Connect with us

DPRD

Yusirwan Siap Tampung Keluhan Wali Murid Terkait Persoalan PPDB Online

Published

on

Foto: anggota Komisi V DPRD Lampung Yusirwan

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Anggota Komisi V DPRD Lampung Yusirwan menyatakan, pihaknya secara pribadi siap dijadikan ruang pengaduan bagi wali murid yang memang, memiliki persoalan selama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online.

Dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, melalui sistem online harus didukung. Namun perlu diingat juga bahwa semua pihak juga untuk mengawasinya.

“Artinya jika ada pihak-pihak masyarakat yang merasa dirugikan diarahkan untuk melapor ke komisi V DPRD Lampung, khususnya bisa langsung ke saya dengan menghubungi langsung ke nomor pribadi yaitu +62 811-794-191,” ucap dia, saat dimintai keterangan, Selasa (29/6/2021).

Politisi PAN tersebut menjelaskan, Komisi V ingin antara teori dengan prakteknya di lapangan memang benar-benar sejalan, tidak ada yang dalam hal ini dirugikan.

“Apapun bentuk laporannya asalkan itu bisa dibuktikan dengan bukti yang bisa dipertanggungjawabkan, pasti kami langsung sikapi dan tindaklanjuti,” tegas dia.

Karena dengan penerimaan siswa baru melalui online di masa Pandemi saat ini, hal demikian adalah merupakan yang tepat dan baik. Lanjutnya, uanya saja perlu pengawasan dari masyarakat dan semua pihak, termasuk unsur Legislatif.

Menurut keterangan dari kepala Dinas Pendidikan Provinsi, jelasnya, bahwa sekolah itu tidak ada kelas tambahan.

“Jadi misalnya kuota sekolah itu 200 siswa ya segitu tidak bisa nambah kelas baru lagi. Karena jangan sampai ini ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang bermain,” ujar dia.

Ia juga meminta, sekolah maupun dinas pendidikan setempat harus transparan dalam penerimaan siswa baru tersebut, supaya tidak ada yang saling mencurigai.

“Sehingga sekolah swasta juga tidak kekurangan murid, karena sekolah Negeri menerima dengan kapasitas terbatas,” tandasnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.

Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.

Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.

“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.

Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.

“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.

Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading