Connect with us

Lampung Tengah

Bupati Musa Hadiri Pengukuhan Forum HRD

Published

on

 

Alteripost.co, Lampung Tengah-
Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad Mengahadiri Acara Pembentukan dan Pengukuhan Forum HRD Kabupaten Lampung Tengah di Sesat Agung Nuwo Balak. Kamis (29/7/2021). Acara tersebut turut di hadiri Asisten Ekonomi Pembangunan, Kepala Dinas Nakertrans dan Kepala Perangkat Daerah terkait.

Kepengurusan Forum HRD periode 2021 – 2026 telah terpilih sebagai ketua yakni Alex Suyono dari PT. Gula Putih Mataram, dalam laporannya Kepala Dinas Nakertrans Drs. Sofyan mengatakan forum HRD ini kedepan akan membantu Pemerintah didalam pendataan dan perluasan Lapangan kerja yang ada di Lamteng, sehingga masyarakat mendapatkan lapangan pekerjaan yang layak. Kedepan juga Dinas Nakertrans dan Forum HRD akan melakukan terobosan berupa kegiatan Job Fair Berjaya 2021 di Kabupaten Lampung Tengah. Dimana Lampung Tengah saat ini membutuhkan SDM yang berkualitas guna mewujudkan Lamteng Berjaya.

Dalam sambutannya Bupati Lamteng Musa Ahmad mengucapkan selamat kepada Forum HRD periode 2021 – 2026, yang telah dikukuhkan dan Bupati berharap dapat menjadi perpanjangan tangan dari pengusahan dan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan kepentingan masyarakat, kepentingan Pemerintah Daerah dan kepentingan Pengusaha. Sehingga kedepan sinegritas pengusaha, masyarakat dan pemerintah dapat terwujud demi memulihkan ekonomi Lampung Tengah di situasi pandemi Covid-19 dan dapat mewujudkan Lamteng Berjaya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan

Published

on

Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.

“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar

Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.

“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.

Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading