Connect with us

DPRD

Soal Dugaan Korupsi Dana BLUD RSUDAM, Dewan: Usut Sampai ke Akarnya

Published

on

Foto: Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Lampung Apriliati

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Fraksi PDI-Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung meminta kasus kerugian Daerah, akibat dugaan korupsi dana BLUD di rumah sakit Abdul Muluk (RSUDAM) senilai Rp.2.6 milyar diungkap secara terang benderang sampai ke akar – akarnya. Hal tersebut diutarakan Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Provinsi Lampung Apriliati.

Ia mengatakan bahwa pengusutan kasus adanya kerugian daerah di rumah sakit Abdul Muluk senilai Rp2.6 milyar, pihaknya berharap tidak berhenti sampai di oknum Kasubag Keuangan Fentimala.

“Karena saat ini, yang telah dibebankan hanya Kasubag Keuangan saja yakni Fentimala. Walaupun dikembalikan oknum itu baru 100 juta saja, menurut informasi yang beredar,” kata Apriliati saat di wawancara awak media, Senin (03/05/2021).

Maka dari itu, sambung April, proses hukum harus terus berjalan, karena ini menyangkut uang rakyat jangan sampai berhenti sampai di situ. Terus dikembangkan.

“Kita sepakat di atas Kasubag Keuangan Fentimala tersebut ada atasannya ketika itu. Dan yang pasti mereka terindikasi terlibat, maka pengembangan harus terus dilakukan,” paparnya.

Menurut April, pengembangan kasus tersebut harus diungkap secara terang benderang, sebagai upaya memberikan efek jera kepada oknum-oknum yang dengan sengaja ingin memperkaya diri sendiri, dengan kegiatan yang berpotensi merugikan Negara.

“Untuk itu, Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Lampung dengan tegas meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk terus mengembangkan kasus tersebut. Ini sebagai bentuk efek jera, dan komitmen kita dalam memberantas korupsi di Lampung,” pungkasnya. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Ahmad Giri Hadiri HPN di Banten, Tegaskan Pers Mitra Strategis Pembangunan

Published

on

Alteripost Banten – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menghadiri rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar di Provinsi Banten. Kehadiran Ahmad Giri menjadi bentuk dukungan DPRD Lampung terhadap peran strategis pers dalam pembangunan daerah dan penguatan demokrasi. Banten (9/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Giri menegaskan bahwa pers memiliki posisi penting sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, pers yang profesional dan berimbang berkontribusi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan serta mendorong partisipasi publik.

“Pers adalah mitra strategis pemerintah dan lembaga legislatif. Melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang, masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar sekaligus menjadi sarana kontrol sosial,” ujar Ahmad Giri di sela kegiatan HPN.

Ia juga mengapresiasi insan pers yang terus menjaga independensi dan etika jurnalistik di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat. Ahmad Giri berharap momentum HPN menjadi penguat kolaborasi antara pers dan pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Peringatan Hari Pers Nasional di Banten dihadiri insan pers dari berbagai daerah di Indonesia serta diisi dengan sejumlah agenda, mulai dari seminar, diskusi media, hingga kegiatan kebudayaan yang mempererat solidaritas antarjurnalis.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading