DPRD
DPRD Lampung Nilai Pers Berimbang Kunci Transparansi Pembangunan
Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa, menegaskan pentingnya memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi yang independen, profesional, dan berintegritas. Menurutnya, kesejahteraan insan pers menjadi fondasi utama agar media tetap mampu menyajikan pemberitaan yang objektif dan berimbang.
“Pers yang kuat lahir dari insan pers yang sejahtera. Jika kesejahteraannya diperhatikan, maka independensi dan objektivitas dalam pemberitaan akan semakin terjaga,” ujar Andika, Senin (9/2/2026).
Ia menilai, di tengah derasnya arus informasi dan tekanan kepentingan, jurnalis dituntut tetap tegak lurus pada fakta. Profesionalisme, kata dia, bukan sekadar slogan, tetapi komitmen moral yang harus dijaga setiap hari.
“Media bukan alat propaganda. Media adalah ruang publik yang harus menghadirkan kebenaran secara adil dan berimbang. Kritik boleh keras, tapi harus berbasis data dan fakta,” tegasnya.
Andika juga berharap ekosistem pers di Lampung semakin sehat, dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, legislatif, dan insan media. Ia meyakini, pembangunan daerah akan berjalan lebih transparan dan akuntabel jika persmenjalankan fungsi kontrol sosialnya secara maksimal.
“Pers adalah mitra strategis pembangunan. Tanpa pengawasan yang kuat dari media, kebijakan publik bisa kehilangan arah. Karena itu, kita ingin pers Lampung semakin profesional, berintegritas, dan tentu saja lebih sejahtera,” tambahnya.
Ia pun mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga marwah jurnalistik di tengah tantangan digitalisasi dan maraknya informasi yang belum terverifikasi.
“Objektivitas dan keberimbangan adalah harga mati. Itulah yang membuat pers tetap dipercaya masyarakat,” pungkas politisi Gerindra Lampung ini seperti dilansir lampung way.(*)
DPRD
Mukhlis Basri Sarankan Pemangku Kebijakan Kembali Duduk Bersama Tangani Banjir di Bandarlampung
Alteripost.co, Bandarlampung-
Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai petir yang mengguyur Kota Bandarlampung beberapa waktu lalu, mengakibatkan banjir luapan di sejumlah titik permukiman warga.
Fenomena tersebut selalu berulang dan tentunya jika belum ditangani secara serius maka akan mengakibatkan kerugian bagi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Lampung Mukhlis Basri menyarankan para pemangku kebijakan untuk kembali duduk bersama untuk mencari solusi dan dapat segera mengeksekusi hasil dalam mengatasi persoalan banjir yang terus berulang.
“Tentunya harus meninggalkan ego masing-masing, Kepala Daerah baik di tingkat Provinsi dan Kota harus kembali duduk bersama untuk mengatasi persoalan banjir ini,” kata Udo Mukhlis sapaan akrabnya, Kamis (16/04/2026).
Mukhlis mengatakan, solusi yang paling ideal saat ini adalah memperbanyak titik-titik serapan air. Seperti membangun embung besar sebagai upaya menampung debit air hujan yang turun dengan intensitas tinggi.
“Tentunya ini bisa jadi pertimbangan bagi pemangku kebijakan untuk segera merencanakan pembangunan daerah serapan air. Walaupun memang harus ada pertimbangan seperti di anggaran dan lokasi yang akan dibangun. Nah di sini pentingnya para kepala daerah duduk bersama untuk mencari titik terangnya,” ujar Mukhlis.
Mukhlis juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat hujan turun. Ia juga menyarankan kepada masyarakat supaya jangan membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.
“Tetap waspada dan berhati-hati saat hujan deras turun, serta jangan membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan,” ucapnya. (Gus)

