Ruwajurai
Ismet Roni: Muktamar NU di Lampung Harus Disambut Dengan Suka Cita
Alteripost.co, Bandarlampung-
Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Ismet Roni, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan mensukseskan acara Muktamar NU yang berlangsung di Bandarlampung dan Lampung Tengah. Ajakan tersebut diutarakan olehnya melalui sambungan telepon, Senin (20/12/2021).
Menurut Sekertaris DPD I Golkar Lampung tersebut, untuk menyukseskan kegiatan Muktamar NU ini juga tentu diperlukan kolaborasi yang baik dari berbagai pihak. Seperti kematangan panitia dalam menyusun acara, serta komitmen dan dukungan dari Pemerintah Daerah juga dibutuhkan.
“Kita harus menjaga dan mendukung kegiatan Muktamar ke-34 yang berlangsung pada 22-23 Desember mendatang, agar berjalan lancar dan kondusif,” ucapnya.
Selain itu, Ismet sapaan akrabnya mengatakan bahwa jalannya kegiatan Muktamar NU di Provinsi Lampung juga harus disambut dengan suka cita.
“Harus kita sambut dengan suka cita, InsyaAllah akan membawa kemanfaatan dan berkah bagi masyarakat dan khususnya Provinsi Lampung yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Ismet pun berharap agar nanti dalam berlangsungnya Muktamar NU tersebut dapat melahirkan Pemimpin-pemimpin yang berintegritas dan dapat membawa perubahan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ke arah yang lebih baik.
“Kita berharap nanti proses Muktamar NU yang berlangsung di Provinsi Lampung ini dapat menghasilkan Pemimpin-pemimpin yang berintegritas, serta dapat membawa perubahan, dan juga tetap menjaga Marwah PBNU,” harapnya.
Perlu diketahui, kegiatan Muktamar NU kali ini akan berlangsung dua hari di dua tempat, yakni Kota Bandarlampung dan Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung. Kegiatan berskala nasional tersebut dikabarkan juga akan dihadiri Pejabat Publik baik ditingkat Pusat seperti Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’aruf Amin. (Gus)
Ruwajurai
BM PAN Lampung Gelar Unity Forum 2026, Satukan Kader Jelang Kongres Nasional
Alteripost Bandar Lampung – Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Provinsi Lampung menggelar Unity Forum 2026 di Els Coffee Roastery, Jalan Soekarno Hatta, Bandar Lampung, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi kader sekaligus menyatukan gagasan menjelang Kongres BM PAN yang akan digelar pada 10 Juli 2026 di Serang, Banten.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD BM PAN dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung periode 2026–2031 oleh Sekretaris DPW BM PAN Lampung. Selanjutnya, SK diserahkan kepada masing-masing pengurus dan disaksikan langsung oleh Ketua DPW PAN Lampung, M. Hazizi.
Ketua DPW BM PAN Provinsi Lampung, Naufal A. Caya, menyampaikan apresiasi kepada jajaran DPW PAN Lampung yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap perjalanan organisasi BM PAN di daerah.
Menurut Naufal, Kongres BM PAN di Serang akan menjadi momentum penting untuk memilih Ketua Umum BM PAN periode berikutnya. Sejumlah kader dari berbagai daerah di Indonesia akan bersaing memperebutkan posisi tersebut.
Ia mengatakan, momentum kongres juga menjadi titik kebangkitan BM PAN Lampung yang sempat mengalami kevakuman setelah wafatnya tokoh yang selama ini menjadi panutan kader, Joko Santoso.
“Lampung cukup lama vakum karena berbagai kondisi yang ada dan secara mendadak ditinggalkan panutan kita, Joko Santoso yang meninggal dunia. Karena itu, kita hadir di sini untuk melanjutkan cita-cita para pendahulu BM PAN Lampung,” ujarnya.
Naufal menjelaskan, Unity Forum digelar sebagai ruang silaturahmi sekaligus wadah bertukar gagasan antarcalon Ketua Umum BM PAN.
“Unity Forum adalah forum persatuan, tempat beradu gagasan para calon Ketua Umum BM PAN. Namun melalui silaturahmi ini kita ingin menyatukan seluruh gagasan tersebut demi kemajuan organisasi,” katanya.
Ia juga menegaskan BM PAN harus mampu menjawab keraguan banyak pihak terhadap kapasitas generasi muda dalam dunia politik.
“Selama ini BM PAN selalu diragukan, apakah anak muda bisa? Dari keraguan itulah lahir semangat. Kita akan buktikan bahwa BM PAN mampu menjadi lokomotif pemenangan PAN pada Pemilu dan Pilkada 2029,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Lampung, M. Hazizi, kembali mengingatkan pesan Ketua Umum PAN agar seluruh kader fokus mewujudkan target partai menjadi tiga besar pada Pemilu dan Pilkada 2029.
Menurutnya, target tersebut hanya dapat dicapai apabila seluruh kader mampu menjaga soliditas organisasi dan menghindari konflik internal.
“Yang paling penting adalah menjaga kekompakan. Jangan sampai ada konflik internal. Kalau sudah ribut-ribut di dalam, dipastikan tidak akan mendapatkan kursi,” ujar Hazizi.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk menerima hasil Kongres BM PAN dengan lapang dada serta tetap bersatu, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Ketua Umum BM PAN.
“Siapa pun nanti yang terpilih sebagai Ketua Umum BM PAN, mari kita dukung bersama dan tetap menjaga kekompakan,” katanya.
Hazizi berharap kepengurusan BM PAN di seluruh kabupaten/kota di Lampung mampu menjadi motor penggerak kader muda yang penuh semangat, optimistis, dan pantang menyerah.
Menurutnya, BM PAN memiliki peran strategis dalam menarik pemilih pemula, khususnya dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang selama ini masih banyak bersikap apatis terhadap politik.
“Padahal hampir semua aspek kehidupan berkaitan dengan politik. Bahkan dalam menjalankan ibadah pun membutuhkan situasi politik yang kondusif agar masyarakat merasa tenang. Karena itu, tugas BM PAN adalah mengajak anak muda agar tidak alergi terhadap politik,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Hazizi berharap Kongres BM PAN berlangsung kondusif dan seluruh kader dapat menerima hasilnya dengan sikap dewasa.
Selain agenda konsolidasi organisasi, Unity Forum 2026 juga diisi dengan pemaparan visi dan misi enam calon Ketua Umum BM PAN yang akan bertarung dalam kongres mendatang, dilanjutkan sesi diskusi bersama peserta.
Adapun enam calon ketua umum yang memaparkan gagasannya yakni Slamet Riyadi, Mora Harahap, Ryan Hidayat, Mitra Fakhrudin, Agam Maulana, dan Husmaludin. Pemaparan diawali oleh Sekretaris Jenderal DPP BM PAN, Slamet Riyadi, kemudian dilanjutkan secara bergantian oleh para calon lainnya. (Lena)

