Tulang Bawang Barat
Pj Bupati Tubaba Firsada Pimpin Apel Besar Peringati Hari Pramuka ke-62
Alteripost.co Tubaba – Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Drs. M Firsada, selaku pembina upacara memimpin apel besar peringatan hari pramuka ke-62 gerakan pramuka Kabupaten Tubaba, yang berlangsung di Lapangan Tiyuh (Desa) Margo Dadi, Kecamatan Tulang Bawang Udik. Selasa (12/09/2023).
Kegiatan ini merupakan rangkaian hari Pramuka Nasional ke-62 yang mengusung tema “Dengan Peringatan Hari Jadi Pramuka Ke 62 Mari Kita Wujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Yang Profesional dan Berwawasan Kebangsaan”.
Pj Bupati Tubaba, Drs. M. Firsada, yang juga sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Tubaba menjelaskan, tema peringatan hari Pramuka tahun ini menunjukkan semangat Gerakan Pramuka untuk meningkatkan SDM yang lebih profesional.
“Wawasan Kebangsaan menjadi penting agar nilai-nilai kebangsaan kita tidak luntur, tetap menanamkan rasa Nasionalisme, Cinta Tanah Air dan semangat Bela Negara,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, SDM yang ada di Gerakan Pramuka Kabupaten Tubaba khususnya para pembina Pramuka dan pelatih pembina Pramuka jumlahnya masih terbatas. Oleh karena itu, peningkatan jumlah dan kualitas Pembina serta Pelatih Pembina Pramuka harus terus ditingkatkan.
Di samping itu, lanjut Firsada, Kwartir Cabang juga agar menaruh perhatian pada peningkatan kualitas gugus depan-gugus depan Pramuka di manapun berada.
“Kegiatan-kegiatan latihan di gugus depan agar terus dikembangkan serta terus meningkatkan kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama,” himbaunya.
“Kegiatan-kegiatan kepramukaan hendaknya dikemas menarik, inovatif, menyenangkan, serta menyesuaikan dengan perkembangan teknologi,” Tambah Pj Bupati Firsada.
Selain itu, Firsada juga menjelaskan, guna meningkatkan kualitas dan jumlah Pembina Pramuka yang kompeten, pada 2023 Kwarcab Tubaba akan melaksanakan Kursus Mahir Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KMD) dan Kursus Pembina Mahir Pembina Pramuka Tingkat Lanjutan (KML).
“Rencana kegiatan itu telah mendapatkan dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama Tulang Bawang Barat, melalui sekolah dibawah naungan masing-masing,” terangnya.
“Agar KMD dan KML berhasil guna dan berdaya guna, perencanaan agar dilakukan lebih awal. Pelaksanaan kegiatan agar dilakukan sesuai rencana, serta evaluasinya dilakukan pada saat dan setelah pelaksanaan kegiatan,” imbuhnya.
Dikesempatan itu, Firsada berpesan, agar mensukseskan salah satu program Kwarnas gerakan Pramuka, yaitu peningkatan jumlah Pramuka Garuda pada semua tingkatan.
“Untuk menjadi Pramuka Garuda, peserta didik harus memenuhi persyaratan sesuai ketentuan Keputusan Kwarnas Nomor 038 Tahun 2017 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda,” ungkapnya.
Disamping itu, tambah Firsada, program akreditasi gugus depan juga harus bisa diwujudkan.
“Sampai saat ini belum ada satu pun gugus depan di Tubaba yang telah terakreditasi. Hal ini agar menjadi perhatian para Kepala Sekolah selaku Ketua Mabigus bersama Pengurus Gugus Depan,” katanya.
Pada kesempatan itu, Pj Bupati Firsada mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada kepala tiyuh dan jajaran aparatur Tiyuh Margo Dadi.
“Saya menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada Kepalo Tiyuh Margodadi dan jajaran, serta masyarakat sekitar lokasi kegiatan Peringatan Hari Pramuka ke-62 ini. Dukungan masyarakat sekitar sangat membantu terhadap suksesnya pelaksanaan kegiatan ini,” tandasnya.
Menurut hasil pantauan reporter dapurberita.tubaba.go.id, Apel Besar Pramuka tersebut dihadiri oleh ketua DPRD Tubaba Ponco Nugroho, Kajari Tubaba Sri Harianto Kapolres Tubaba AKBP Ndaru Istimawan, S.IK dan kepala OPD Serta Camat.(*)
Lampung
Gubernur Mirza Tekankan Sinergi Desa dalam Musrenbang RKPD Tubaba 2027
Alteripost Tubaba – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 yang digelar di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (4/3/2026).
Musrenbang mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas Sektor Unggulan dan Pemberdayaan UMKM”. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya, Wakil Bupati Nadirsyah, unsur Forkopimda Tulang Bawang Barat, para lurah, camat, serta kepala tiyuh.
Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menyampaikan bahwa fokus pembangunan Tulang Bawang Barat ke depan diarahkan pada sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan UMKM. Ia menegaskan arah pembangunan tersebut diselaraskan dengan program Presiden melalui Asta Cita serta program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung.
Novriwan juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam pelaksanaan pembangunan daerah dan berharap sinergi tersebut terus diperkuat.
Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa seluruh pemimpin yang hadir mengemban amanah besar untuk melayani masyarakat dan membawa kemajuan bagi Tulang Bawang Barat.
Ia menekankan bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kesamaan tujuan, kolaborasi yang kuat, sinergi lintas sektor, serta integritas seluruh pemangku kepentingan.
“Kekuasaan ditujukan untuk melayani rakyat. Kita harus punya satu tujuan yang sama. Hal ini tidak bisa dilakukan tanpa kolaborasi, sinergi, dan integritas seluruh stakeholder,” tegasnya.
Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung peningkatan nilai tambah komoditas desa melalui bantuan sarana seperti mesin pengering (dryer), pupuk organik, hingga teknologi pengolahan yang berpotensi meningkatkan nilai jual komoditas hingga 15–20%.
Di tengah keterbatasan fiskal, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi mampu mengoptimalkan kewenangan dan potensi lokal secara kreatif dan inovatif.
Gubernur Mirza juga menginstruksikan agar penyusunan RKPD selaras dengan Asta Cita Presiden. Ia secara khusus menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta program Cek Kesehatan Gratis sebagai prioritas nasional yang harus mendapat dukungan optimal di tingkat desa.
Terkait Program Makan Bergizi Gratis, Gubernur meminta kepala tiyuh memaksimalkan peran BUMDes agar dapat menyuplai bahan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga perputaran ekonomi tetap berada di desa.
“Uangnya jangan sampai keluar dari tiyuh. Maksimalkan BUMDes agar menjadi pemasok dapur SPPG sehingga bermanfaat juga bagi desa dan masyarakatnya,” ujarnya.
Ia juga mendorong optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih guna meningkatkan pendapatan desa sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Dalam bidang sumber daya manusia, Gubernur Mirza menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan serta memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Ia mendorong kepala tiyuh untuk aktif membantu menekan angka putus sekolah di wilayah masing-masing.
Terkait program Cek Kesehatan Gratis, Gubernur Mirza menginstruksikan kepala tiyuh untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Menurutnya, deteksi dini kondisi kesehatan sangat penting untuk mengidentifikasi potensi penyakit serta mendorong pola hidup yang lebih sehat.
“Karena program nasional dan daerah semuanya berfokus di desa, saya minta tolong kepada kepala tiyuh, berhasil tidaknya sangat tergantung kepada kepala tiyuhnya,” ujarnya.
Ia berharap penyusunan RKPD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan.(*)

