Connect with us

Ruwajurai

Keakraban Jurnalis Bersama Polda Lampung Dalam Acara Family Gathering

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Polda Lampung adakan acara Family Gathering Jurnalis, untuk menjalin silahturahmi antar Jurnalis dan polda, para Jurnalis diberikan kupon nomor undian oleh panitia, bagi peserta yang beruntung akan mendapatkan hadiah menarik.

Dalam acara Family Gathering hadir Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadilah Astutik, Ketua Jurnalis Polda Lampung Dra. Kusumawati Fatahong, Wakil Ketua Jurnalis Polda Lampung Wahyudi, Wartawan senior Juniardi beserta seluruh Jurnalis yang tergabung di Mitra Humas Polda Lampung.

Dalam sambutan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadilah Astutik, mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan Jurnalis Polda Lampung yang hadir, “jalinan silaturahmi ini akan terus terjalin antara Polda Lampung bersama Jurnalis yang tergabung di Mitra Humas Polda Lampung.”.

“Sinergi ini akan sangat terasa dampaknya bagi ketenteraman dan keamanan masyarakat Lampung, sebab berita yang mengangkat tentang Lampung adalah wilayah yang aman dan kondusif, akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat Lampung”. Ucapnya.

Kemudian Ketua Jurnalis Polda Lampung Dra. Kusumawati Fatahong, mengucapkan terimakasih kepada Bu Kabid Humas Polda Lampung beserta jajaran. Atas digelarnya acara ini, semoga apa yang telah dipersembahkan untuk kami para Jurnalis ini menjadi ladang pahala buat Bu Umi dan Bapak Kapolda Lampung.

“Bahwa Jurnalis Polda Lampung siap untuk melaksanakan apa yang menjadi himbauan Kabid Humas Polda Lampung. Kami para Jurnalis yang tergabung di Polda Lampung, siap untuk menjaga Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) Thun 2024 di Lampung ini, agar damai, jurdil, aman dan kondusif”. Terangnya. (Len).

Facebook Comments Box
Continue Reading

Politik

Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.

Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.

Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.

Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

Facebook Comments Box
Continue Reading