Connect with us

Politik

PKB Gelar Kegiatan Vaksinasi, Santri ke Gus Muhaimin: Terima Kasih

Published

on

Foto: Wakil Ketua DPW PKB Lampung Jauharoh Haddad saat meninjau kegiatan vaksinasi di Ponpes Assyifa Bumikencana (istimewa)

 

Alteripost.co, Lampung Tengah-
DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung melalui DPC PKB Kabupaten Lampung Tengah menggelar kegiatan vaksinasi di Pondok Pesantren Assyifa Bumikencana, Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (2/10/2021).

Wakil Ketua DPW PKB Lampung Dra. Jauharoh Haddad menjelaskan bahwa dapat terselenggaranya vaksinasi pada Hari Santri ini, berkat bantuan yang diberikan oleh Ketua DPP PKB Gus Muhaimin Iskandar.

“Kegiatan ini terselenggara atas bantuan Ketua DPP Gus Muhaimin Iskandar dan Ketua DPW kita, Ibu Chusnunia Chalim, sebagai hadiah untuk para santri di Hari Santri Tahun 2021,” ujar Kak Jau sapaan akrabnya.

Selain itu, Ketua Bapemperda DPRD Lampung tersebut berujar bahwa ini juga merupakan upaya dari PKB untuk ikut andil dalam meningkatkan rasio vaksinasi di Provinsi Lampung.

“Ini upaya kita juga untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan rasio vaksinasi di Lampung, jika banyak masyarakat yang telah divaksin, harapannya Pandemi ini segera berakhir,” paparnya.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung ini menambahkan kegiatan ini akan dilakukan secara estafet di bulan Oktober ini. Di waktu yang lain bakal dilaksanakan di 11 titik lokasi dengan ketersediaan 5.000 dosis vaksin di Kabupaten Lampung Tengah.

“Terima kasih Ketua Umum, atas upayanya membantu vaksinasi di Kabupaten Lampung Tengah. Kami juga sedang mengajukan penambahan untuk dosis vaksin, untuk di pondok pesantren yang ada,” paparnya.

Ia berharap, kondisi masyarakat dapat kembali pulih dengan di adakan vaksinasi ini. Muali dari masyarakat pesantren, para kiyai, tenaga pendidiknya dan para santri yang belum mendapat vaksin, semoga lekas pulih dan Lampung Tengah segera menuju zona hijau.

Sementara salah satu peserta yakni Fitri santri di Pondok Pesantren Assyifa mengaku, senang dengan hadiah vaksinasi yang di berikan PKB kepada para santri dalam menyambut hari santri di tahun 2021 ini.

“Kami sangat senang, dikala kami jauh dari orang tua. Kita bisa memperoleh vaksin, dan dapat terhindar dari virus. Terimaksih kepada PKB Lampung Tengah, semoga dapat selalu bermanfaat,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ahmad Hasim, yang juga sebagai santri di ponpes tersebut, mengucapkan terima kasih kepada Abah Muhaimin Iskandar selaku ketua DPP PKB, yang telah menyediakan vaksin untuk para santri. Semoga dapat selalu membantu masyarakat umum di sekitar pondok khususnya anak pondok.” Alhamdulillah tidak sakit, terima kasih PKB,” ucapnya.

Di samping itu ada juga Wardoyo, penyandang disabilitas ini juga mendapat kesempatan untuk vaksin. Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh PKB dan para tenaga kesehatan, karena telah memfasilitasi apa yang menjadi hak anak-anak pondok.

“Kami ucapkan terima kasih untuk PKB dalam membantu ponpes Assyifa. Kita tidak bisa membalas apa-apa kita ucapkan terimakasih untuk PKB yang ikut membantu demi kesehatan santri dan masyarakat disini. Kita doakan, mudahan yang ikut andil akan mendapat balasan Allah sehingga kedepanya Lamteng, dapat lebih baik,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.

Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.

Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.

Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

Facebook Comments Box
Continue Reading