Lampung Tengah
Bupati Musa Dampingi Kunker Menko Perekonomian dan Kepala BNPB di Lampung
Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad mengikuti kegiatan kunjungan kerja (Kunker) Menko Perekonomian RI Airlangga Hartanto dan Kepala BNPB Ganip Warsito di Provinsi Lampung, yang di lakukan secara virtual dan terpusat di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung Jumat (13/8/2021).
Acara tersebut di ikuti oleh Gubernur Lampung serta Bupati Walikota se Provinsi Lampung.
Pada kesempatan tersebut Kabupaten Lamteng diberikan waktu secara langsung melaporkan situasi dan kondisi saat ini di masa pandemi.
Bupati Musa Ahmad menjelaskan, bahwasanya Lamteng saat ini berusaha semaksimal mungkin dalam percepatan penanggulangan covid-19. Langkah cepat tersebut dibuktikan dengan adanya satgas satgas yang dibentuk dan melaksanakan tugasnya sesuai dengan arahan Bupati Lamteng.
“Langkah nyata tersebut membuat Lamteng keluar dari zona merah dan saat ini berada di zona orange, bahkan meminta semua Stekholder terkait untuk bergerak cepat dan tepat untuk membawa Lamteng ke zona Kuning bukan tidak mungkin ke Zona Hijau”. Terangnya.
Kepala BNPB juga mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pemerintah di Provinsi Lampung, namun Ganip Warsito meminta para Pimpinan daerah harus bekerja ekstra keras dalam menanggulangi covid ini dan tetap berkomunikasi baik dengan semua pihak.
Sementra itu Menko Perekonomian RI meminta kepada seluruh Kepala Daerah di Provinsi Lampung, untuk fokus dalam menanggulangi covid-19 ini, “agar aktivitas masayarakat dan perekonomiannya bisa perlahan lahan pulih kembali”.
Menko Perekonomian juga meminta provinsi Lampung, untuk tetap menjaga stabilitas ekonomi dalam situasi ini.
Dalam kesempatan itu pula Menko Perekonomian memberikan bantuan berupa oksigen konsentrator. (*)
Lampung
Wagub Lampung Bersama Plt Bupati Lampung Tengah Hadiri Pembukaan AI Goes To School
Alteripost Lampung Tengah – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri, menghadiri pembukaan Pelatihan Program Nasional AI Goes To School (AI GTS) bersama MAFINDO yang digelar di LEC Paramarta, Kecamatan Seputih Banyak, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, Plt Koordinator MAFINDO Lampung Yoga Pratama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Amirico, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah Nur Rohman, Plt Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Lampung Tengah Dina Tyagita Vidya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Tengah Bambang Setiawan, Camat Seputih Banyak Theni Vandra, serta para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Plt Bupati I Komang Koheri menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Wakil Gubernur Lampung beserta seluruh tamu undangan.
Ia menilai kehadiran Wakil Gubernur menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan dan literasi digital.
Menurut Komang Koheri, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah membuka berbagai peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas akses informasi, serta mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas di kalangan pelajar maupun tenaga pendidik.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi juga membawa tantangan, mulai dari maraknya penyebaran informasi palsu, penyalahgunaan teknologi, hingga persoalan etika digital. Karena itu, literasi digital dan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab menjadi hal yang sangat penting untuk terus diperkuat.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela menegaskan bahwa teknologi Artificial Intelligence harus dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan, bukan sebagai ancaman. Menurutnya, AI dapat menjadi alat yang sangat membantu proses belajar mengajar apabila dimanfaatkan secara bijaksana, bertanggung jawab, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan integritas.
Melalui Program Nasional AI Goes To School, diharapkan para pendidik, pelajar, dan masyarakat semakin memahami penggunaan teknologi AI secara positif, sehingga mampu mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era digital.(*)

