Lampung
Riana Sari Arinal resmikan Rumah BETIK
Alteripost.co, Bandarlampung-
Ketua Dewan Pembina Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, secara langsung meresmikan Rumah Betik IWAPI, bertempat di Aula Global Surya, Rabu (29/09/2021).
Pada kegiatan peresmian Rumah Betik IWAPI, digelar juga bakti sosial Donor darah oleh PMI Provinsi Lampung dan gelar produk Usaha Kecil Menengah (UKM).
Ketua Panitia Diana Misani dalam laporannya mengungkapkan, bahwa Rumah BETIK (Belanja Ekonomis untuk Industri Kreatif) merupakan sebuah tempat dimana produk – produk UMKM binaan DPD IWAPI Lampung dipasarkan.
Ketua DPD IWAPI Lampung.
Dr. Ir. Hj. Armalia Reny Madrie, AS, MM, mengungkapkan bahwa kegiatan donor darah yang digelar pada kesempatan ini merupakan kerjasama antara DPD IWAPI Lampung, PMI dan Global Surya yang akan dilakukan secara berkesinambungan
“Semoga program ini mendatangkan manfaat bagi kita semua,” ucapnya
Menurut Armalia, salah satu persoalan besar dalam mengembangkan usaha adalah pemasaran, untuk itu Rumah BETIK merupakan solusi untuk menjadi pusat promosi produk UMKM yang sangat membantu para pengusaha mikro di Provinsi Lampung.
Di sisi lain, Ketua Dewan Pembina IWAPI Provinsi Lampung tersebut berharap agar kegiatan ini benar – benar menjadi sarana memajukan ekonomi, khususnya para pelaku Usaha Kecil Menengah.
“Semoga kegiatan ini dapat terus digalakkan di setiap kesempatan dan jadikanlah sebagai pendorong pembangunan menuju Rakyat Lampung Berjaya,” pungkasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan donor darah oleh Riana Sari Arinal yang juga sebagai Ketua PMI Provinsi Lampung dan pengguntingan pita sebagai ditandainya pembukaan Rumah “BETIK”.
Perlu diketahui, dalam kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPC IWAPI Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung, Pejabat Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, serta segenap jajaran Pengurus DPD IWAPI Provinsi Lampung. (rls)
Lampung
RSUDAM Ukir Capaian Baru, Pengembangan Layanan Melalui Tindakan DSA
Alteripost.co, Bandarlampung-
Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung mengukir capaian baru dalam pengembangan layanan kesehatan dengan melaksanakan tindakan neurointervensi Digital Subtraction Angiography (DSA) untuk pertama kalinya di Provinsi Lampung.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya RSUDAM memperkuat layanan medis spesialistik berbasis teknologi modern, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan dan penanganan gangguan pembuluh darah sesuai indikasi medis.
Direktur RSUDAM, dr. Lukman Pura, Sp.PD., K-GH., MHSM., mengatakan pengembangan layanan spesialistik merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kapasitas rumah sakit sebagai pusat rujukan kesehatan di Lampung.
“Tentunya, saya berharap pengembangan tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, sekaligus mendukung tersedianya layanan medis yang lebih komprehensif di daerah, khusus di RSUDAM,” kata Lukman, Jumat (23/10/2026).
DSA Dukung Pemeriksaan Pembuluh Darah
Digital Subtraction Angiography (DSA) merupakan teknologi pencitraan medis yang digunakan untuk menampilkan pembuluh darah secara terperinci dengan bantuan zat kontras dan pemrosesan citra digital.
Teknologi ini membantu dokter mengidentifikasi kelainan pembuluh darah dan menentukan pendekatan penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan serta kondisi klinis pasien.
Dengan hadirnya layanan neurointervensi DSA, masyarakat Lampung diharapkan memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan diagnostik dan intervensi pembuluh darah tanpa harus selalu dirujuk ke luar daerah.
Meski demikian, pelaksanaan tindakan tetap bergantung pada hasil evaluasi medis, indikasi klinis, serta kesiapan fasilitas dan tim yang menangani pasien.
Pengembangan layanan ini juga menjadi bagian dari penguatan sistem pelayanan rujukan yang mengintegrasikan teknologi kedokteran, kompetensi tenaga medis, tata kelola, dan penerapan standar keselamatan pasien.
Didukung Tim Dokter Spesialis
Pelaksanaan neurointervensi DSA di RSUDAM didukung kolaborasi dokter spesialis neurologi dan bedah saraf, serta tenaga ahli dari RS Pleni Jakarta.
Tim medis yang terlibat terdiri atas:
dr. Alfi Rizky Medikanto, M.Sc., Sp.N., AIFO-K., FINA., dr. Izza Ayudia Hakim, Sp.N., AIFO-K., FISQua., FINA.; dr. Muhammad Yunus, Sp.BS., Fis., M.Kes.; dan dr. Fritz Sumantri Usman, Sp.N., Subsp. NIIOO(K)., FINS., FINA., dari RS Pleni Jakarta.
Kolaborasi lintas keahlian tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam pengembangan layanan berteknologi tinggi.
Selain mendukung pelaksanaan tindakan, kerja sama ini juga membuka ruang penguatan kapasitas profesional tenaga medis dalam memberikan pelayanan sesuai kebutuhan klinis pasien.
Perkuat Layanan Rujukan di Lampung
Pengembangan neurointervensi DSA merupakan bagian dari langkah berkelanjutan RSUDAM dalam meningkatkan layanan unggulan, memperkuat kompetensi sumber daya manusia, serta mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana kesehatan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan medis spesialistik, rumah sakit rujukan dituntut terus mengembangkan kemampuan klinis dan meningkatkan akses terhadap teknologi kedokteran yang sesuai dengan kebutuhan pasien.
Melalui pengembangan layanan ini, RSUDAM berupaya memperkuat perannya dalam sistem pelayanan kesehatan rujukan di Provinsi Lampung.
Ke depan, pengembangan layanan spesialistik diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dengan mengutamakan profesionalisme, mutu pelayanan, dan keselamatan pasien.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen RSUDAM dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Lampung. (*)

