Connect with us

Ruwajurai

Rehabilitasi Gedung Samsat Rajabasa Diprediksi Rampung Tepat Waktu

Published

on

Foto: proses rehabilitasi gedung Samsat Rajabasa terus berjalan

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Kegiatan rehabilitasi gedung Samsat Rajabasa diprediksi rampung tepat waktu. Hal tersebut diutarakan pelaksanaan proyek Mahbub, Sabtu (17/09/2022).

Menurut Mahbub sapaan akrabnya, rehabilitasi gedung Samsat Rajabasa ini progresnya sudah 75 persen, serta pihaknya optimis bakal rampung sesuai kontrak yang berlaku.

“Insya Allah akan selesai tepat waktu, sesuai kontrak kerja,” ucap Mahbub.

Mahbub merinci, rehabilitasi gedung Samsat Rajabasa ini dilakukan di luar dan dalam, mulai dari perbaikan atap dan plafon, pemasangan partisi, pengecatan gedung, serta pemasangan Aluminium Composite Panel (ACP) di sisi depan kantor.

“Prosesnya masih terus berjalan, pemasangan ACP di bagian depan kantor juga mulai dikerjakan. Prinsipnya dalam waktu dekat pekerjaan ini bakal rampung tepat waktu,” timpal Mahbub.

Mahbub menyebut, sejauh ini belum ada kendala yang berarti. Ia pun menegaskan pihaknya bakal maksimal dalam proses pengerjaan.

Perlu diketahui, proyek rehabilitasi gedung Samsat Rajabasa dikerjakan oleh CV. Athifa Kalya dengan nilai kontrak 1.362.982.000 yang Satkernya berada di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKPCK) Lampung. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ruwajurai

Srikandi PLN UID Lampung Bekali Perempuan Disabilitas Keterampilan Pemasaran Digital

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Srikandi PLN UID Lampung berkolaborasi dengan PLN Peduli menghadirkan program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” untuk mendorong kemandirian ekonomi perempuan penyandang disabilitas.

Program ini diikuti 20 perempuan yang tergabung dalam Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL). Para peserta mendapatkan pembekalan keterampilan kewirausahaan sebagai upaya mengembangkan potensi diri sekaligus membuka peluang usaha produktif.

Sebelumnya, peserta telah mengikuti pelatihan pembuatan produk kuliner, khususnya siomay dan dimsum. Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan materi pengemasan produk (product packaging), pemasaran digital (digital marketing), serta pembuatan konten promosi (content creation) yang dipandu instruktur dari Rumah BUMN Bandar Lampung.

Tak hanya memberikan pelatihan keterampilan, Srikandi PLN UID Lampung bersama Rumah BUMN Bandar Lampung juga memfasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi komunitas. Fasilitasi ini diharapkan dapat mendukung legalitas usaha serta mempersiapkan pengembangan bisnis yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Ketua Srikandi PLN UID Lampung, Dewi Rahmi Putri, mengatakan program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” merupakan wujud komitmen PLN dalam memperluas kesempatan bagi perempuan penyandang disabilitas untuk belajar, berkarya, dan mencapai kemandirian ekonomi.

Melalui program tersebut, PLN berharap peserta mampu meningkatkan keterampilan mengolah produk kuliner, memperbaiki kualitas kemasan, serta memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pemasaran.

“Setiap perempuan memiliki potensi untuk tumbuh dan berkarya, termasuk perempuan penyandang disabilitas. Kami berharap pembekalan ini dapat membuka peluang usaha, meningkatkan kemandirian, dan membantu peserta mewujudkan masa depan yang lebih baik,” ujar Dewi.

Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua Harian PKDL, Yunita Viriya. Ia mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungan dan kerja sama dalam mendorong pemberdayaan perempuan penyandang disabilitas di Bandar Lampung.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Srikandi PLN UID Lampung atas dukungan dan kerja samanya bersama PKDL. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkesinambungan dan tidak berhenti sampai di sini, sehingga semakin banyak perempuan penyandang disabilitas mendapatkan kesempatan untuk berkembang, mandiri, dan berdaya,” ungkap Yunita.

Program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan keterampilan serta pembukaan peluang usaha produktif.

Program ini juga mendukung SDG 10 tentang Pengurangan Ketimpangan dengan mendorong akses dan kesempatan yang lebih setara bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi.

Melalui program tersebut, PLN UID Lampung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemberdayaan yang inklusif, sekaligus mendorong perempuan penyandang disabilitas agar semakin mandiri, produktif, dan berdaya secara ekonomi.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading