Connect with us

Ruwajurai

Rapimnas PSMTI di Lampung, Persiapan Agenda Kegiatan 2023 Hingga 2024

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Sekretaris Umum (Sekkum) Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Pusat, Raymond Ardan Arfandy mengatakan, Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang dilaksanakan pada hari ini, di Hotel Radisson, Kota Bandar Lampung bertujuan untuk mengambil poin-poin kesepakatan, maupun putusan-putusan PSMTI dalam rangka penyelenggaraan kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2023 maupun tahun 2024 yang akan datang.

“Jadi pertama-tama kita ucapkan terimakasih kepada PSMTI Lampung dibawah kepemimpinan Bapak Cristian Chandra yang telah menyiapkan tempat, untuk kita bertemu dalam kegiatan Rapimnas ini. Kita hari ini rapimnas dengan tujuan untuk mempersiapkan penyelenggaraan HUT PSMTI ke-25 yang jatuh pada bulan September 2023. Juga kita mempersiapkan untuk pelaksanaan rakernas PSMTI tanggal 25 Mei 2023 di Banjarmasin,” ungkapnya saat diwawancarai awak media, Senin (6/3/2023).

Lebih lanjut, Rapimnas yang diselenggarakan sekaligus mengagendakan untuk mengadakan Musyawarah Luar Biasa (Muslub) untuk menyempurnakan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) untuk menjadi lebih baik.

“Dalam kegiatan hari ini juga, kita membahas internal untuk keputusan bersama seluruh anggota terkait penyelenggaraan tersebut. Kunjungan ke Lampung ini sudah ketiga kali, dan Lampung ini punya arti buat saya terkhusus keramahtamahan Pemerintah Provinsi Lampung dan juga teman-teman PSMTI Lampung. Kita akan kembali ke Lampung,” jelasnya.

Sekretaris Umum PSMTI Raymond Ardan Arfandy juga menyampaikan harapannya, agar PSMTI tetap jaga kesolidan, kebersamaan, dan terus menanam perbuatan baik dimana pun, dan kapan pun.

Sementara itu, Ketua PSMTI Lampung, Cristian Chandra menyampaikan rasa terimakasih telah diberikan kepercayaan dari PSMTI Pusat untuk menyelenggarakan kegiatan Rapimnas pada hari ini.

“Sehingga, Rapimnas ini mendapatkan poin-poin yang bisa diputuskan untuk penyelenggaraan Rakernas di Banjarmasin. Saya juga mengapresiasi, kepada pemerintah Provinsi Lampung yang sudah mendukung program-program kami selama ini,” pungkas Cristian Chandra. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ruwajurai

Srikandi PLN UID Lampung Bekali Perempuan Disabilitas Keterampilan Pemasaran Digital

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Srikandi PLN UID Lampung berkolaborasi dengan PLN Peduli menghadirkan program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” untuk mendorong kemandirian ekonomi perempuan penyandang disabilitas.

Program ini diikuti 20 perempuan yang tergabung dalam Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL). Para peserta mendapatkan pembekalan keterampilan kewirausahaan sebagai upaya mengembangkan potensi diri sekaligus membuka peluang usaha produktif.

Sebelumnya, peserta telah mengikuti pelatihan pembuatan produk kuliner, khususnya siomay dan dimsum. Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan materi pengemasan produk (product packaging), pemasaran digital (digital marketing), serta pembuatan konten promosi (content creation) yang dipandu instruktur dari Rumah BUMN Bandar Lampung.

Tak hanya memberikan pelatihan keterampilan, Srikandi PLN UID Lampung bersama Rumah BUMN Bandar Lampung juga memfasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi komunitas. Fasilitasi ini diharapkan dapat mendukung legalitas usaha serta mempersiapkan pengembangan bisnis yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Ketua Srikandi PLN UID Lampung, Dewi Rahmi Putri, mengatakan program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” merupakan wujud komitmen PLN dalam memperluas kesempatan bagi perempuan penyandang disabilitas untuk belajar, berkarya, dan mencapai kemandirian ekonomi.

Melalui program tersebut, PLN berharap peserta mampu meningkatkan keterampilan mengolah produk kuliner, memperbaiki kualitas kemasan, serta memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pemasaran.

“Setiap perempuan memiliki potensi untuk tumbuh dan berkarya, termasuk perempuan penyandang disabilitas. Kami berharap pembekalan ini dapat membuka peluang usaha, meningkatkan kemandirian, dan membantu peserta mewujudkan masa depan yang lebih baik,” ujar Dewi.

Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua Harian PKDL, Yunita Viriya. Ia mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungan dan kerja sama dalam mendorong pemberdayaan perempuan penyandang disabilitas di Bandar Lampung.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Srikandi PLN UID Lampung atas dukungan dan kerja samanya bersama PKDL. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkesinambungan dan tidak berhenti sampai di sini, sehingga semakin banyak perempuan penyandang disabilitas mendapatkan kesempatan untuk berkembang, mandiri, dan berdaya,” ungkap Yunita.

Program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan keterampilan serta pembukaan peluang usaha produktif.

Program ini juga mendukung SDG 10 tentang Pengurangan Ketimpangan dengan mendorong akses dan kesempatan yang lebih setara bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi.

Melalui program tersebut, PLN UID Lampung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemberdayaan yang inklusif, sekaligus mendorong perempuan penyandang disabilitas agar semakin mandiri, produktif, dan berdaya secara ekonomi.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading