Connect with us

Lampung

Sekdaprov Marindo Lepas Kontingen PWI Lampung ke HPN Banten

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Dilepas Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan. Lampung berangkatkan 250 wartawan untuk memperingati berbagai rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) di Banten pada 6 – 9 Februari 2026.

Kehadiran perwakilan wartawan Provinsi Lampung ini juga bertekad untuk menjemput pengesahan Lampung menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional 2027.

“Selamat sampai tujuan jaga nama baik Lampung, Selamat merayakan hari Pers Nasional,” ujar Marindo saat melepas wartawan di Balai Wartawan H Solfian Akhmad, Jumat (06/01/2026).

Pers kata Marindo adalah gugus utama penjaga kestabilan informasi dengan penuh tanggungjawab.

Ia juga memastikan sikap dan tindakan langsung Gubernur Lamoung Rahmat Mirzani Djausal untuk menjadi tuan rumah PORWANAS 2027.

“Soal niat mulia Lampung menjadi tuan rumah PORWANAS kami mendukung penuh, Gubernur sudah menandatangani surat dukungan,” demikian kata Sekdaprov Marindo.

Senada, Ketua PWI Provinsi Lampung H Wirahadikusumah mengatakan, tiap wartawan yang berangkat memiliki tugas yang sudah ditentukan, sehingga ada tanggungjawab melekat.

“Tiap anggota PWI yang berangkat ada tugas, mengikuti Rakernas soal PD-PRT dan sebagainya, lalu ada Konvensi dan seminar,” imbuhnya.

Hal lain yang menjadi fokus utama PWI Lampung adalah menjemput penetapan Pekan Olahraga Nasional (PORWANAS) 2027 yang akan dibahas dan ditetapkan melalui rakernas SIWO PWI.

“Kita menjemput ketetapan Lampung menjadi tuan rumah, yang diagendakan akan dibahas pada Rakernas SIWO nanti di HPN ini,” tutupnya.

Diketahui, PWI Lampung mengirimkan 250 orang wartawan dari berbagai bidang dan unsur seperti PWI Kabupaten dan kota, IJP dan organisasi perusahaan yang anggotanya dari PWI.

Keberangkatan ini juga didampingi Dewan Penasehat PWI, Dewan Penasehat dan beberapa Ketua bidang pengurus PWI Lampung. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Ekonomi dan Bisnis

Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji

Published

on

Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.

Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.

Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.

Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.

Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.

“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.

Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading