Politik
Usai Kantongi SK Sebagai Ketua DPW PPP Lampung, Supriyanto Bakal Perkuat Internal Partai
Alteripost.co, Bandarlampung-
Supriyanto akhirnya membenarkan kabar terkait jabatannya sebagai Ketua DPW PPP Lampung Periode 2021-2026 menggantikan Dewi Arimbi, yang sebenarnya terpilih saat Musyawarah Wilayah 3 Juni lalu.
“Betul, SK sebagai Ketua DPW PPP Lampung sudah saya terima,” kata dia, Senin (12/7/2021).
Berdasarkan SK DPP Nomor 0019/SK/DPP/W/VI/2021 Tentang Pengesahan Susunan Kepengurusan DPW PPP Lampung, tertanggal 30 Juni 2021, Supriyanto didampingi Sekretaris Untung yang merupakan Anggota DPRD Mesuji.
Sebagai Ketua DPW PPP Lampung yang baru, Supriyanto mengatakan bahwa bakal melakukan pendekatan dengan berbagai pihak untuk bersilaturahmi.
Seperti, menggelar audiensi bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Kesbangpol, Kapolda, Komisi Pemilihan Umum serta Badan Pengawas Pemilu.
Selain itu, anggota DPRD Lampung tersebut juga bakal melakukan konsolidasi ke masing-masing DPC PPP Kabupaten dan Kota, guna memperkuat internal partai agar siap menyongsong pesta demokrasi ke depan.
“Ya, kita juga akan memperkuat internal partai dahulu, untuk menyongsong pesta demokrasi, jadi benar-benar kita persiapkan dari awal agar PPP di Lampung ini kembali meraih kejayaannya lagi,” ucapnya.
Dari informasi berhasil dihimpun, Inilah Susunan Kepengurusan DPW PPP Lampung:
Pimpinan Majelis Pakar
Ketua : Muhar Gusti
Wakil Ketua : Tamsil, Rahmad Gunawan dan Letkol. Ruslan
Sekretaris : Drs. Gogor Siguntang,
Wakil Sekretaris : Imam Santoso, M. Irsan HB dan Ibnu Hajar
Pimpinan Majelis Pertimbangan
Ketua : Hasanusi, BBa
Ketua : Nial M. Zen
Wakil Ketua : Hizrah Rahmat dan Yusnaini Maramis,
Sekretaris : Ir. Johan Arifin
Wakil Sekretaris : H. Jukman Efendi, Asep Brainzuki dan H Nazarudin Kadir
Pimpinan Majelis Syariah
Ketua : KH. Imam Suhadi
Wakil Ketua : Junaidi Syamsuri, Yurita Sirya, dan Muhammad Zahid
Sekretaris : Hi. Johan Pahlawan
Wakil Sekretaris : Adriany Marsauli Nainggolan, Chairul Anwar Satar, dan Khilil Anwar.
Dewan Pengurus Harian
Ketua : Supriyanto
Sekretaris : Untung Supriyadi
Wakil Sekretaris : Nopriyan dan Imanto
Bendahara : Ardi Fernanda
Wakil Bendahara : Hijriyah Wulandari dan Heti Ramda Febriani,
Wakil Ketua Bidang Fungsional
Bidang OKK 1 : Abdullah Muhammad Alamsjah
Bidang OKK 2 : Muhammad Niswadi
Bidang OKK 3 : Ahzan Romadona
Bidang Pengelolaan Aset Partai : Zeldayati
Bidang Data dan Digital : Hesti Astrida
Bidang Informasi dan Komunikasi : Rahmatullah
Wakil Ketua Bidang Isu Strategi
Bidang Dakwah dan Pengembangan Pesantren : KH. Muslih Za in
Bidang Kesehatan dan Sosial : dr. Aldo Aprizo
Bidang Perempuan dan Anak : Risna Elisan
Bidang Pemuda dan Mahasiswa : Deri Febogi
Bidang Media Sosial : Nurhayati Wirda
Bidang Advokasi dan Hukum : Nurul Hidayah
Bidang Lingkungan dan Penanggulangan Bencana: Yushardi Malay
Bidang Pendidikan dan Kebudayaan : Eka Merianty
Bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif : A. K. Yohanson
Bidang Promosi dan Iklan : Adhitya Saputra
Wakil Ketua Dapil
Bidang Pemenangan Dapil 1 : Ir. Jamhari Hadipurwanta
Bidang Pemenangan Dapil 2 : Ir. Zendra Usmandri
Bidang Pemenangan Dapil 3 : Mukhlisin
Bidang Pemenangan Dapil 4 : Novi Ismailiana
Bidang Pemenangan Dapil 5 : Maha Ratu
Bidang Pemenangan Dapil 6 : Eko Tristiyanto
Bidang Pemenangan Dapil 7 : Ahmad Hanafi
Bidang Pemenangan Dapil 8 : Imelda Soldalia. (*)
Politik
Belum Ada SK, Rycko Menoza Dorong Pelantikan Pengurus Golkar Bandar Lampung
Alteripost Bandar Lampung – Pelantikan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung masih menjadi tanda tanya setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar pada Senin (21/9/2026).
Persoalan tersebut mencuat setelah adanya perbedaan informasi mengenai proses penyusunan kepengurusan pasca-Musda. Ketua terpilih Rycko Menoza kemudian menggelar konferensi pers pada Selasa (22/9/2026) untuk memberikan penjelasan terkait kondisi tersebut.
Rycko Menoza mengatakan, setelah dirinya ditetapkan sebagai ketua terpilih, proses penyusunan kepengurusan seharusnya dilakukan melalui tim formatur yang telah dibentuk dalam Musda.
Menurutnya, tim formatur memiliki peran penting dalam membahas dan menyepakati komposisi kepengurusan sebelum ditetapkan secara resmi.
Namun, Rycko mengaku mendapatkan informasi bahwa tim formatur belum melakukan rapat untuk membahas susunan kepengurusan secara bersama-sama. Di sisi lain, secara tiba-tiba muncul susunan kepengurusan yang beredar.
“Dari tim formatur sendiri menyampaikan bahwa mereka belum mengadakan rapat apa pun. Tetapi tiba-tiba sudah ada susunan kepengurusan. Ini yang kemudian menjadi pertanyaan bagi kami,” ujar Rycko Menoza dalam konferensi pers, Selasa (22/9/2026).
Menurut Rycko, kondisi tersebut perlu segera diperjelas agar tidak menimbulkan kebingungan di internal Partai Golkar Kota Bandar Lampung.
Ia menilai, setelah Musda selesai, tahapan berikutnya seharusnya dapat berjalan secara terarah sehingga kepengurusan baru segera terbentuk dan dapat menjalankan roda organisasi.
Ingin Segera Bekerja
Rycko menegaskan, pihaknya tidak ingin persoalan mengenai susunan kepengurusan berlarut-larut. Menurutnya, hal terpenting saat ini adalah adanya kejelasan mengenai struktur kepengurusan sehingga roda organisasi dapat segera berjalan.
Ia mengatakan, dirinya bersama jajaran yang nantinya menjadi bagian dari kepengurusan pada dasarnya telah siap bekerja menjalankan program-program Partai Golkar di Kota Bandar Lampung.
“Kami mau bekerja, tetapi apa daya SK kami belum ada. Jadi harapan kami pelantikan ini segera dilaksanakan dengan kepengurusan yang jelas. Kami ingin segera bekerja dan menjalankan apa yang menjadi tanggung jawab kami,” katanya.
Rycko menyebut, kejelasan kepengurusan menjadi penting karena setelah proses Musda, organisasi membutuhkan kepastian mengenai siapa saja yang akan menjalankan tugas dan fungsi di jajaran DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung.
Dengan adanya kepengurusan yang telah ditetapkan secara resmi, berbagai agenda organisasi diharapkan dapat segera dijalankan tanpa terkendala persoalan administratif maupun ketidakjelasan struktur.
Tim Formatur Akan Gelar Rapat Lanjutan
Sementara itu, dari sisi tim formatur, munculnya susunan kepengurusan yang telah beredar menjadi bagian dari persoalan yang akan dibahas lebih lanjut.
Tim formatur menyatakan akan kembali menggelar rapat lanjutan untuk membahas penyusunan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung.
Rapat tersebut nantinya menjadi forum untuk membahas komposisi kepengurusan serta memastikan struktur organisasi yang akan diajukan secara resmi.
Tim formatur juga menegaskan bahwa proses penyusunan kepengurusan masih perlu dibahas bersama agar terdapat kesepahaman di antara pihak-pihak yang memiliki mandat dalam tim formatur.
Dengan adanya rencana rapat lanjutan tersebut, proses penyusunan kepengurusan diharapkan dapat segera menemukan titik terang sehingga tidak lagi menimbulkan simpang siur di internal partai.
Rycko berharap hasil rapat formatur nantinya dapat menjadi dasar untuk segera menyelesaikan tahapan administrasi kepengurusan hingga penerbitan Surat Keputusan (SK) dan pelantikan.
Dorong Penyelesaian Secara Internal
Rycko juga menekankan pentingnya penyelesaian persoalan tersebut melalui mekanisme organisasi.
Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembentukan kepengurusan memiliki kepentingan yang sama, yakni memastikan Partai Golkar Kota Bandar Lampung dapat segera menjalankan agenda organisasi.
Ia berharap proses pembahasan di tingkat formatur dapat berlangsung secara terbuka dan menghasilkan keputusan yang dapat diterima bersama.
“Intinya kami berharap semuanya segera jelas. Kalau kepengurusan sudah jelas, SK sudah ada, kemudian dilantik, kami bisa langsung bekerja. Jangan sampai karena persoalan administrasi dan kepengurusan ini, kerja-kerja organisasi justru tertunda,” pungkas Rycko Menoza.
Dengan demikian, tahapan pasca-Musda XI saat ini masih menunggu hasil pembahasan tim formatur. Kepengurusan yang sebelumnya beredar juga masih menjadi bagian dari persoalan yang perlu diklarifikasi dan disesuaikan dengan hasil rapat formatur.
Sementara itu, hingga Selasa (22/9/2026), waktu pelantikan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung periode 2026–2031 belum ditetapkan secara pasti.
Rapat lanjutan tim formatur diharapkan menjadi langkah untuk memperjelas komposisi kepengurusan sekaligus mempercepat proses penerbitan SK dan pelantikan pengurus baru. (Radian)

