Connect with us

Ruwajurai

Di Lamsel, Kapolda Lampung Tinjau Vaksinasi Bagi Anak-anak

Published

on

Foto: Kapolda Lampung saat meninjau jalannya vaksinasi bagi Anak-anak (istimewa)

 

Alteripost.co, Lampung Selatan-
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno meninjau pelaksanaan vaksinasi serentak di desa Way Galih Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Jumat (07/01/2022) pagi.

Selain melakukan peninjauan di gerai vaksinasi presisi Polres Lampung Selatan, Kapolda Lampung juga melakukan zoom meeting bersama Kapolri dengan didampingi Forkopimda Lampung Selatan.

Disela-sela peninjauan tersebut, Hendro meminta kepada seluruh warga masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) serta menjalani 5 M.

“Mudah-mudahan dengan pelaksanaan vaksinasi serentak akan terbentuk Herd Immunity di wilayah ini,” kata Hendro sapaan akrabnya.

“Seperti kita ketahui bahwa pemerintah telah memberikan kebijakan dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), namun salah satu persyaratanya adalah pelaksanaan vaksinasi mencapai 70 persen dan lansia 60 persen, oleh karena itu dengan percepatan vaksinasi, terget tersebut dapat terpenuhi bahkan bisa lebih,” lanjutnya.

Sementara Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Kasie Dokkes) Polres Lampung Selatan dr Cantika T Sabila yang mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin menjelaskan, dalam kegiatan vaksinasi serentak tersebut pihaknya menyediakan 1.782 dosis yang tersebar di sembilan titik diwilayah Lampung Selatan.

“Polres Lamsel menyediakan 1.782 dosis di sembilan titik pelaksanaan vaksinasi serentak, baik dosis satu atau dosis kedua,” imbuhnya.

Ke sembilan lokasi yang menjadi titik pelaksanaan pelayanan vaksinasi serentak tersebut meliputi SDN Pauh Tanjung Iman Kecamatan Kalianda, balai desa Sidoharjo Kecamatan Jati Agung, Kecamatan Palas (Mobile), Kecamatan Bakauheni (Mobile),
SDN 3 Sidoasri Kecamatan Candipuro, desa Natar Kecamatan Natar, Kecamatan Sragi (Mobile), GSG Bethik Hati Sidomulyo Kecamatan Sidomulyo, SDN 2 Galih Lunik Tanjung Bintang Kecamatan Tanjung Bintang.

Seperti anjuran pemerintah kepada seluruh lapisan masyarakat, walaupun sudah mendapatkan vaksinasi agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan selalu menjalankan 5 M.

“Hal itu dilakukan agar wilayah Lampung Selatan, menjadi daerah yang terbebas dari virus yang mematikan itu dan Herd Immunity dapat segera terbentuk,” pungkasnya. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.

Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.

Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.

Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

Facebook Comments Box
Continue Reading