Connect with us

DPRD

Fraksi Gerindra DPRD Lampung Apresiasi Upaya Gubernur Penuhi Ketersediaan oksigen medis

Published

on

Fot: (kanan) Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Gubernur Lampung Arinal

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Fraksi Gerindra DPRD Lampung mengapresiasi respon cepat Gubernur Lampung Arinal, dalam memenuhi ketersediaan oksigen untuk kebutuhan medis di Lampung.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung beserta jajarannya, dalam upaya memenuhi kebutuhan oksigen yang melonjak tinggi beberapa waktu terakhir. Ini luar biasa,” ujar Ketua Fraksi Gerindra Provinsi Lampung H. Rahmat Mirzani Djausal (RMD) dalam keterangannya, Kamis (29/7/2021).

Namun seiring kelangkaan ketersediaan oksigen medis karena lonjakan pasien Covid-19 yang cukup tinggi, Sekertaris Komisi V DPRD Lampung tersebut menilai bahwa Pemerintah sudah bergerak cepat guna membantu ketersediaan oksigen bagi sejumlah fasilitas layanan kesehatan di Lampung.

Mirza mengatakan, hal tersebut selain untuk melihat produksi oksigen, juga melalukan komunikasi dalam rangka meningkatkan sinergisitas untuk memenuhi ketersediaan oksigen, khususnya di Lampung.

“Ini di luar dugaan, ternyata sudah banyak mendukung kebutuhan oksigen untuk rumah sakit di beberapa wilayah Lampung,” kata Mirza.

“Tidak hanya itu, tiga hari setelah rapat konsolidasi penangan Covid-19 dengan Forkopimda dan Kepala daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, banyak permasalahan yang ada jalan keluarnya, seperti hari ini pasokan oksigen sudah tiba di Lampung. Menteri BUMN sudah memerintahkan Pemprov Lampung untuk menyediakan Rumah Sakit Darurat dalam waktu dekat ini, dan di bulan Agustus nanti ketersediaan vaksin akan mulai terpenuhi,” ujar Ketua DPD HKTI Lampung tersebut. (Gus/rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.

Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.

Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.

“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.

Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.

“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.

Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading