Connect with us

Lampung

Sekdaprov Marindo Pastikan Pemprov Lampung All Out Dalam Pengelolaan Masjid Al-Bakrie

Published

on

Foto: Sekdaprov Marindo saat rapat bersama perwakilan pengurus Masjid Al-Bakrie (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan Bakrie Amanah menyepakati sinergi pengelolaan Masjid Raya Al-Bakrie. Kesepakatan ini terjalin dalam rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, di Ballroom Masjid Raya Al-Bakrie, Rabu (24/09/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Sekdaprov menyampaikan apresiasinya kepada keluarga Bakrie atas kontribusi dalam pembagunan di Provinsi Lampung.

“Agenda hari ini adalah agenda yang sudah terselesaikan. Tinggal bagaimana mengkolaborasikan antara Pemprov dan Bakrie Amanah, kita sinergikan,” ujar SekdaprovSekdaprov Marindo.

Lebih lanjut, Sekdaprov menekankan bahwa Masjid Raya Al-Bakrie merupakan wajah Pemprov Lampung.

“Apapun bentuknya ini adalah wajah Pemprov Lampung karena ini adalah masjid raya Lampung. Apapun aktivitas yang dilakukan di masjid raya, Pemprov akan terus hadir membersamai,” tegasnya.

Pemprov Lampung, melalui OPD terkait, telah melakukan berbagai upaya untuk menunjang kenyamanan, kebersihan, dan keamanan di area masjid.

“Kami Pemprov Lampung berusaha selalu membersamai untuk mendukung segala bentuk kelancaran masyarakat yang berkunjung atau beribadah di Masjid Raya Al-Bakrie,” tambah Sekdaprov.

Sekdaprov Marindo juga menyampaikan pesan khusus dari Gubernur Lampung, yang sangat peduli terhadap setiap permasalahan di masjid.

“Pak Gubernur sangat konsen dengan segala permasalahan yang ada di Masjid Raya Al-Bakrie. Pada prinsipnya, Pemprov Lampung all out dan siap berkolaborasi,” ujar Sekdaprov Marindo.

Fokus utama yang disorot dalam rapat tersebut adalah perihal keamanan dan lalu lintas di sekitar masjid.

Sementara itu, Direktur Bakrie Amanah, Setiadi Ihsan, berharap koordinasi ini dapat membantu penyelesaian masalah, khususnya terkait perairan.

“Bakrie Amanah berharap dari koordinasi ini, Pemprov dapat menyelesaikan terkait masalah perairan,” harapnya.

Rapat ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan kolaborasi untuk pengelolaan Masjid Raya Al-Bakrie yang lebih baik di masa mendatang. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Pemprov Lampung Bakal Selenggarakan Nobar Piala Dunia 2026

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mulai mempersiapkan penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 sebagai tindak lanjut Surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Nomor 400.2.7/4657/SJ tentang Penyelenggaraan Nonton Bareng Piala Dunia 2026.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, di Ruang Kerja Sekda, Rabu (17/6/2026), yang dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta Kepala TVRI Stasiun Lampung.

Dalam arahannya, Marindo menjelaskan bahwa Pemprov Lampung menindaklanjuti arahan pemerintah pusat sesuai instruksi Mendagri. Ia mengatakan, surat tersebut mengamanatkan pemerintah daerah untuk menginisiasi, memfasilitasi, dan mendukung penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sesuai kondisi dan kemampuan daerah.

“Pak Gubernur mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat. Karena itu, kita akan menindaklanjuti apa yang menjadi arahan Menteri Dalam Negeri dengan menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan agar pelaksanaannya berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Marindo.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah diminta menyiapkan lokasi strategis untuk penyelenggaraan nobar, menggerakkan perangkat daerah dalam penyediaan sarana pendukung, pengaturan lalu lintas, kebersihan, hingga berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna menjamin keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk melibatkan pelaku UMKM, dunia usaha, BUMD, organisasi kemasyarakatan, komunitas kepemudaan, lembaga pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurut Marindo, momentum Piala Dunia 2026 harus dimanfaatkan tidak hanya sebagai sarana hiburan dan kebersamaan masyarakat, tetapi juga sebagai upaya mendorong perputaran ekonomi daerah serta memperkuat dampak sosial yang positif.

“Kita ingin kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang menonton pertandingan sepak bola. Yang terpenting adalah bagaimana kegiatan ini mampu menghadirkan manfaat nyata, menggerakkan UMKM, menciptakan aktivitas ekonomi, serta memperkuat interaksi sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Marindo menegaskan bahwa di tengah berbagai dinamika dan tantangan saat ini, pemerintah daerah harus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara tertib, efektif, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari implementasi surat tersebut, pemerintah daerah juga akan melakukan publikasi dan sosialisasi serta memastikan kegiatan nobar dapat diakses masyarakat di berbagai lokasi strategis. Selain itu, koordinasi dengan TVRI akan dilakukan mengingat TVRI merupakan pemegang hak siar Piala Dunia FIFA 2026 di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Kepala TVRI Stasiun Lampung, Muhammad Ikhsan, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan nonton bareng di Provinsi Lampung.

Bersama seluruh OPD terkait, TVRI Lampung memastikan pelaksanaan tindak lanjut Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/4657/SJ dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Lampung. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading