Connect with us

Pendidikan

Sosok Noverisman Subing, Aktivis dan Politisi yang Kembali ke Dunia Jurnalis

Published

on

Foto: Noverisman Subing saat sedang mengikuti pelaksanaan UKW di Balai Wartawan Solfian Akhmad PWI Lampung

 

Alteripost.co-
Mantan aktivis yang lahir di Lampung Tengah, 16 November 1968, memiliki semangat yang kuat dalam mengarungi kehidupan. Pendidikan yang ditempuh pun cukup sederhana namun memiliki banyak keunikan di setiap langkah perjalanan kehidupan.

Pria dengan postur tinggi putih dan akrab disapa dengan sebutan Kanjeng Nover tersebut memulai pendidikan dari SD Negeri 1 Metro Lampung tamat tahun 1980. Kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Xaverius Metro Lampung dan tamat di tahun 1984. Nover pun kembali melanjutkan pendidikannya di SMA Negeri Sukadana Lampung Timur dan tamat di tahun 1987.

Tak ingin berhenti di tingkat SMA, Nover kembali melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di S1 Hukum UBL Lampung tamat tahun 1995. Kemudian Nover mengambil S2 Manajem UBL Lampung tamat tahun 2004 dan menyelesaikan pendidikannya di S2 Hukum UBL Lampung tahun tamat 2019.

Dalam mengarungi perjalanan kehidupan, Kanjeng Nover aktif dalam berorganisasi. Dia mengawalinya karier organisasi menjadi ketua Senat FH UBL 1990 – 1991, kemudian Ketua Komisariat PMII UBL 1991 -1992. Lalu Pengurus Pemuda Pancasila dari 1995 sampai saat ini. Menjadi Pengurus PWI 1994 sampai saat ini. Ketua PW IKA PMII Lampung 2002 sampai saat ini, dan terakhir pernah menjadi Ketua DPD II Golkar Lampung Timur 2004 – 2006.

Dalam perjalanan hidupnya, Noverisman Subing pernah mendapatkan penghargaan dari berbagai bidang, seperti Pembina Olahraga Terbaik dari PWI Lampung tahun 2006. Tokoh Motivator dari media Rakyat Lampung tahun 2007. Terakhir meraih penghargaan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI tahun 2009.

Selain pengalaman dan penghargaan yang diraih, dalam proses perjalanan kariernya pun dapat dibilang tidak mudah. Noverisman Subing memulai kariernya dari wartawan Lampung Post pada tahun 1989 – 1991, wartawan Suara Pembaruan Jakarta 1991 – 2002.

Kemudian Noverisman Subing mencoba peruntukannya menjadi Caleg dan akhrinya terpilih sebagai anggota DPRD Lampung Timur 1999 – 2004. Kemudian Wakil Bupati Lampung Timur 2005 – 2010. PT Mataram Karya Mandiri (Komisaris) 2011 – 2014. Anggota DPRD Lampung 2014 – 2019, 2019 – 2024. Kabid Hukum dan Kerjasama Universotas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung.

Dalam proses yang telah dilalui, Noverisman Subing memberikan pesan kepada generasi muda untuk tetap semangat dan jangan mudah menyerah dalam menjalani roda kehidupan. Karena pasti setiap langkah yang diambil memiliki resiko yang akan diterima.

Noverisman Subing pun bisa dibilang tidak dapat lama-lama jauh dari dunia Jurnalis, meskipun telah melalui proses kehidupan dan karier di bidang politik. Ia akhirnya kembali ke dunia jurnalis.

Noverisman Subing yang memiliki hobi membaca dan bermain Sepakbola tersebut juga memesankan kepada para pemuda untuk jangan mudah menyerah dan tetap menjaga kebugaran serta kesehatan. Karena di usia yang sudah tua, memiliki badan yang sehat merupakan nikmat yang luar biasa, Kira-kira begitu yang kembali dipesankan pria yang akrab disapa Kanjeng Nover.

Berikut biografi singkat Noverisman Subing.
Nama : H. Noverisman Subing SH MM MH
Tempat tgl lahir : Lampung Tengah, 16 Nov 1968
Agama : Islam
Alamat : Jl Palapa 5.C No. 88 Kel Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandarlampung.

Riwayat Pendidikan :
1. SD Negeri 1 Metro Lampung tamat 1980
2 SMP Xaverius Metro Lampung tamat 1984
3. SMA Negeri Sukadana Lampung Timur tamat 1987
4. S1 Hukum UBL Lampung tamat 1995
5. S2 Manajem UBL Lampung tamat 2004
6. S2 Hukum UBL Lampung tamat 2019

Riwayat Pekerjaan :
1. Wartawan Lampung Post 1989 – 1991
2. Wartawan Suara Pembaruan Jakarta 1991 – 2002
3. Anggota DPRD Lampung Timur 1999 – 2004
4. Wakil Bupati Lampung Timur 2005 – 2010
5. PT Mataram Karya Mandiri (Komisaris) 2011 – 2014
6. Anggota DPRD Lampung 2014 – 2019, 2019 – 2024
7. Kabid Hukum dan Kerjasama Universotas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung

Riwayat Organisasi :
1. Ketua Senat FH UBL 1990 – 1991
2. Ketua Komisariat PMII UBL 1991 -1992
3. Pengurus Pemuda Pancasila 1995 sd Sekarang
4. Pengurus PWI 1994 sd sekarang
5. Ketua PW IKA PMII Lampung 2002 sd sekarang
5. Ketua DPD II Golkar Lampung Timur 2004 – 2006

Penghargaan :
1. Pembina Olahraga Terbaik dari PWI Lampung 2006
2. Tokoh Motivator dari media Rakyat Lampung 2007
3 Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI 2009. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Pendidikan

PWI Lampung Berkolaborasi Bersama PT PHE OSES Gelar UKW Madya Angkatan ke-39

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Lampung Timur-
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) jenjang Madya Angkatan ke-39 di PWI Kabupaten Lampung Timur, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi dan Keprofesionalan Wartawan untuk Mewujudkan Pers yang Kredibel, Berintegritas dan Berkualitas” tersebut diikuti 18 wartawan tapi dua mengundurkan diri jadi tinggal 16 wartawan yang berasal dari PWI Lampung Timur, PWI Tulang Bawang Barat, dan PWI Pesawaran.

Dalam kegiatan tersebut perwakilan forkopimda Lampung Timur, Kadis Kominfo, Kaban Kesbangpol, Perwakilan Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Pengadilan Negeri dan Kemenag Lampung Timur.

Para peserta dibagi ke dalam tiga kelas dan mengikuti rangkaian pengujian yang melibatkan penguji dari PWI Pusat dan PWI Provinsi Lampung, di antaranya H. Nizwar, H. Wirahadikusumah, dan Andi Panjaitan.

Pelaksanaan UKW tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi, profesionalisme, etika, dan tanggung jawab wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Ketua PWI Lampung Timur Muklis menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta dan tamu undangan. Dia menegaskan, UKW bukan sekadar kegiatan untuk memperoleh predikat kompeten, tetapi menjadi bagian dari proses meningkatkan kemampuan dan profesionalisme wartawan.

“UKW bukan sekadar kegiatan untuk mendapatkan predikat kompeten. Lebih dari itu, UKW merupakan bagian dari proses untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme, etika, dan tanggung jawab wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya.

Menurut dia, di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, tantangan dunia pers semakin besar. Wartawan tidak cukup hanya cepat dalam mendapatkan informasi, tetapi juga harus mampu memastikan informasi tersebut akurat, berimbang, terverifikasi, dan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.

Karena itu, dia berharap seluruh peserta dapat mengikuti UKW dengan serius, menjunjung tinggi kejujuran, serta memberikan kemampuan terbaik selama proses pengujian.

Dia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT PHE OSES atas dukungan dan sinerginya dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah, mitra kerja lainnya dengan organisasi profesi seperti ini merupakan hal yang sangat positif. Kami berharap kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin dan memberikan manfaat, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan,” kata Muklis.

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah mengatakan UKW merupakan instrumen penting untuk memastikan wartawan memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.

“UKW ini bertujuan meningkatkan kualitas wartawan. Wartawan harus memiliki kompetensi sehingga profesi ini diisi oleh orang-orang yang berkualitas. Dalam menjalankan tugas, wartawan juga harus tetap berpegang pada kode etik dan kaidah jurnalistik yang baik,” ujar Wira.

Dia menegaskan, tugas wartawan adalah mencari, mengolah, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat berdasarkan fakta dan kepentingan publik, bukan melakukan tekanan terhadap narasumber.

“Kerja wartawan adalah mencari informasi, bukan memeras, menakut-nakuti, atau mengancam,” tegasnya.

Wirahadikusumah juga meminta masyarakat maupun pihak terkait tidak ragu melaporkan apabila menemukan wartawan yang mengatasnamakan PWI namun menjalankan tugas di luar koridor kode etik jurnalistik.

“Jika ada wartawan PWI yang melakukan tugas di luar kode etik, laporkan saja. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung pelaksanaan UKW jenjang Madya Angkatan ke-39 ini, termasuk PHE OSES dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur,” katanya.

Dia menambahkan, pers memiliki posisi penting dalam kehidupan demokrasi karena berperan memberikan informasi, melakukan kontrol sosial, serta menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar dan berimbang.

Sementara itu, Manager Communication, Relations and CID Regional Jawa PT PHE OSES, Pinto Budi Bowo Laksono, yang hadir secara daring melalui Zoom, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan UKW Madya Angkatan ke-39.

Pinto berharap seluruh rangkaian UKW dapat berjalan lancar dan seluruh peserta mampu mengikuti setiap tahapan pengujian dengan sebaik-baiknya.

“Kami berharap pelaksanaan UKW ini dapat berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir. Semoga seluruh peserta dapat mengikuti seluruh tahapan dengan sebaik-baiknya dan nantinya seluruh peserta dapat lulus serta menyandang predikat Kompeten jenjang Madya,” ujar Pinto.

Dia juga berharap UKW dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme wartawan, sehingga mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Lampung Timur yang diwakili Sekretaris Daerah, Rustam Effendi menyampaikan apresiasi kepada PWI Kabupaten Lampung Timur atas komitmennya dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme wartawan.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur, saya menyampaikan apresiasi kepada PWI Kabupaten Lampung Timur atas komitmennya dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para wartawan,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada PT PHE OSES atas dukungan dan sinergi yang diberikan dalam kegiatan tersebut.

Menurut dia, perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi profesi wartawan. Arus informasi bergerak sangat cepat dan masyarakat dapat memperoleh serta menyebarkan informasi melalui berbagai platform digital hanya dalam hitungan detik.

Kondisi tersebut, lanjut dia, juga memunculkan tantangan seperti maraknya informasi yang belum terverifikasi, berita bohong atau hoaks, judul yang menyesatkan, serta penyebaran informasi yang tidak sesuai dengan prinsip jurnalistik.

“Wartawan tidak hanya dituntut mampu menyampaikan informasi dengan cepat, tetapi juga harus mampu memastikan bahwa informasi yang disampaikan akurat, berimbang, objektif, faktual, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Dia menambahkan, wartawan yang kompeten bukan hanya memiliki kemampuan menulis berita, tetapi juga mampu melakukan verifikasi, memahami kode etik jurnalistik, menggali informasi secara mendalam, serta menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Menurut dia, pelaksanaan UKW bukan sekadar untuk memperoleh pengakuan kompetensi, tetapi merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers di Kabupaten Lampung Timur.

“Pers memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah dan merupakan salah satu mitra penting pemerintah dalam menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, pers juga memiliki fungsi kontrol sosial. Kritik yang disampaikan secara objektif, proporsional, dan berdasarkan fakta dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk memperbaiki pelayanan dan meningkatkan kualitas pembangunan.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur berkomitmen untuk terus membangun hubungan kemitraan yang sehat dengan insan pers, dengan tetap menjunjung tinggi independensi dan profesionalisme jurnalistik,” katanya.

Melalui UKW Madya Angkatan ke-39 ini, para wartawan diharapkan semakin mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas sekaligus memahami tanggung jawab profesi, mulai dari verifikasi informasi, keberimbangan pemberitaan, independensi hingga kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.

Dengan demikian, pers diharapkan semakin dipercaya masyarakat sebagai sumber informasi yang kredibel, berintegritas, profesional, dan bertanggung jawab. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading