Connect with us

Ruwajurai

Catat! Minggu, IKWI-PWI Bakal Adakan Jalan Sehat dan Senam Jantung

Published

on

Foto: istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung- Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Lampung akan menggelar jalan sehat dengan beragam hadiah senilai puluhan juta rupiah, Minggu, 31 Juli 2022. Kegiatan yang dipusatkan di Balai Wartawan Solfian Akhmad itu akan diawali dengan senam jantung yang akan dibuka oleh Ketua TP PKK Lampung Riana Sari Arinal.

Ketua IKWI Lampung Yenni Puspasari mengatakan, kegiatan jalan sehat itu merupakan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 61 IKWI.

“Pertama kita memberikan bantuan untuk penderita stunting. Dilanjutkan dengan kegiatan kedua berupa IKWI Award dan Diskusi Publik tentang pencegahan stunting. Jadi jalan sehat ini acara puncak,” kata Yenni, Jumat, 29 Juli 2022.

“Jadi sebelum jalan sehat, kita ada senam jantung. Insya Allah Ibu Riana juga akan hadir,” jelasnya.

Menurut dia, kegiatan jalan sehat itu akan diikuti oleh seluruh keluarga besar PWI Lampung bersama beberapa mitra dan tamu undangan.

“Memang jalan sehat ini hanya untuk keluarga besar PWI dan mitra. Termasuk PWI kabupaten/kota. Kita siapkan total kupon seribu lembar,” terangnya.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Desi Wahyuni menjelaskan, IKWI Lampung menyiapkan berbagai hadiah pada acara jalan sehat tersebut.

Seperti sepeda, hanphone, kulkas, televisi, rice cooker, mesin cuci, setrika, kompor gas, blender, voucher menginap di hotel dan uang tunai.

“Hadiah utamanya kita siapkan satu unit sepeda motor. Masih banyak lagi berbagai hadiah hiburan lainnya,” kata Desi.

Dia menjelaskan, kegiatan jalan sehat juga didukung PWI dan pemerintah kabupaten/kota, Polda, Bank Lampung, Beril, Daihatsu, Bank Eka, Alfamart.

Termasuk Hotel Novotel, Radisson, Horison, Bukti Randu, Emersia, Marcopolo dan Whiz Prime.

“Terima kasih untuk para sponsor yang telah mendukung menyukseskan acara ini. Mudah-mudahan acara kita bisa berjalan lancar,” terangnya. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ruwajurai

Dari Gereja untuk Kemanusiaan, GPIB Marturia Lampung Perkuat Ketangguhan Masyarakat

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, Satgas Pelayanan Bencana (Satgas PB) GPIB Jemaat Marturia Lampung menggelar Pelatihan Tanggap Bencana pada Sabtu (30/5/2026) di Saung Sekar dan Senin (1/6/2026) di Kolam Renang Unila dan penutupan kegiatan di Saung Sekar Bandar Lampung.

Mengusung tema “Siap, Peduli, Bertindak!”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen gereja dalam membangun jemaat yang peduli dan siap siaga terhadap sesama, serta siap memberikan pelayanan kemanusiaan saat terjadi bencana.

Pelatihan diikuti oleh anggota jemaat bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) kota Bandar lampung. Dalam pelatihan ini, peserta yang berjumlah 30 orang, mendapatkan pembekalan mengenai penanganan darurat, mitigasi risiko bencana, koordinasi bantuan kemanusiaan, hingga langkah-langkah penyelamatan dasar yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi krisis.

Kegiatan pelatihan dibuka oleh Ketua Majelis Jemaat GPIB Marturia Lampung ibu Pdt Deasy Elizabeth Watimena Kalalo. “Dengan pelatihan ini diharapkan peserta dapat memperoleh pemahaman dan pengetahuan yg luas dlm penanggulangan bencana, saling tolong menolong dlm situasi apapun baik antar jemaat maupun di tengah masyarakat serta menjadi Garda terdepan dlm menghadapi bencana” ungkapnya.

Disisi lain, Ketua panitia kegiatan sekaligus Ketua Satgas, Charles Case, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas jemaat agar mampu merespons bencana secara cepat, tepat, dan terorganisasi. Selain membekali peserta dengan pengetahuan teoritis, kegiatan juga diisi dengan simulasi penanganan bencana untuk memperkuat keterampilan di lapangan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan jemaat. Bencana dapat terjadi kapan saja, sehingga diperlukan sumber daya manusia yang siap, peduli, dan mampu bertindak dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mendukung pelayanan kemanusiaan serta membantu masyarakat saat menghadapi situasi darurat.

Melalui pelatihan tanggap bencana ini, GPIB Jemaat Marturia Lampung menegaskan perannya tidak hanya sebagai wadah pembinaan iman, tetapi juga sebagai komunitas yang aktif membangun ketangguhan masyarakat dan siap hadir memberikan pertolongan bagi sesama yang membutuhkan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading