Kota Metro
Wali Kota Wahdi Kunjungi Ibunda Letkol Heri Oktavian
Alteripost.co, Metro-
Pada saat bulan suci ramadhan, Wali Kota Metro Wahdi mengunjungi ibunda Letnan Kolonel (Letkol) Laut Anumerta Heri Oktavian, yang berada di bilangan 15B Timur Imopuro Kecamatan Metro Pusat. Wali Kota Metro dr. H. Wahdi, Sp.OG(K), disambut oleh orangtua dan segenap keluarga di kediaman.
“Sengaja sore ini saya mengunjungi ibunda tercinta dari Kolonel Laut (Anumerta) Heri Oktavian, Komandan KRI Nanggala 402. Almarhum juga merupakan adik kelas saya di SMA MUHI Yogyakarta,” ungkap Wahdi.
Wahdi mengatakan, menurut cerita ibunda, almarhum merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara yang sangat rajin membantu membersihkan rumah saat pulang kampung ke Metro Lampung.
“Kata ibunda, beliau sangat teliti dalam bekerja. Sayang dengan keluarganya istri dan 2 orang anaknya yg berusia 10 tahun dan 4 tahun. Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya,” terangnya.
“Secara pribadi saya sebagai kakak kelas saat di SMA MUHI Yogyakarta merasa bangga atas perjuangannya. Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan keluarga yg ditinggalkan sabar serta selalu mendoakan almarhum, Al-fatihah,” tutur Wahdi.
Dalam kesempatan tersebut, Wahdi memimpin do’a agar almarhum diterima di sisi Allah SWT. Doa bersama ibunda serta keluarga di kediaman mendiang. (*)
Ekonomi dan Bisnis
OJK dan Pemkot Metro Edukasi ASN soal Investasi Legal dan Bahaya Keuangan Digital
Alteripost Metro – Dalam upaya memperluas edukasi keuangan kepada kelompok strategis, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Kota Metro melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan PT Phintraco Sekuritas menggelar kegiatan Product Matching dan Edukasi Pasar Modal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Metro.
Kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan pemahaman terhadap investasi legal sekaligus memperkuat perlindungan ASN dari risiko keuangan digital yang semakin kompleks.
Fokus kegiatan diarahkan pada penguatan kapasitas ASN sebagai agen literasi keuangan, baik di lingkungan kerja maupun masyarakat. Selain menerima materi edukatif, peserta juga mendapatkan kesempatan praktik langsung melalui pembukaan rekening efek sebagai bentuk implementasi inklusi keuangan di sektor pasar modal.
Materi dari OJK menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap produk keuangan ilegal seperti pinjaman online (pinjol) ilegal, investasi bodong, hingga praktik judi online berkedok aplikasi. ASN dinilai sebagai kelompok yang cukup rentan terhadap modus-modus keuangan ilegal di tengah meningkatnya aktivitas digital.
Sementara itu, BEI dan Phintraco Sekuritas menyampaikan materi teknis mengenai investasi pasar modal, mulai dari pengenalan instrumen saham, mekanisme transaksi, pemanfaatan teknologi, hingga dasar-dasar manajemen risiko bagi investor pemula.
Sebagai wujud nyata inklusi keuangan, sejumlah ASN Pemkot Metro langsung membuka rekening efek yang difasilitasi oleh Phintraco Sekuritas. Ini menjadi tonggak awal dalam membudayakan investasi yang sehat dan legal di kalangan ASN.
Kepala Kantor OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, melalui sambutan yang dibacakan oleh Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Lampung, Nurwanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan literasi di sektor pasar modal, yang secara nasional masih tergolong rendah.
“Diharapkan ASN tidak hanya memiliki akses terhadap produk keuangan, tetapi juga memahami penggunaannya secara cerdas, mengenali risikonya, dan memilih produk yang resmi serta diawasi,” ujar Nurwanto.
Apresiasi juga disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Metro, Ir. Yeri Ehwan, M.T., yang menilai kegiatan ini relevan untuk membangun kemandirian finansial ASN dan menumbuhkan budaya investasi yang sehat.
“Kegiatan ini memperkuat kapasitas ASN dalam memahami risiko keuangan digital serta mengenal investasi legal seperti saham. Ini bagian dari pembinaan agar ASN lebih cerdas dan tanggap terhadap isu ekonomi,” ungkap Yeri.
Melalui kolaborasi OJK, BEI, Phintraco Sekuritas, dan Pemkot Metro, kegiatan ini diharapkan menjadi model literasi keuangan yang efektif, menjadikan ASN sebagai motor perubahan dalam perilaku keuangan di lingkungan kerja dan masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, ASN diharapkan mampu terhindar dari jebakan investasi ilegal dan turut aktif dalam mendukung pengembangan pasar keuangan nasional yang inklusif.(*)

