Lampung
Gubernur Arinal Djunaidi Harapkan Peran Aktif Pemuda Dalam Pembangunan Daerah
Alteripost.co Pesisir Barat – Gubernur Arinal Djunaidi membuka Bulan Bakti Karang Taruna Tingkat Provinsi Lampung yang dipusatkan di Krui, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Selasa (03/10/2023).
Kegiatan ini merupakan puncak rangkaian HUT ke-63 Karang taruna di Provinsi Lampung dengan tema “Pemuda Aktif, Lampung Bangkit dan Pesisir Barat Maju”.
“Karang Taruna harus punya jiwa dan semangat yang selalu optimis, tidak boleh lembek, dan karang taruna harus lembut hatinya, keras kerjanya,” ucap Gubernur Lampung saat mengawali sambutannya dihadapan peserta Karang Taruna dari seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung di Lapangan Kantor Bupati Pesisir Barat.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Arinal Djunaidi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas penyelenggaraan Bulan Bakti Karang Taruna sekaligus HUT ke-63 Karang Taruna Provinsi Lampung.
“Atas nama pemerintah provinsi Lampung saya mengapresiasi kegiatan ini karena dapat mempererat tali persaudaraan, dan tak hanya itu saya juga mengucapkan selamat memperingati hari ulang tahun karang taruna yang ke-63,” ucap Gubernur.
Gubernur berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi semua anggota karang taruna untuk memiliki jiwa sosial, peduli dan peka terhadap lingkungan sekitar serta bekerja tanpa mengenal lelah dan mengabdi untuk Provinsi lampung tercinta.
Sebagai organisasi sosial kepemudaan, karang taruna menjadi wadah pembinaan dan pengembangan serta pendayagunaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomi produktif dengan sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang ada.
Karang Taruna adalah salah satu motor penggerak Pemuda dalam pembangunan kesejahteraan di tingkat desa bahkan tiuh atau Pekon yang ada di seluruh wilayah Indonesia khususnya Provinsi Lampung.
Tidak hanya itu, Karang Taruna juga memiliki peranan yang cukup besar dalam pembangunan masyarakat, karenanya untuk dapat meningkatkan potensi dan peran aktif Karang Taruna diperlukan upaya pengembangan jaringan komunikasi, kerjasama, sinergi dan kolaborasi antar Karang Taruna khususnya dalam lingkup wilayah provinsi.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Arinal Djunaidi juga mengungkapkan rasa bahagianya karena berkesempatan menikmati suguhan alam Pesisir Barat.
Dengan semangat “Helauni Kikbakhong,” Pesisir Barat terus membuktikan berbagai prestasi mulai dari perolehan tiga kali berturut-turut Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung, hingga Penghargaan dari Kemendikbudristek sebagai “Pemda Inspiratif dalam Transformasi Anggaran dan Regulasi” pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2023.
Tentunya capaian ini dapat diraih karena dukungan dari sumber daya manusia yang dapat memanfaatkan sumber daya alam dengan baik.
“Saya yakin, karang taruna menjadi salah satu penyokong dari berbagai capaian dari Pesisir Barat. Hal ini dikarenakan karang taruna menjadi tempat generasi muda untuk mengembangkan diri,” ucapnya.
Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan Lampung, harus mampu menunjukkan dedikasi dalam keikutsertaannya dalam membangun Provinsi Lampung yang dinamis, serta terus berkembang mengikuti perubahan zaman.
Sebagai agent of change atau agen perubahan untuk pemuda Lampung, Karang Taruna hendaknya dapat memberdayakan para pemuda untuk terus berkarya dan mengasah kreatifitas dengan memaksimalkan potensi yang ada.
Gubernur berharap bentuk nyata dari keikutsertaan Karang Taruna dalam mewujudkan Lampung Berjaya pada Bulan Bakti Karang Taruna ke-63 ini bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Akan tetapi menjadi pengingat bahwa Karang Taruna harus lebih solid, karena bagaimanapun Pemerintah Provinsi Lampung membutuhkan mitra di dalam pembangunan dengan kondisi Bumi Lampung yang semakin berkembang dan maju,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Lampung atas dukungan terhadap pelaksanaan bulan bakti karang taruna.
“Saya dan rekan-rekan ini mungkin tidak mampu melaksanakan kegiatan semacam ini tanpa dukungan Pak Gubernur,” ucapnya.
Sementara itu Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Dendi Romadhona menyampaikan apresisi dan ucapan terima kasih yang setingi-tingginya kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi atas dukungannya terhadap karang taruna di seluruh wilayah provinsi Lampung.
“Yang tersayang yang kita sama-sama banggakan Pembina karang taruna provinsi Lampung yaitu orang tua kita Bapak Gubernur Lampung Insinyur Haji Arinal Junaidi, terima kasih untuk beliau yang selalu luar biasa mensupport karang taruna, selama kepemimpinan beliau sebagai gubernur tidak pernah absen acara karang taruna,” ucapnya.
Dalam acara tersebut dilakukan penyerahan piagam penghargaan dan penyematan tanda kehormatan Satya Lencana Adhitya Karya Mahatva Yodha Karang Taruna kepada para anggota karang taruna Kabupaten dan Provinsi oleh Gubernur Lampung didampingi Bupati Pesibar dan Ketua Karang Taruna Provinsi beserta jajaran Forkopimda.
Selanjutnya Gubernur Arinal Djunaidi menyerahkan secara langsung bantuan sosial berupa sembako, alat peraga kepariwisataan dan bantuan bagi penyandang disabilitas kepada para anggota dan keluarga Karang Taruna yang membutuhkan. Kemudian dilanjutkan dengan oeninjauan Stand UMKM Karang Taruna dari 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. (“)
Ekonomi dan Bisnis
Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji
Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.
Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.
Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.
Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.
Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.
“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.
Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

