Connect with us

Bandar Lampung

Eva Dwiana Melakukan Gerebek Sungai Dalam Normalisasi Aliran Sungai

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung Eva Dwiana terus melakukan gerebek sungai dalam rangka normalisasi aliran sungai rawan banjir di daerah Kecamatan Tanjung Senang dan Tanjung Karang Pusat (TKP) Kecamatan Kaliawi. Kamis (29/4/2021).

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, meninjau langsung pelaksanaan pembersihan sungai dari endapan dan juga sampah yang dilakukan oleh masyarakat setempat.

Walikota Eva Dwiana meminta kepada masyarakat kota bandar lampung agar tidak membuang sampah ke sungai. Sehingga diharapkan tidak terjadi penumpukan sampah di aliran sungai yang menyebabkan banjir.

“Ibu-ibu jangan buang sampah iya di kali ini, kalau mau buang sampah taro di ditempat sampah dan nanti ada yang ngambil sampah didepan rumah masing-masing, jangan sampai banjir kalau banjir nanti menyalahkan Pemkot yang tidak peduli dengan masyarakatnya”. Ucap Bunda Eva Sapaannya.

Eva Dwiana menambahkan, “Saya minta kepada Camat, lurah dan RT nya agar bisa mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai/kali tersebut, jangan sampai banjir terjadi, jangan sampai penumpukan sampah di sungai/kali yang membuat air tidak bisa jalan dan menyebabkan banjir”. Terangnya.

“Siapalagi yang menjaga sungai/kali ini kalau bukan ibu-ibu, bapak-bapak masyarakat disini, cintai sungai/kali ini agar bersih dan tidak bau dari sampah”. Pungkasnya. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Eva Dwiana Tinjau Perbaikan Jalan dan Drainase di Bandar Lampung

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus membenahi infrastruktur dan fasilitas umum, mulai dari perbaikan jalan, drainase, hingga penataan trotoar di sejumlah kecamatan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung meninjau sejumlah titik pekerjaan infrastruktur guna memastikan pelaksanaan perbaikan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Peningkatan jalan menggunakan metode perkerasan kaku atau rigid pavement dilakukan di sejumlah ruas, di antaranya Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa dan Jalan Batu Suluh di Kecamatan Sukabumi; Jalan Pulau Pisang dan Jalan Letkol Endro Suratmin di Kecamatan Sukarame; serta Jalan Ratu Dibalau dan Jalan R.A. Basyid di Kecamatan Tanjung Senang.

Pekerjaan serupa juga mencakup Jalan Wala Utama Lanjutan dan Jalan Pulau Singkep di Kecamatan Sukabumi.

Selain perbaikan jalan, Pemkot Bandar Lampung melakukan penataan trotoar di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, dan Jalan Sultan Agung, Kecamatan Way Halim. Penataan juga dilakukan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan H. Juanda, hingga Jalan Dr. Susilo, serta revitalisasi Jalan Pangeran Diponegoro di Kecamatan Teluk Betung Utara.

Eva Dwiana mengatakan, perbaikan jalan dan drainase terus dilakukan di sejumlah wilayah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan.

“Saat ini Pemerintah Kota Bandar Lampung sedang aktif melakukan perbaikan jalan dan drainase di sejumlah titik yang tersebar di Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.

Menurut dia, pembenahan tersebut meliputi sejumlah ruas jalan dan trotoar di berbagai kecamatan, termasuk Sukabumi, Sukarame, Tanjung Senang, Way Halim, dan Tanjung Karang Pusat.

Perbaikan drainase juga menjadi bagian penting dari upaya pembenahan infrastruktur. Saluran air yang berfungsi dengan baik diharapkan dapat memperlancar aliran air hujan dan mengurangi risiko genangan di kawasan perkotaan.

Pemkot Bandar Lampung mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi lokasi proyek karena aktivitas pengerjaan berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas.

Pemerintah kota berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaat perbaikan infrastruktur tersebut dapat segera dirasakan masyarakat. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading