Connect with us

DPRD

Elly Wahyuni Tegaskan Tidak Ada Ruang Bagi Paham Radikal di Indonesia

Published

on

Foto: Elly Wahyuni saat melangsungkan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

 

Alteripost.co, Pringsewu-
Anggota DPRD Provinsi Lampung Elly Wahyuni melangsungkan giat sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Desa Keputren, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Minggu (30/05/2021).

Dalam sambutannya, Wakil Ketua I DPRD Lampung tersebut mengatakan bahwa ideologi Pancasila sebagai dasar Negara adalah sudah final. Sehingga atas hal tersebut maka tidak ada ruang bagi paham radikal di Indonesia.

“Saya tegaskan bahwa tidak ada lagi ruang bagi paham radikal di Indonesia, Pancasila sebagai Ideologi Bangsa sudah final,” tegas Elly.

Ketua PIRA Provinsi Lampung tersebut menambahkan, banyaknya paham-paham radikal yang tengah berupaya merongrong kedaulatan Pancasila mesti diwaspadai dan diantisipasi.

Menurutnya, dengan selalu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, maka itu adalah langkah efektif dalam menangkal paham radikal yang tengah berupaya berkembang.

“Jadi paham radikal yang tengah berupaya berkembang ini mesti kita waspadai dan antisipasi. Salah satu langkah efektif adalah selalu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Elly pun kembali berpesan kepada seluruh elemen masyarakat khususnya di Pringsewu, untuk selalu menjaga kesatuan dan persatuan demi memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tercinta.

“Mari kita terus bersatu dan berkomitmen, agar selalu menjaga kesatuan dan persatuan demi memperkuat NKRI,” pungkasnya. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Antisipasi Adanya Kecurangan di PPDP, Komisi V DPRD Lampung Bakal Panggil Sejumlah Instansi

Published

on

Foto: Sekertaris Komisi V DPRD Lampung Mikdar Ilyas (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung melakukan langkah cepat untuk mengantisipasi polemik carut marut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2024/2025. Salah satu upayanya dengan memanggil pihak terkait untuk mengantisipasi polemik carut marut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2024/2025.

Setidaknya tiga pihak yang akan dipanggil DPRD Provinsi Lampung dan akan diagendakan untuk rapat dengar pendapat (RDP) pada Kamis, 20 Juni 2024.

“Kita akan panggil Disdikbud Lampung, Ombudsman, dan MKKS untuk membahas budaya carut marut PPDB ini,” kata Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, Rabu (19/06/2024).

PPDB SMA/SMK se-provinsi Lampung ini baru dibuka pada hari ini, Rabu 19 Juni 2024. Namun baru satu jalur yang dibuka, yaitu jalur afirmasi.

Sementara tiga jalur lainnya yakni zonasi, prestasi dan perpindahan orang tua akan dibuka pendaftaran pada 21 Juni 2024 mendatang.

Lebih lanjut Mikdar mengatakan RDP ini dimaksudkan agar segala keluhan masyarakat selama pelaksanaan PPDB bisa teratasi.

“Terutama persoalan syarat kartu keluarga (KK) peserta PPDB yang harus sinkron dengan nama kepala keluarga, akta dan ijazah. Artinya kan sudah tidak bisa lagi istilah nebeng KK,” lanjutnya.

Untuk itu, dalam menerapkan aturan tersebut haruslah dilakukan secara tegas. Dan dapat menindak ketika ditemui adanya oknum yang melakukan kecurangan.

“Apalagi kan Disdik sudah berjanji. Ketika, masih ada permainan nebeng KK, sistem akan menolak secara otomatis, dan jika ada oknum Pegawai yang melakukan itu, siap diberhentikan,” tegas Mikdar.

Dia menegaskan semua pihak harus mengawal pelaksanaan PPDB SMA/SMK di Provinsi Lampung agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading