DPRD
Pesan Aan, Masyarakat Mesti Bentengi Diri dari Paham-paham Radikal
Alteripost.co, Lampung Selatan-
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Sahlan Syukur menggelar agenda Sosialisasi Pembinaan Idiologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP dan WK), Sabtu (27/11/2021).
Agenda tersebut digelar di Desa Sukadamai Kecamatan Natar yang dihadiri kalangan pemuda, tokoh masyarakat dan dua narasumber Ahmad Yani, ST, M.Si dari Komnas Perlindungan Anak Provinsi Lampung dan Dra Nur Prima Qurbani M.Si dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. Acara berlangsung dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).
Dalam sambutannya, Aan mengatakan bahwa Ideologi Pancasila merupakan kumpulan dasar nilai-nilai, norma-norma sebagai acuan dalam tujuan hidup bangsa Indonesia.
“Negara ini penuh ragam suku, ras dan agama. Keragaman ini harus dijaga dan sudah menjadi kebanggaan Indonesia,” kata Sekertaris Komisi II DPRD Lampung tersebut.
Aan menegaskan bahwa dengan adanya Sosialisasi Pembinaan Idiologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, merupakan upaya pemerintah dalam menangkal gerakan radikal yang marak terjadi di kalangan masyarakat terkhusus di lampung.
Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PDI Perjuangan tersebut berujar, masyarakat Indonesia wajib untuk bersama-sama menajaga keutuhan NKRI, menjaga semangat juang para pahlawan terdahulu.
“kita sebagai penikmat hasil perjuangan tinggal melakukan bagaimana mengimplementasikan idiologi pancasila dikehidupan sehari-hari,” ujarnya. (Rls/Gus)
DPRD
Mukhlis Basri Sarankan Pemangku Kebijakan Kembali Duduk Bersama Tangani Banjir di Bandarlampung
Alteripost.co, Bandarlampung-
Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai petir yang mengguyur Kota Bandarlampung beberapa waktu lalu, mengakibatkan banjir luapan di sejumlah titik permukiman warga.
Fenomena tersebut selalu berulang dan tentunya jika belum ditangani secara serius maka akan mengakibatkan kerugian bagi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Lampung Mukhlis Basri menyarankan para pemangku kebijakan untuk kembali duduk bersama untuk mencari solusi dan dapat segera mengeksekusi hasil dalam mengatasi persoalan banjir yang terus berulang.
“Tentunya harus meninggalkan ego masing-masing, Kepala Daerah baik di tingkat Provinsi dan Kota harus kembali duduk bersama untuk mengatasi persoalan banjir ini,” kata Udo Mukhlis sapaan akrabnya, Kamis (16/04/2026).
Mukhlis mengatakan, solusi yang paling ideal saat ini adalah memperbanyak titik-titik serapan air. Seperti membangun embung besar sebagai upaya menampung debit air hujan yang turun dengan intensitas tinggi.
“Tentunya ini bisa jadi pertimbangan bagi pemangku kebijakan untuk segera merencanakan pembangunan daerah serapan air. Walaupun memang harus ada pertimbangan seperti di anggaran dan lokasi yang akan dibangun. Nah di sini pentingnya para kepala daerah duduk bersama untuk mencari titik terangnya,” ujar Mukhlis.
Mukhlis juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat hujan turun. Ia juga menyarankan kepada masyarakat supaya jangan membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.
“Tetap waspada dan berhati-hati saat hujan deras turun, serta jangan membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan,” ucapnya. (Gus)

