Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengukuhan Pengurus Federasi Kempo Lampung
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Menghadiri Acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Federasi Kempo (FKI) Lampung Masa Bakti 2023-2027 oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Kempo Indonesia Bapak Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, SH., M.Sc., Ph.D di Ballroom Hotel Emersia, Kamis, (30/03/2023).
Dalam kesempatan itu, Yasonna Laoly berpesan kepada pengurus yang baru agar mampu melahirkan kesatria-kesatria tangguh dari bumi Lampung yang dapat mengharumkan nama provinsi di nasional dan nama bangsa Indonesia di kancah Internasional.
Dalam pelantikan itu, dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim (Nunik), Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, anggota DPR RI, anggota DPRD Lampung beserta pejabat lainnya.
Pengurus Federasi Kempo Indonesia Provinsi Lampung Dilantik, Wagub Chusnunia Ajak FKI Memajukan Olahraga Wujudkan Lampung Berjaya.
Wagub mengucapkan, “selamat dan mengapresiasi atas dilantiknya Pengurus Federasi Kempo Indonesia (FKI) Provinsi Lampung, terima kasih dan mengapresiasi kepada seluruh pengurus federasi terdahulu yang telah mengemban tugas untuk membangun Kempo di Provinsi Lampung.
Wagub Chusnunia selanjutnya mengatakan, bahwa kempo merupakan seni bela diri asal Jepang yang tidak saja mengajarkan teknik bela diri, tetapi juga mengasah kepekaan sesuai falsafah Shironji Kempo yang berarti, ”kasih sayang tanpa kekuatan adalah kelemahan, kekuatan tanpa kasih sayang adalah kezaliman”.(*).
Bandar Lampung
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Bandar Lampung Prioritaskan Infrastruktur Jalan
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memfokuskan pembangunan infrastruktur jalan tahun 2026 sebagai strategi memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Lebih dari 200 ruas jalan akan diperbaiki secara bertahap di seluruh penjuru kota.
Wali Kota Eva Dwiana menegaskan, pembangunan tersebut dirancang bukan hanya untuk menjawab keluhan kerusakan jalan, tetapi juga sebagai langkah strategis meningkatkan daya saing kota.
“Tak hanya perbaikan biasa, delapan ruas jalan kota akan dibangun dengan konstruksi rigid beton. Penggunaan material ini dipilih untuk meningkatkan daya tahan jalan terhadap beban kendaraan dan cuaca, sehingga memberikan manfaat jangka panjang serta mengurangi risiko kerusakan dalam waktu dekat,” ujar Wali Kota, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, ruas jalan dengan volume kendaraan tinggi dan tonase berat memang membutuhkan konstruksi yang lebih kuat. Dengan rigid beton, usia pakai jalan diharapkan lebih panjang serta mampu menekan biaya pemeliharaan rutin.
Selain pembangunan di tingkat lingkungan dan jalan penghubung, Pemkot juga memberi perhatian khusus pada pembenahan jalan protokol. Ruas-ruas utama ini dinilai memiliki peran vital dalam mendukung aktivitas ekonomi, distribusi barang dan jasa, hingga mobilitas masyarakat.
“Perbaikan jalan protokol ini penting karena menjadi akses utama aktivitas ekonomi dan pemerintahan. Kita ingin memberikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas,” tambahnya.
Dengan target lebih dari 200 ruas jalan diperbaiki, delapan di antaranya menggunakan konstruksi rigid beton, serta penataan jalan protokol, Pemkot optimistis program infrastruktur 2026 akan memberikan dampak nyata.
“Pembangunan bukan sekadar membangun fisik, tetapi menghadirkan kenyamanan dan harapan baru bagi warga kota,” tegas Eva Dwiana.(*)

