Connect with us

Politik

Santer Diisukan Maju Pilwako, Beberapa Kader PDI Sebut Wiyadi Sudah Layak Memimpin Bandarlampung

Published

on

Foto: (kiri) Endang Asnawi (tengah) Wiyadi SP,.MM. (kanan) Sri Ningsih Djamsari

 

Alteripost. Bandarlampung-
Beberapa nama telah muncul kepermukaan untuk memperebutkan hati masyarakat Kota Tapis Berseri pada Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Bandarlampung 2024 mendatang.

Meskipun terlalu dini dalam memetakan kandidat yang bakal diusung oleh masing-masing Partai Politik (Parpol), tapi tak ada salahnya masyarakat Kota Bandarlampung mengenal beberapa sosok potensial yang akan maju dalam Pilwako 2024 mendatang.

Sosok sangat potensial yang santer bakal maju sebagai Bacalon Wali Kota Bandarlampung adalah HI. Wiyadi SP,.MM. Yapss, Ketua DPRD dua periode, yang juga Ketua DPC PDI-Perjuangan Bandarlampung tersebut digadang-gadang bakal maju sebagai orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini.

Respon dari beberapa kader PDI-Perjuangan Kota Bandarlampung pun positif, banyak yang mendukung Wiyadi untuk memimpin Kota Tapis Berseri ini.

Anggota Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Bandarlampung Sri Ningsih Djamsari menilai bahwa Wiyadi merupakan sosok yang tepat untuk membawa perubahan bagi Kota Bandarlampung.

Penilaian tersebut didasarkan beberapa indikator, sambung Sri sapaan akrabnya, pertama Wiyadi memiliki jiwa leadership yang sangat baik dan orangnya juga komunikatif.

“Jiwa kepemimpinan yang dimiliki Pak Wiyadi ini saya rasa sangat diperlukan dalam memimpin suatu daerah, khususnya ya Kota Bandarlampung. Karena beliau itu orangnya mau mendengarkan saran, masukkan dan pendapat. Tentunya leadership dan komunikatif yang dikolaborasikan ini diharapkan nanti dapat menghasilkan kebijakan-kebijakan yang pro terhadap rakyat,” ucap Srikandi PDI-Perjuangan Kota Bandarlampung tersebut, Minggu (21/05/2023).

Yang kedua, sambung Sri, Wiyadi juga dinilai mempunyai kapasitas serta kapabilitas di atas rata-rata. Tentunya ini menjadi salah satu faktor yang dibutuhkan untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi Kota Bandarlampung.

“Kalau kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki Pak Wiyadi ini tak perlu kita ragukan lagi. Beliau sangat pandai dalam mengelola dan memanajemen sesuatu, contohnya Karena Pak Wiyadi ini piawai dalam merangkul kami dan juga seluruh kader PDI sampai di akar rumput, mesin partai pun bekerja maksimal dan membawa PDI-Perjuangan menjadi Partai pemenang di Kota Bandarlampung,” pungkasnya.

Selanjutnya, Sri pun menyebut bahwa selama ini Wiyadi sangat dekat dengan rakyat yang notabenenya merupakan konstituennya. Sehingga Wiyadi berhasil menjadi anggota DPRD tiga periode dan juga Ketua DPRD Kota Bandarlampung dua periode.

Sri pun menegaskan, terlepas dari dinamika yang bakal terjadi nanti, dirinya menyatakan akan tunduk dan patuh terhadap perintah Partai. Mengingat saat ini Partai PDI-Perjuangan belum menentukan bakal mengusung siapa sosok yang dimajukan sebagai Calon Wali Kota Bandarlampung pada Pilwako 2024 mendatang.

“Prinsipnya saya siap patuh dan tunduk terhadap perintah partai, siapa pun calon yang diusung oleh PDI-Perjuangan akan saya dukung. Karena sebagai kader partai, kerja-kerja politik kita pun acuannya atas instruksi dan perintah partai,” tegas Sri.

Senada dengan Sri Ningsih Djamsari, anggota Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Bandarlampung lainnya, Endang Asnawi, pun menyatakan bahwa dalam pandangan pribadinya, Wiyadi dinilai sebagai sosok yang cocok dalam memimpin Kota Bandarlampung ini.

Apalagi kata Epeng sapaan akrab Endang Asnawi, Wiyadi sangat berkompeten dan telah teruji kepiawaiannya dalam berpolitik dan juga memanajemen suatu lembaga.

“Pak Wiyadi ini kan telah menjadi anggota DPRD tiga periode dan Ketua DPRD Kota Bandarlampung dua periode. Ini menjadi tolak ukur bahwa Wiyadi secara kapasitas dan kapabilitas beliau sudah di atas rata-rata. Tentunya juga sudah sangat layak Ketua DPC PDI-Perjuangan tersebut maju sebagai calon Wali Kota dan memenangkan hati masyarakat Bandarlampung.

“Tentunya saya pribadi mendukung langkah baik Pak Wiyadi apabila hendak mengabdikan diri membangun Kota Bandarlampung tercinta ini. Karena saya percaya sosok Wiyadi merupakan alternatif yang tepat untuk membawa perubahan bagi Kota Bandarlampung ke arah yang lebih baik,” ujar Epeng.

Terlepas dari itu, Epeng pun tak mau banyak berspekulasi, dirinya menyatakan bakal patuh dan taat terhadap perintah partai. Siapa pun yang bakal diusung PDI pada Pilwako 2024, dirinya siap bekerja sesuai instruksi partai.

“Secara kelembagaan, saya sebagai kader PDI siap patuh dan tunduk terhadap perintah partai. Siapa pun calon yang akan diusung maju di Pilwako 2024 mendatang akan kita dukung dan menangkan. Karena instruksi partai harus kita jalankan secara maksimal,” tegasnya.

Perlu diketahui, selain Wiyadi, beberapa nama mulai meramaikan bursa calon Wali Kota Bandarlampung, diantaranya Ketua DPD Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Ketua Golkar Bandarlampung Yuhadi. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Belum Ada SK, Rycko Menoza Dorong Pelantikan Pengurus Golkar Bandar Lampung

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pelantikan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung masih menjadi tanda tanya setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar pada Senin (21/9/2026).

Persoalan tersebut mencuat setelah adanya perbedaan informasi mengenai proses penyusunan kepengurusan pasca-Musda. Ketua terpilih Rycko Menoza kemudian menggelar konferensi pers pada Selasa (22/9/2026) untuk memberikan penjelasan terkait kondisi tersebut.

Rycko Menoza mengatakan, setelah dirinya ditetapkan sebagai ketua terpilih, proses penyusunan kepengurusan seharusnya dilakukan melalui tim formatur yang telah dibentuk dalam Musda.

Menurutnya, tim formatur memiliki peran penting dalam membahas dan menyepakati komposisi kepengurusan sebelum ditetapkan secara resmi.

Namun, Rycko mengaku mendapatkan informasi bahwa tim formatur belum melakukan rapat untuk membahas susunan kepengurusan secara bersama-sama. Di sisi lain, secara tiba-tiba muncul susunan kepengurusan yang beredar.

“Dari tim formatur sendiri menyampaikan bahwa mereka belum mengadakan rapat apa pun. Tetapi tiba-tiba sudah ada susunan kepengurusan. Ini yang kemudian menjadi pertanyaan bagi kami,” ujar Rycko Menoza dalam konferensi pers, Selasa (22/9/2026).

Menurut Rycko, kondisi tersebut perlu segera diperjelas agar tidak menimbulkan kebingungan di internal Partai Golkar Kota Bandar Lampung.

Ia menilai, setelah Musda selesai, tahapan berikutnya seharusnya dapat berjalan secara terarah sehingga kepengurusan baru segera terbentuk dan dapat menjalankan roda organisasi.

Ingin Segera Bekerja

Rycko menegaskan, pihaknya tidak ingin persoalan mengenai susunan kepengurusan berlarut-larut. Menurutnya, hal terpenting saat ini adalah adanya kejelasan mengenai struktur kepengurusan sehingga roda organisasi dapat segera berjalan.

Ia mengatakan, dirinya bersama jajaran yang nantinya menjadi bagian dari kepengurusan pada dasarnya telah siap bekerja menjalankan program-program Partai Golkar di Kota Bandar Lampung.

“Kami mau bekerja, tetapi apa daya SK kami belum ada. Jadi harapan kami pelantikan ini segera dilaksanakan dengan kepengurusan yang jelas. Kami ingin segera bekerja dan menjalankan apa yang menjadi tanggung jawab kami,” katanya.

Rycko menyebut, kejelasan kepengurusan menjadi penting karena setelah proses Musda, organisasi membutuhkan kepastian mengenai siapa saja yang akan menjalankan tugas dan fungsi di jajaran DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung.

Dengan adanya kepengurusan yang telah ditetapkan secara resmi, berbagai agenda organisasi diharapkan dapat segera dijalankan tanpa terkendala persoalan administratif maupun ketidakjelasan struktur.

Tim Formatur Akan Gelar Rapat Lanjutan

Sementara itu, dari sisi tim formatur, munculnya susunan kepengurusan yang telah beredar menjadi bagian dari persoalan yang akan dibahas lebih lanjut.

Tim formatur menyatakan akan kembali menggelar rapat lanjutan untuk membahas penyusunan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung.

Rapat tersebut nantinya menjadi forum untuk membahas komposisi kepengurusan serta memastikan struktur organisasi yang akan diajukan secara resmi.

Tim formatur juga menegaskan bahwa proses penyusunan kepengurusan masih perlu dibahas bersama agar terdapat kesepahaman di antara pihak-pihak yang memiliki mandat dalam tim formatur.

Dengan adanya rencana rapat lanjutan tersebut, proses penyusunan kepengurusan diharapkan dapat segera menemukan titik terang sehingga tidak lagi menimbulkan simpang siur di internal partai.

Rycko berharap hasil rapat formatur nantinya dapat menjadi dasar untuk segera menyelesaikan tahapan administrasi kepengurusan hingga penerbitan Surat Keputusan (SK) dan pelantikan.

Dorong Penyelesaian Secara Internal

Rycko juga menekankan pentingnya penyelesaian persoalan tersebut melalui mekanisme organisasi.

Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembentukan kepengurusan memiliki kepentingan yang sama, yakni memastikan Partai Golkar Kota Bandar Lampung dapat segera menjalankan agenda organisasi.

Ia berharap proses pembahasan di tingkat formatur dapat berlangsung secara terbuka dan menghasilkan keputusan yang dapat diterima bersama.

“Intinya kami berharap semuanya segera jelas. Kalau kepengurusan sudah jelas, SK sudah ada, kemudian dilantik, kami bisa langsung bekerja. Jangan sampai karena persoalan administrasi dan kepengurusan ini, kerja-kerja organisasi justru tertunda,” pungkas Rycko Menoza.

Dengan demikian, tahapan pasca-Musda XI saat ini masih menunggu hasil pembahasan tim formatur. Kepengurusan yang sebelumnya beredar juga masih menjadi bagian dari persoalan yang perlu diklarifikasi dan disesuaikan dengan hasil rapat formatur.

Sementara itu, hingga Selasa (22/9/2026), waktu pelantikan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung periode 2026–2031 belum ditetapkan secara pasti.

Rapat lanjutan tim formatur diharapkan menjadi langkah untuk memperjelas komposisi kepengurusan sekaligus mempercepat proses penerbitan SK dan pelantikan pengurus baru. (Radian)

Facebook Comments Box
Continue Reading