Connect with us

Lampung Tengah

Bupati Musa Hadiri Acara Launching Desa Kerukunan Umat Beragama

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Lampung Tengah-
Bupati Musa Ahmad menghadiri Acara Launching Desa Kerukunan Umat Beragama dan Pelantikan Pengurus Cabang Dewan Masjid Indonesia Kecamatan Seputih Mataram, Bandar Mataram, dan Seputih Raman bertempat di Kampung Pajar Mataram, Senin (27/06/ 2022).

Selain Bupati Musa Ahmad turut hadir pula Ketua FKUB Lampung Tengah, Forkopimda, Camat serta Tokoh Agama.

Sementara itu Ketua FKUB Lampung Tengah H.Mutawalli mengatakan dibentuknya Desa Kerukunan Umat Beragama merupakan inisiatif dari Kepala Kampung dan Tokoh Agama juga Masyarakat. Dengan mengambil tema ” Membangun Solidaritas Tanpa Batas Antar Umat Beragama Menuju Lampung Tengah Berjaya”. Dengan dilaunchingnya Desa Kerukunan Umat Beragama pertama kali di Lampung Tengah di harapkan bisa menjadi desa yang baik dan menjadi contoh desa bertoleransi antar umat beragama di Lampung Tengah.

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mengapresiasi atas peluncuran Desa Kerukunan Umat Beragama di Lampung Tengah, karena kerukunan beragama adalah modal dasar demi suksesnya sebuah pembangunan. Kerukunan, kebersamaan dan toleransi adalah bukti wujud persatuan masyarakat Kabupaten Lampung Tengah, dan saya harapakan kampung Pajar mataram bisa menjadi Role Model tentang pentingnya toleransi terhadap sesama. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan

Published

on

Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.

“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar

Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.

“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.

Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading