Connect with us

DPRD

Aspirasi Masyarakat Pekon Fajar Baru Jadi Atensi Ririn

Published

on

Foto: Ririn Kuswantari saat kembali melangsungkan kegiatan reses (istimewa)

 

Alteripost.co, Pringsewu-
Anggota DPRD Provinsi Lampung Ririn Kuswantari kembali turun ke Dapil guna menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan kali ini berlangsung di Pekon Fajar Baru, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, Rabu (08/09/2021).

Dalam kesempatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Suherman, Kepala Pekon Fajar Baru Idham Cholid, Kepala Pekon Sinar Mulya Azhar, Babinsa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda setempat.

Dalam kesempatan tersebut, aspirasi masyarakat Pekon Fajar Baru diwakili Kepala Pekon Idham Cholid menyampaikan usulan, Hand Traktor untuk Kelompok Tani, pelatihan dan pengadaan alat produksi gula aren menjadi gula semut oleh TP PKK.

Selanjutnya, fasilitas penunjang potensi wisata Pekon Fajar Agung oleh Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), lalu perbaikan jalan kabupaten yang rusak parah, terakhir pemasangan kabel listrik oleh PLN.

Aspirasi-aspirasi dari masyarakat Pekon Fajar Baru jadi atensi Ririn dalam pengabdiannya di legislatif. Dirinya bersama Ketua DPRD Pringsewu Suherman bakal memasukkan keluhan masyarakat sebagai E-Pokir dalam program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu.

Lanjut Wakil Ketua II DPRD Lampung tersebut, langkah taktis awal yang bakal dilakukan adalah berkoordinasi dengan instansi terkait, agar dalam waktu dekat ada solusi dari persoalan tersebut.

“Jadi aspirasi-aspirasi dari masyarakat akan kita tampung terlebih dahulu, nanti saya dengan Ketua DPRD Pringsewu akan memasukkan keinginan masyarakat ke dalam E-pokir. Harapannya secepatnya aspirasi mereka dapat segera terealisasikan,” pungkas Srikandi Golkar Lampung tersebut. (Gus/rls).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.

Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.

Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.

“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.

Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.

“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.

Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading