Connect with us

Politik

Maknai Momentum Maulid Nabi, Giri Klaim Partai Gerindra Komitmen Perjuangkan Kemaslahatan Umat

Published

on

Foto: Sekertaris DPD Gerindra Lampung Ahmad Giri Akbar (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW yang diprediksi jatuh pada 12 Rabiul Awal 1444 Hijriyah, nampaknya tak ingin dilewatkan jajaran Ketua dan pengurus DPD Gerindra Lampung tanpa sesuatu yang bisa dimaknai.

Partai besutan Prabowo Subianto itu sepakat bakal menjadikan peristiwa kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai ajang memperkuat soliditas internal partai.

Sekertaris DPD Gerindra Lampung Ahmad Giri Akbar dalam siaran persnya mengatakan, kelahiran Nabi Muhammad sebagai sang suri tauladan, merupakan hal yang patut disyukuri oleh umat muslim tak terkecuali para kader dan simpatisan partai Gerindra Lampung.

Pada kesempatan yang sama, Giri menambahkan bahwa sudah sepatutnya momentum Maulid Nabi ini, dapat menjadi perekat soliditas di jajaran pengurus partai berlambang garuda. Pernyataan Giri bukan tanpa alasan dan sebab.

Menurutnya, banyak hal di kehidupan termasuk dalam semangat berpartai dapat mencontoh kegigihan dan perjuangan Rasulullah SAW dalam mensyiarkan Islam.

“Banyak yang bisa kita teladani dari Baginda Nabi Muhammad, seperti dalam konteks berpartai kita dapat menularkan kegigihan dan semangat perjuangan Rasulullah dalam syiar keagamaan bagi setiap umatnya,” ucap Giri, Rabu (05/10/2022).

Lebih lanjut Giri berharap, agar ke depan partai Gerindra dapat menjadi partai pemenang di pemilu 2024 mendatang.

Giri pun meyakini platform partai Gerindra sebagai partai nasional dan religius, sudah selaras dengan misi perjuangan keumatan yang tentunya memiliki tujuan baik bagi seluruh umat muslim di Indonesia.

“Saya berharap kedepan kami (Gerindra) dapat menjadi partai pemenang, karena platform partai kami Insya Allah, sudah senafas dengan cita-cita perjuangan. Serta saya juga meyakini bahwa partai Gerindra komitmen dalam memperjuangkan kemaslahatan umat,” tegas Giri.

Perlu diketahui, berdasarkan kalender nasional, Maulid Nabi Muhammad SAW sendiri bakal jatuh pada Jumat, 7 Oktober 2022. Di Indonesia sendiri perayaan kelahiran nabi Muhammad SAW lazim dirayakan setiap tahunnya dengan berbagai macam acara, seperti doa bersama, dzikir akbar, hingga tausiyah keagamaan. (Rls/Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.

Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.

Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.

Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

Facebook Comments Box
Continue Reading