Connect with us

Ruwajurai

Taring Provinsi Lampung dan Unila Bersama Sama Berkomitmen Untuk Memajukan Prestasi Sivitas Akademika Unila

Published

on

Alteripost Lampung – Organisasi Pers Pewarta Dalam Jaringan (Daring) atau disingkat Taring Provinsi Lampung dan Universitas Lampung (Unila), sama-sama berkomitmen untuk memajukan prestasi sivitas akademika Unila.

Komitmen itu terbangun pada pertemuan keduabelah pihak di Rektorat Unila, Kamis (23/1/2025). Pertemuan penuh kekeluargaan dibaluti canda tawa itu, masing-masing pihak akan mengawal komitmen tersebut.

Wakil Rektor IV Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A, mengatakan media merupakan salah satu mitra strategis dalam memajukan perguruan tinggi di Indonesia.

Untuk itu, peran media sangat dibutuhkan dalam menyampaikan informasi mengenai keberhasilan Unila kepada masyarakat. Terlebih, Unila memiliki target dapat menduduki peringkat ke-100 di dunia pada 2045 mendatang.

“Apalagi juga negara kita akan menyongsong Indonesia emas pada 2045 mendatang. Tentunya mencapai hal itu juga harus didukung oleh semua pihak termasuk peran dari media,” kata dia di hadapan pengurus Taring itu.

Kesempatan itu, Guru Besar Bidang Manajemen Strategik Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), ini juga mengajak jurnalis yang tergabung pada Taring dapat mendorong mahasiswa Unila memiliki prestasi di tingkat nasional hingga internasional.

“Media memiliki peranan penting dalam hal itu. Semisal prestasi mahasiswa Unila kalah dengan mahasiswa dari universitas lain, peran media adalah bagaimana bisa membangkitkan prestasi mahasiswa Unila,” pesan dia.

“Terlebih jumlah mahasiswa Unila sekitar 40 ribu yang tersebar di delapan fakultas dan satu pascasarjana,” kata dia yang didampingi Kepala BPHM, Budi Sutomo, S.Si., M.Si dan Koordinator Bagian Informasi dan Humas Suratno, S.Pd., M.H.

Sementara itu, Ketua Taring Lampung Yusmart DS menyambut baik komitmen yang dibangun antara Unila dan Taring. Tujuan dari hal tersebut untuk menghasilkan lulusan kompeten dan berdaya saing, serta pengembangan ilmu di masyarakat.

“Sebagai organisasi menaungi pewarta daring, tentunya sangat mendukung target Unila yang sudah dicanangkan. Dengan kemampuan sumber daya manusia yang ada, kami akan semaksimal mungkin mendorong sivitas akademika Unila berprestasi,” katanya.

Hadir mendampingi Ketua Taring, Wakil Ketua I, Slamet Hendri Tjaja; Sekretaris, Asmarani; Bendahara, Arta Meikty Fora Sihotang; Wakil Sekretaris, Zaldi Ferdian; dan Ketua Bidang Sumber Daya Manusia, Novis Pawarman. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Politik

Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.

Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.

Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.

Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

Facebook Comments Box
Continue Reading