Lampung
Berikan Tali Asih Kepada Atlet Berprestasi, Arinal Bertekad Membawa Olahraga Lampung Berjaya
Alteripost.co, Bandarlampung-
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, menyerahkan bonus atau tali asih kepada atlet peraih medali Cabang Olahraga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX Tahun 2021 dengan total Rp. 11.713.100.000, di Mahan Agung, Rabu (20/4/2022).
Tali asih diserahkan kepada atlet peraih medali, pelatih dan official dari masing-masing Cabang Olahraga (Cabor) PON XX/2021 di Papua, yakni Medali Emas (14), Medali Perak sebanyak (10), dan Medali Perunggu (12) dan Tali Asih kepada atlet, pelatih dan official dari Cabang Olahraga Eksibisi, Lampung yang meraih Medali Emas (19), Medali Perak (7), dan Medali Perunggu (11).
Dalam sambutannya, Gubernur Arinal menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak, baik atlet, pelatih, maupun KONI, atas prestasi yang telah diraih, PON XX kemarin adalah Ajang peningkatan prestasi untuk ke jenjang yang lebih tinggi.
Gubernur juga menegaskan komitmen untuk suksesnya olahraga Lampung di masa yang akan datang. “Apa pun akan saya penuhi, supaya olahraga Lampung meraih sukses, Pemprov sudah memberikan fasilitas, selayaknya KONI juga dapat memberikan prestasi lebih baik lagi,” kata Gubernur.
Pesan Arinal, Adik-adik para atlet jangan kendor, sekali layar terbentang, surut berpantang, teruslah berprestasi. “Ke depan kita akan bangun sport center yang bagus agar dapat lebih memotivasi,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Arinal,l juga menjelaskan tentang rencana pembangunan Sport Center yang akan dibangun dilahan seluas 120 hektar.
“Selain sport center dilokasi tersebut juga akan dibangun pusat kesenian, kantor KONI dan dan sekretariat setiap cabang olahraga, termasuk gelanggang olahraga Saburai, akan dimasukan ke Sport center, sementara di lokasi Gelanggang Saburai yang lama akan dibangun masjid,” tambah Gubernur.
Penyerahan Tali Asih tersebut berdasarkan Surat Keputusan Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Lampung Nomor 06 Tahun 2022, Tentang Penetapan Bantuan Biaya Bonus/Tali Asih dan Penghargaan Kepada Cabang Olahrga Kontingen Lampung Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 di Papua.
Dalam laporannya ketua KONI Lampung M Yusuf S Barusman mengatakan bahwa pada ajang PON XX tahun 2021 di Papua, Provinsi Lampung meraih juara 10 Besar peraih medali dalam ajang tersebut, dengan raihan medali sebanyak 14 medali emas, 10 perak, dan 12 perunggu. (*)
Lampung
BPBD Lampung Bakal Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diimbau Waspadai Ancaman Bencana
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan siap memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait bentuk bantuan yang akan diberikan kepada daerah terdampak.
“Pemprov Lampung siap memberikan bantuan. Namun, saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat. Nanti akan kami koordinasikan, termasuk dengan provinsi lain, terkait bantuan apa yang dibutuhkan,” kata Rudy, Minggu (16/8/2026).
Menurut Rudy, Lampung memiliki posisi strategis dalam penanganan kebencanaan karena menjadi salah satu provinsi di Sumatera yang masuk dalam 10 besar daerah yang memiliki kapasitas dan jejaring penanggulangan bencana.
Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan BPBD Lampung untuk berkoordinasi dengan daerah lain apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana di wilayah NTT.
“Pada intinya BPBD Lampung siap jika nanti dibutuhkan untuk mengirimkan relawan ke NTT. Tentu semuanya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pak Gubernur,” ujarnya.
Rudy menilai bencana gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi pengingat bagi seluruh daerah, termasuk Lampung, untuk tidak lengah terhadap potensi bencana.
Lampung sendiri memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan berada di kawasan yang memiliki potensi aktivitas kegempaan serta ancaman tsunami. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kemungkinan bencana.
“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” jelasnya.
Rudy meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Lampung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi gempa kuat maupun peringatan tsunami.
Menurutnya, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.
“Alhamdulillah, kita sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tetap tangguh dan mampu menghadapi musibah kapan pun datang,” katanya.
Rudy juga menyebut keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), termasuk dukungan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.
Menurutnya, informasi peringatan dini harus segera direspons dengan tindakan nyata, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.
“EWS dan informasi dari BMKG sangat membantu. Tetapi yang paling penting adalah masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika peringatan dini dikeluarkan,” ujarnya.
Di tengah musibah yang melanda NTT, Rudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.
“Atas nama BPBD dan Pemerintah Provinsi Lampung, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga para korban yang berada di lokasi segera mendapatkan bantuan, baik makanan maupun pengobatan dari pemerintah dan pihak terkait,” tuturnya.
Ia juga mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dan husnul khatimah. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkas Rudy. (Rls)

