Lampung Selatan
Perkuat Sinergitas Antara Legislatif dan Eksekutif Dalam Membangun Lampung Selatan
Alteripost.co, Lampung Selatan-
Bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara Legislatif dan Eksekutif, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto melaksanakan silaturahmi dengan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan di Aula Sebuku, rumah dinas bupati setempat, Rabu sore (29/9/2021).
Nampak hadir Ketua DPRD Lampung Selatan H. Hendry Rosyadi didampingi Wakil Ketua I Agus Sartono, Wakil Ketua II Agus Sutanto, dan Wakil Ketua III Waris Basuki serta para anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari berbagai fraksi.
Hadir juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin beserta para pejabat utama dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Melalui silaturahmi itu, Bupati Nanang berharap dapat tercipta harmonisasi dan sinergitas yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan yang lebih baik maju ke depan.
“Dalam menjalankan roda pemerintahan memang dibutuhkan kebersamaan. Untuk itu silaturahmi ini bukan hanya sekedar seremoni, tetapi bisa menjadi agenda rutin sebagai wadah berdiskusi memecahkan permasalahan untuk kepentingan kemajuan Kabupaten Lampung Selatan yang kita cintai,” ujar Nanang Emanto dalam silaturahmi itu.
Nanang menambahkan, ajang silaturahmi seperti itu adalah momentum yang baik untuk menjalin komunikasi dan sinergi antara eksekutif dan legislatif. Sebab menurutnya, sebagai Bupati, dirinya sangat membutuhkan dukungan kinerja yang besar dari DPRD.
“Saya sangat membutuhkan masukan untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan. Ngak ada hebatnya eksekutif tanpa dukungan dari teman-teman legislatif di DPRD. Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan DPRD sore ini,” katanya.
Sementara itu, mewakili Fraksi-fraksi di DPRD Lampung Selatan, Jenggis Khan Haikal sangat mengapresiasi pertemuan yang diinisiasi Bupati Lampung Selatan itu.
Menurut anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi Partai Demokrat itu, silaturahmi sangatlah penting. Bahkan kata dia, dalam ajaran agama Islam, selain dapat memperpanjang umur, silaturahmi memiliki keutamaan untuk melapangkan rezeki.
“Dengan silaturahami ini bagaimana kita menjalin koordinasi dan komunikasi dalam menjalankan pemerintahan agar berjalan dengan baik. Sebab keberhasilan dalam menjalankan pemerintahan ini kuncinya adalah koordinasi dan silaturahmi,” tuturnya.
Sedangkan, mewakili Komisi-komisi di DPRD Lampung Selatan, Halim Nasai menyampaikan, ucapan terima kasih atas undangan silaturahmi Bupati Lampung Selatan.
“Acara silaturahmi seperti ini perlu ditingkatkan lagi. Supaya jika ada hal-hal penting yang perlu kita diskusikan bisa melalui forum silaturahmi ini,” kata Ketua Komisi II DPRD Lampung Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Di sisi lain, Ketua DPRD Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi yang juga memberikan sambutan, menyambut baik dan mengapresiasi diadakannya pertemuan itu.
“Kita coba menyatukan visi bersama, bersilaturahmi, berkoordinasi dan saling menyapa. Karena ini sangat baik sekali untuk Kabupaten Lampung Selatan kedepan,” ujar Hendry.
Lanjut Hendry, sejalan dengan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang dirubah lagi dengan Undang Undang Nomor 9 Tahun 2015, penyelenggara pemerintahan daerah terdiri dari eksekutif dan legislatif.
“Eksekutif ada pak bupati beserta jajaran, dan legislatif ada anggota DPRD. Ini harus satu simpul, harus satu mimpi, maka perlu silaturahmi dan koordinasi. Supaya kita bersama-sama membangun Lampung Selatan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ketua DPRD Lampung Selatan dari Fraksi PDI Perjuaangan ini juga berharap, pertemuan seperti itu dapat terus digalakkan dan menjadi agenda rutin untuk bersilaturahmi.
“Kemudian mungkin ada hal-hal yang tersumbat, miskomunikasi, kurang pemahaman, bisa disatukan dalam wadah silaturahmi ini. Harapan saya kedepan ini menjadi agenda kita. Paling tidak tiga bulan sekali kita adakan silaturahami seperti ini,” tandasnya. (*)
Lampung Selatan
Bersama Bima Arya, Bupati Egi Tekankan Pentingnya Kepemimpinan dan Penguatan SDM
Alteripost Kalianda – Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas karya Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menjadi ruang berbagi pengalaman kepemimpinan sekaligus penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (19/6/2026), dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, akademisi, mahasiswa, serta unsur Forkopimda.
Seminar tersebut mengupas isi buku Babad Alas yang memuat refleksi perjalanan Bima Arya selama satu dekade memimpin Kota Bogor. Melalui pendekatan ideologi, strategi, dan taktik pemerintahan, buku tersebut menawarkan berbagai pembelajaran mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, hingga pelayanan publik.
Turut hadir sebagai pengulas buku Feni Rosalia, Rektor Universitas Indonesia Mandiri, perwakilan Universitas Muhammadiyah Kalianda, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Pembangunan Kalianda, Universitas An-Nur, serta para mahasiswa dan akademisi.
Kegiatan dimoderatori Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani.
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki bangsa.
Menurut Egi, negara maju tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan masyarakatnya dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada.
Ia menilai, buku Babad Alas menyajikan banyak pelajaran berharga mengenai tantangan, dinamika, dan proses pengambilan keputusan yang dihadapi seorang pemimpin dalam menjalankan pemerintahan.
“Pengalaman yang tertuang dalam buku Babad Alas memberikan pelajaran bahwa perubahan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian mengambil langkah, membangun kolaborasi, dan bekerja secara konsisten untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” ujar Egi.
Lebih lanjut, Egi mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berintegritas, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa Babad Alas merupakan catatan perjalanan kepemimpinannya selama 10 tahun memimpin Kota Bogor yang berangkat dari semangat pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat.
Menurut Bima, ideologi kepemimpinan harus diterjemahkan ke dalam strategi yang tepat agar mampu menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.
“Pemimpin adalah agen harapan. Ideologi tanpa strategi tidak akan efektif. Harapan itu harus dicicil melalui kerja-kerja nyata dan dibangun bersama tim yang loyal, solid, militan, dan kompeten,” kata Bima.
Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, terutama dalam pembenahan sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta upaya memperkuat identitas daerah.
Melalui seminar nasional ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, inspirasi, dan pembelajaran yang dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk membangun kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045.(*)

