Connect with us

DPRD

Soal jalan Ryacudu, Budi Yuhanda Dorong Pemangku Kepentingan Duduk Bareng

Published

on

Foto: anggota Komisi IV DPRD Lampung Budi Yuhanda

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Jalan Ryacudu yang sampai saat persoalannya belum kunjung selesai. Jika ditotal puluhan miliar APBD telah dikucurkan untuk memperbaiki jalan milik Provinsi Lampung tersebut, namun fakta di lapangan, jalan tersebut belum mulus seratus persen seperti yang diharapkan para pengguna jalan yang melintas.

Rupanya, sumber masalah yang mengakibatkan jalan Ryacudu sering rusak adalah belum adanya drainase atau pembuangan air yang terintergrasi. Sehingga ketika hujan turun, sebagian air naik ke badan jalan.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi IV DPRD Budi Yuhanda menyarankan pemangku kepentingan duduk bersama. Ia meminta ada poin yang dihasilkan sehingga persoalan jalan Ryacudu ini dapat menghasilkan titik terang.

“Sebagian besar jalan Ryacudu itu kan tidak ada daerah resapan dan aliran airnya. Makanya Pemprov Lampung dan Pemkot Bandarlampung harus berkerja sama untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut,” kata Budi, Selasa (27/04/2021).

Politisi NasDem Lampung ini menilai, anggaran 18,5 miliar dinilai tidak cukup untuk membuat jalan Ryacudu mulus seratus persen. Karena harus dirigid beton. Tapi minimal memperbaiki yang parah terlebih dahulu, karena ini akses utama menuju dan keluar Lampung melalui Kota Bandarlampung.

“Jalan Ryacudu ini menjadi cerminan wajah Provinsi Lampung untuk Ibukotanya. Sehingga Pemkot dan Pemprov harus sama-sama bergerak. Jadi jangan hanya sekedar memperbaiki jalan saja, tapi atasi penyebabnya dulu, baru diperbaiki, ini dilakukan supaya efisien dan efektif dalam penggunaan anggaran,” pungkasnya. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Mukhlis Basri Sarankan Pemangku Kebijakan Kembali Duduk Bersama Tangani Banjir di Bandarlampung

Published

on

Foto: Ketua Komisi IV DPRD Lampung Mukhlis Basri

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai petir yang mengguyur Kota Bandarlampung beberapa waktu lalu, mengakibatkan banjir luapan di sejumlah titik permukiman warga.

Fenomena tersebut selalu berulang dan tentunya jika belum ditangani secara serius maka akan mengakibatkan kerugian bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Lampung Mukhlis Basri menyarankan para pemangku kebijakan untuk kembali duduk bersama untuk mencari solusi dan dapat segera mengeksekusi hasil dalam mengatasi persoalan banjir yang terus berulang.

“Tentunya harus meninggalkan ego masing-masing, Kepala Daerah baik di tingkat Provinsi dan Kota harus kembali duduk bersama untuk mengatasi persoalan banjir ini,” kata Udo Mukhlis sapaan akrabnya, Kamis (16/04/2026).

Mukhlis mengatakan, solusi yang paling ideal saat ini adalah memperbanyak titik-titik serapan air. Seperti membangun embung besar sebagai upaya menampung debit air hujan yang turun dengan intensitas tinggi.

“Tentunya ini bisa jadi pertimbangan bagi pemangku kebijakan untuk segera merencanakan pembangunan daerah serapan air. Walaupun memang harus ada pertimbangan seperti di anggaran dan lokasi yang akan dibangun. Nah di sini pentingnya para kepala daerah duduk bersama untuk mencari titik terangnya,” ujar Mukhlis.

Mukhlis juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat hujan turun. Ia juga menyarankan kepada masyarakat supaya jangan membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

“Tetap waspada dan berhati-hati saat hujan deras turun, serta jangan membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan,” ucapnya. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading