunjungannya melihat Desa HELAU di Kecamatan Merbau Mataram, Sabtu (8/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Egi mengakui kondisi jalan sudah cukup memprihatinkan. Kerusakan yang ditemukan di lapangan dinilai membutuhkan penanganan segera agar tidak semakin mengganggu mobilitas masyarakat.

“Saya selaku bupati menghaturkan permintaan maaf kalau jalannya belum bagus. 30 persen rusak, 70 persen rusak banget,” ujar Egi.

Melihat kondisi tersebut secara langsung, Egi menegaskan persoalan infrastruktur tidak cukup hanya disampaikan melalui laporan. Karena itu, ia langsung meminta agar ruas jalan menuju Desa Baru Ranji segera ditangani dan masuk dalam agenda perbaikan tahun ini.

“Saya minta perbaiki jalan Baru Ranji. Ini saya kalau nggak ke sini, nggak ngerti kalau jalannya begitu,” kata Egi.

Peninjauan langsung jalan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memastikan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.

Bagi warga, kondisi jalan tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan perjalanan, tetapi juga menyangkut kelancaran aktivitas sehari-hari dan konektivitas antarwilayah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan Hendry Kurniawan mengatakan, arahan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama langsung ditindaklanjuti setelah melihat kondisi jalan penghubung antara Desa Tanjung Baru dan Desa Baru Ranji.

“Tidak perlu berpikir lama. Bupati Lampung Selatan langsung menindaklanjuti, dan jalan penghubung kedua desa tersebut akan diperbaiki pada tahun 2026 ini,” kata Hendry.

Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan respons cepat pemerintah daerah dalam menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, terutama terkait kebutuhan infrastruktur dasar.

Perbaikan ruas jalan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas akses masyarakat, tetapi juga memperlancar mobilitas warga serta memperkuat konektivitas antara Desa Tanjung Baru dan Desa Baru Ranji di Kecamatan Merbau Mataram.

“Ini merupakan bentuk gerak cepat dan penyerapan aspirasi masyarakat dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk keberlangsungan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan infrastruktur yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya kepastian perbaikan pada 2026, masyarakat di kedua desa diharapkan segera mendapatkan akses jalan yang lebih layak dan aman.

Penanganan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi menjangkau hingga kawasan perdesaan. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading