Ruwajurai
PLN UID Lampung Perkuat Daya Saing Industri Lewat Layanan Suplemen Daya
Alteripost Bandar Lampung – Sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan industri dan peningkatan produktivitas di Provinsi Lampung, PLN UID Lampung memperkenalkan Layanan Suplemen Daya yang dapat dimanfaatkan pelanggan tegangan menengah untuk kebutuhan peningkatan daya listrik sementara pada kegiatan TOP 100 Premier Customer Engagement bertema “Collaborating for a Brighter Future and Powering Economic Growth” di Aula Sakai Sambayan, PLN UID Lampung pada Rabu 26/11.
Layanan ini memungkinkan pelanggan menambah daya selama periode tiga bulan dengan penghematan biaya hingga 94 persen. Program ini dinilai ideal bagi sektor industri yang membutuhkan peningkatan kapasitas energi untuk produksi musiman, lonjakan permintaan, pengujian fasilitas, maupun peningkatan operasional. Jika pelanggan memutuskan melanjutkan menjadi penambahan daya permanen, PLN juga memberikan diskon biaya penyambungan sebesar 25 persen.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menjelaskan bahwa layanan ini merupakan jawaban atas kebutuhan energi fleksibel yang semakin meningkat seiring berkembangnya sektor usaha dan manufaktur di Lampung. “Kami berharap layanan ini dapat menjadi solusi efisien yang adaptif dan ideal untuk mempercepat pertumbuhan usaha pelanggan sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi Lampung,” ujarnya.
Ia menambahkan, layanan ini dapat menjadi solusi atas meningkatnya kebutuhan energi di Lampung yang kini berkembang sebagai gerbang ekonomi Sumatra dengan pertumbuhan pesat pada berbagai Sektor. Tren ini mendorong ekspansi usaha dan modernisasi produksi, tercermin dari meningkatnya konsumsi listrik pelanggan industri dan bisnis menengah yang membutuhkan tambahan kapasitas listrik lebih besar.
Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung,Febrizal Levi Sukmana, S.T., M.T., M.M., yang turut hadir dalam kegiatan TOP 100 Premier Cutomer Engagement mengapresiasi langkah inovatif PLN dan mendorong pelaku industri memanfaatkannya. “Layanan seperti ini memberikan ruang tumbuh yang lebih cepat bagi industri di Lampung. Pemerintah daerah berharap kolaborasi ini dapat mendukung agenda kemandirian energi dan mendorong investasi baru di daerah,” katanya.
Dalam penerapannya, sejumlah pelanggan strategis menyambut baik kemudahan layanan ini dan menyatakan kesiapannya untuk memanfaatkan Suplemen Daya guna mendukung peningkatan kapasitas operasional.
Dengan peluncuran layanan Suplemen Daya, PLN UID Lampung memperkuat komitmennya menghadirkan layanan listrik yang lebih fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada pertumbuhan ekonomi daerah.(*)
Ekonomi dan Bisnis
Indra Merviana Gantikan Mahdi Yusuf sebagai Pjs Dirut Bank Lampung
Alteripost Bandar Lampung – Indra Merviana resmi diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Pjs) Direktur Utama Bank Lampung dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Grand Mercure Hotel Bandar Lampung, Kamis (15/1/2026).
Pengangkatan Indra Merviana disampaikan langsung oleh Komisaris Utama Bank Lampung, Muhammad Firsada, usai pelaksanaan RUPS.
Firsada menjelaskan, RUPS digelar dalam dua sesi. Sesi pertama yakni RUPS Tahunan yang membahas laporan kinerja Direksi Bank Lampung selama Tahun Buku 2025.
“Pada RUPS Tahunan, Direksi menyampaikan laporan kinerja tahun buku 2025, termasuk capaian laba perusahaan. Alhamdulillah, laporan tersebut diterima dan disetujui oleh para pemegang saham,” ujar Muhammad Firsada.
Selain laporan kinerja, Direksi juga memaparkan rencana bisnis Bank Lampung ke depan yang akan menjadi pedoman manajemen dalam menjalankan operasional perusahaan.
Sementara itu, sesi kedua berupa RUPS Luar Biasa membahas pengunduran diri Direktur Utama Bank Lampung sebelumnya, Mahdi Yusuf. Pengunduran diri tersebut seiring dengan pengangkatan Mahdi Yusuf sebagai Direktur Legal & Compliance PT Bank Rakyat Indonesia (BRI).
“Pengunduran diri Bapak Mahdi Yusuf sebagai Direktur Utama Bank Lampung telah disampaikan dan disetujui dalam RUPSLB,” jelasnya.
Dalam RUPSLB yang sama, para pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Direktur Operasional Bank Lampung, Indra Merviana, sebagai Pjs Direktur Utama Bank Lampung terhitung mulai hari ini.
“Hasil RUPS ini selanjutnya akan kami sampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dilakukan penilaian kemampuan dan kepatutan,” pungkas Muhammad Firsada.(*)

