DPRD
Azwar Yacub Janji Bakal Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Griya Sukarame
Alteripost.co, Bandarlampung-
Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Dapil Bandarlampung bersama-sama menggelar kegiatan serap aspirasi masyarakat di Kecamatan Sukarame, Bandarlampung, Minggu (12/09/2021).
Dalam kesempatan tersebut dihadiri Sekertaris Komisi V Rahmat Mirzani Djausal, anggota Komisi IV Azwar Yacub anggota Komisi V Aprilliati, anggota Komisi I Budiman AS, AR, anggota Komisi III Suparno anggota komisi III dan Lenistan Nainggolan dan anggota Komisi III Yusirwan.
Perwakilan masyarakat setempat yang diwakili Anton menyampaikan beberapa keinginan dari masyarakat. Ia menyebut, warga minta dibangunkan beberapa titik sumur bor dan perbaikan jalan lingkungan di daerah setempat.
Selain itu, lanjut Anton, masyarakat juga meminta perhatian pemerintah terkait sungai prasanti yang ketika hujan deras turun maka akan menyebabkan banjir.
“Waktu yang tepat kita menyampaikan aspirasi ini, mohon dibantu dan diperjuangkan. Semoga segera ada solusi dari keluhan kami masyarakat Griya Sukarame,” ujarnya.
Menanggapi beberapa lontaran keluhan dari masyarakat setempat, anggota Komisi IV DPRD Lampung Azwar Yacub berjanji akan meneruskan keinginan masyarakat ke stakeholder terkait. Misalnya perbaikan jalan lingkungan yang merupakan ranah dari Pemerintah Kota (Pemkot), nanti akan dikoordinasikan ke Wali Kota beserta jajarannya.
“Jadi keluhan masyarakat ini kita tampung dulu, mana yang menjadi ranah Pemkot akan kita sampaikan ke Wali Kota, serta yang menjadi bagian Provinsi akan kita perjuangkan di agar segera dapat direalisasikan,” ujar Politisi Senior Partai Golkar Lampung tersebut.
Azwar menambahkan, sudah menjadi tanggungjawab dirinya sebagai anggota DPRD untuk memperjuangkan aspirasi dan keinginan masyarakat. Karena salah satu fungsi dewan adalah mengawal keluhan masyarakat untuk mendapatkan solusi dari Pemerintah.
“Jadi fungsi dewan ini, selain pengawasan dan penganggaran, adalah memperjuangkan keinginan dan kepentingan rakyat. Karena itu adalah tanggungjawab moral kita kepada konstituen,” pungkasnya. (Gus)
DPRD
DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba
Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.
Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.
Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.
“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.
Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.
“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.
Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

