Lampung
Wagub Jihan Nurlela Buka Forum Konsultasi Publik dan Musrenbang Kabupaten Way Kanan Tahun 2026
Alteripost Way Kanan – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela, membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030 dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 Kabupaten Way Kanan, secara virtual, Rabu (12/3/2025)
Acara tersebut diikuti berbagai unsur Pemerintah Daerah, pemangku kepentingan, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wagub Jihan mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan untuk berkumpul dan berdiskusi mengenai perencanaan pembangunan daerah dalam keadaan sehat. “Puji syukur ke hadirat Allah SWT, kita masih diberi kesehatan untuk melaksanakan acara ini,” ujarnya.
Menurut Wagub, acara ini merupakan langkah penting dalam menyusun perencanaan pembangunan lima tahun ke depan. RPJMD 2025-2030 akan menjadi acuan bagi pembangunan di Kabupaten Way Kanan. Jihan mengingatkan bahwa RPJMD Kabupaten Way Kanan harus sejalan dengan RPJPD 2025-2045 dan RPJMN 2025-2029 untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional.
Sebagai bagian dari perencanaan tersebut, Wagub Jihan menyampaikan bahwa RPJMD Provinsi Lampung akan berfokus pada penguatan ketahanan pangan, infrastruktur, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. “Pemerintah Kabupaten Way Kanan diharapkan dapat menyelaraskan rencana pembangunan daerah dengan tema pembangunan provinsi dan nasional untuk memastikan keberlanjutan program-program pembangunan,” ungkapnya.
Wagub Jihan menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara Pemerintah Daerah, masyarakat, pelaku bisnis, akademisi, dan media dalam memastikan pembangunan yang efektif dan pelayanan publik yang berkualitas. “Kami berharap agar semua pemangku kepentingan dapat terus bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Jihan.
Selama Musrenbang, berbagai isu strategis dibahas, mencakup peningkatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Beberapa isu yang menjadi perhatian utama adalah peningkatan pendapatan masyarakat, pengembangan pariwisata berbasis UMKM, dan penguatan ketahanan pangan di wilayah Way Kanan. Selain itu, pentingnya penyederhanaan proses birokrasi dan pemenuhan infrastruktur dasar di wilayah juga menjadi sorotan.
Jihan menutup acara dengan mengingatkan kepada seluruh peserta untuk terus memperkuat koordinasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, serta mengutamakan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan utama. “Pemerintahan yang baik adalah yang dapat mensejahterakan masyarakat melalui perencanaan yang matang dan implementasi yang efektif,” ujarnya.(*)
Lampung
Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Rancangan KUA-PPAS TA 2027
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Marindo Kurniawan memimpin rapat pembahasan Rancangan Awal Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran (TA) 2027 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Jumat (3/7/2026).
Rapat tersebut membahas penyelesaian dokumen perencanaan sekaligus memastikan Rancangan Awal KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat disampaikan kepada DPRD Provinsi Lampung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam pembahasan tersebut, disepakati tema pembangunan Provinsi Lampung Tahun 2027, yaitu “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri Berbasis Potensi Daerah.” Tema tersebut menjadi arah kebijakan pembangunan yang akan diterjemahkan ke dalam prioritas program dan penganggaran seluruh perangkat daerah.

Sekdaprov Marindo menekankan pentingnya menjaga konsistensi antara dokumen perencanaan tahunan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Menurutnya, seluruh indikator makro yang tercantum dalam KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 harus mengacu pada RPJMD agar pembahasan bersama DPRD dapat berjalan efektif serta selaras dengan arah pembangunan daerah.
Selain itu, Marindo meminta agar setiap program dan subkegiatan yang disusun memiliki keterkaitan langsung dengan pencapaian target pembangunan daerah, khususnya indikator makro seperti penurunan angka kemiskinan, penurunan tingkat pengangguran terbuka, peningkatan pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rapat juga membahas optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah. Penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) serta sistem evaluasi berbasis aplikasi terus didorong guna meningkatkan efektivitas, akurasi, transparansi, dan akuntabilitas penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran.
Melalui pembahasan ini, Pemprov Lampung berharap penyusunan Rancangan Awal KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat diselesaikan secara tepat waktu, berkualitas, dan menjadi landasan yang kuat bagi penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 guna mendukung tercapainya target pembangunan Provinsi Lampung. (Rls)

