DPRD
Bayarkan Insentif Nakes Tepat Waktu, Dewan Apresiasi Langkah Pemprov Lampung
Alteripost.co, Bandarlampung-
Langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang telah membayarkan insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) tepat waktu diapresiasi anggota Komisi V DPRD Lampung Ferdi Ferdian Azis, Senin (26/07/2021).
Menurutnya, di tengah Pandemi saat ini, Nakes merupakan unjung tombak dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 baik di Indonesia maupun khususnya di Lampung. Sehingga membayarkan insentif kepada Nakes tepat waktu merupakan bentuk atensi dari Pemprov Lampung.
“Pembayaran insentif tepat waktu merupakan bentuk perhatian dan kepedulian dari Bapak Gubernur Arinal kepada kondisi para Nakes, yang menjadi garda terdepan penanggulangan Covid-19, hal ini kita apresiasi,” kata Politisi Golkar Lampung tersebut.
Ia berujar, hak dari para Nakes telah ditunaikan oleh Pemerintah, sehingga pihaknya meminta setiap tenaga medis untuk tetap menjaga semangat dan meningkatkan kinerjanya dalam melayani masyarakat, apalagi yang menjadi pasien Covid-19.
“Ya, kita minta para Nakes untuk lebih meningkatkan kinerjanya, hak mereka telah ditunaikan. Sehingga kewajiban harus dikerjakan, berikan pelayanan yang baik kepada masyarakat yang hendak berobat, apalagi terhadap pasien yang terpapar Covid-19,” pungkasnya.
Perlu diketahui, sesuai data yang telah diterima oleh Kemendagri dan Kemenkeu per tanggal 23 Juli 2021, alokasi Anggaran untuk insentif Nakes adalah 40.643.149.002 dan yang telah direalisasikan sebesar 26.240.324.657 atau sebesar 64,56 persen. (Gus)
DPRD
Mukhlis Basri Sarankan Pemangku Kebijakan Kembali Duduk Bersama Tangani Banjir di Bandarlampung
Alteripost.co, Bandarlampung-
Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai petir yang mengguyur Kota Bandarlampung beberapa waktu lalu, mengakibatkan banjir luapan di sejumlah titik permukiman warga.
Fenomena tersebut selalu berulang dan tentunya jika belum ditangani secara serius maka akan mengakibatkan kerugian bagi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Lampung Mukhlis Basri menyarankan para pemangku kebijakan untuk kembali duduk bersama untuk mencari solusi dan dapat segera mengeksekusi hasil dalam mengatasi persoalan banjir yang terus berulang.
“Tentunya harus meninggalkan ego masing-masing, Kepala Daerah baik di tingkat Provinsi dan Kota harus kembali duduk bersama untuk mengatasi persoalan banjir ini,” kata Udo Mukhlis sapaan akrabnya, Kamis (16/04/2026).
Mukhlis mengatakan, solusi yang paling ideal saat ini adalah memperbanyak titik-titik serapan air. Seperti membangun embung besar sebagai upaya menampung debit air hujan yang turun dengan intensitas tinggi.
“Tentunya ini bisa jadi pertimbangan bagi pemangku kebijakan untuk segera merencanakan pembangunan daerah serapan air. Walaupun memang harus ada pertimbangan seperti di anggaran dan lokasi yang akan dibangun. Nah di sini pentingnya para kepala daerah duduk bersama untuk mencari titik terangnya,” ujar Mukhlis.
Mukhlis juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat hujan turun. Ia juga menyarankan kepada masyarakat supaya jangan membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.
“Tetap waspada dan berhati-hati saat hujan deras turun, serta jangan membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan,” ucapnya. (Gus)

