Connect with us

DPRD

Aprilliati: Pancasila Sudah Final dan Nilai-nilainya Harus Kita Terapkan

Published

on

Foto: Apriliati saat melangsungkan kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Bertempat di Kelurahan Sukarame II, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandarlampung. Anggota DPRD Provinsi Lampung Aprilliati, S.H, M.H menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Minggu (30/05/2021).

Dalam kesempatan tersebut dihadiri oleh Lurah Sukarame II, Babinsa, Babinkamtibmas, tokoh adat dan tokoh masyarakat, Dr. Zulkarnain Ridwan dosen fakultas hukum Unila sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Bapemperda DPRD Lampung tersebut mengatakan bahwa Generasi muda bangsa penting untuk memahami ideologi Pancasila supaya dapat mengingatkan kembali perjuangan dalam menjaga, melindungi, dan menyatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan latar belakang suku, ras, agama dan budaya yang berbeda-beda namun tetap satu jua.

Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Lampung tersebut menambahkan, Pancasila sebagai dasar Negara sudah final. Sehingga pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu menerapkan Nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila sebagai Ideologi Bangsa sudah final. Maka dari itu mari kita terapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ajaknya.

Perlu diketahui, dalam berjalannya kegiatan tersebut tetap menerapkan anjuran Protokol Kesehatan (Prokes) dari Pemerintah. Seperti menjaga jarak dan menggunakan masker. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Lampung Menuju Provinsi Hijau, DPRD Dukung Transformasi Transportasi Taksi Listrik

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Provinsi Lampung dalam mentransformasikan transportasi publik melalui kehadiran layanan taksi listrik ramah lingkungan di wilayah Bandar Lampung dan kawasan aglomerasinya.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Naldi Rinara, mengatakan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah strategis dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah, membuka lapangan kerja baru, menekan angka pengangguran, serta mewujudkan Provinsi Lampung sebagai daerah yang ramah lingkungan.

Namun demikian, DPRD Lampung menegaskan bahwa implementasi kebijakan tersebut harus sejalan dengan regulasi yang jelas, komprehensif, dan berkelanjutan. Hal ini menjadi penting mengingat Provinsi Lampung diproyeksikan menjadi role model sebagai provinsi pertama di Pulau Sumatera yang menerapkan kebijakan transportasi publik berbasis kendaraan listrik.

“Regulasi yang mengatur secara menyeluruh sangat diperlukan agar masyarakat benar-benar dapat merasakan dan menikmati dampak dari kebijakan transformasi transportasi publik ini,” ujar Naldi, Rabu (14/1).

DPRD Provinsi Lampung, lanjut Naldi, siap menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran guna memastikan kebijakan taksi listrik berjalan sesuai dengan ketentuan hukum serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Lampung.

Diketahui Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan peluncuran layanan taksi listrik pada Ramadan 2026 sebagai bagian dari upaya modernisasi transportasi publik dan pengendalian polusi udara di wilayah perkotaan.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan menyiapkan ekosistem pendukung, termasuk pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) melalui kolaborasi dengan PLN dan pihak swasta. Saat ini, tercatat sekitar 44 unit SPKLU di Lampung dan ditargetkan meningkat menjadi 101 unit pada periode 2028–2029.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung memastikan pengemudi taksi listrik berasal dari masyarakat lokal, dengan keterlibatan pengemudi perempuan minimal 30 persen. Pemerintah daerah juga membuka peluang kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar manfaat ekonomi dari kebijakan ini dapat dirasakan langsung oleh daerah.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading