Lampung Selatan
Bupati Lamsel Kembali Menggulirkan Program Bedah Rumah Untuk RTLH
Alteripost.co SIDOMULYO – Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang Ermanto kembali menggulirkan program bedah rumah untuk rumah tidak layak huni (RTLH) kepada masyarakat di daerah setempat. Minggu (3/10/2021).
Kali ini program bedah rumah RTLH diberikan kepada Taryanto dan Sutikno, dua warga Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo. Saat dikutip dari web lampungselatankab.go.id
Taryanto dan Sutikno yang tinggal bersebelahan itu, masuk kategori warga kurang mampu dan memiliki rumah yang tak layak huni.
Pada kesempatan itu, Bupati Nanang menyatakan akan membangun rumah Taryanto dan Sutikno melalui program bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Dirinya berharap, dengan program bedah rumah tersebut dapat membantu masyarakat agar memiliki rumah tak layak huni menjadi rumah yang layak huni dan menempati rumahnya dengan lebih nyaman dan sehat.
“Rumah bapak akan kami lakukan bedah rumah, supaya layak huni. Apalagi usia bapak sudah lanjut. Nanti dari Dinas Perumahan dan Permukiman akan menindaklanjutinya,” ujar Nanang saat berdialog dengan Taryanto.
Selain menyampaikan bantuan bedah rumah, Bupati Nanang juga memberikan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari untuk warga yang menerima bantuan program bedah rumah.
“Ini kita bawa sedikit bantuan untuk kebutuhan sehari-hari. Mudah-mudahan dapat sedikit membantu,” kata Nanang.
Sementara, kepada bupati, Taryanto mengungkapkan telah menempati rumahnya di Desa Sidowalyu tersebut sejak tahun 1960.
Dengan bantuan bedah rumah itu, Taryanto mengaku bersyukur atas perhatian dan kepedulian Bupati Lampung Selatan kepada keluarganya.
“Terima kasih pak bupati, saya sudah lama tinggal disini baru ini bisa ketemu dengan bapak. Mudah-mudahan Allah SWT memudahkan langkah pak bupati untuk membangun Lampung Selatan,” ucap Taryanto.
Adapun, dalam kunjungannya, Bupati Nanang hadir bersama Pelaksana tugas Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Muhadi, Kepala Pelaksana BPBD M. Darmawan, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Yanny Munawarty, Camat Sidomulyo Erman Suheri dan Kepala Desa Sidowaluyo. (*).
Lampung Selatan
Bersama Bima Arya, Bupati Egi Tekankan Pentingnya Kepemimpinan dan Penguatan SDM
Alteripost Kalianda – Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas karya Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menjadi ruang berbagi pengalaman kepemimpinan sekaligus penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (19/6/2026), dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, akademisi, mahasiswa, serta unsur Forkopimda.
Seminar tersebut mengupas isi buku Babad Alas yang memuat refleksi perjalanan Bima Arya selama satu dekade memimpin Kota Bogor. Melalui pendekatan ideologi, strategi, dan taktik pemerintahan, buku tersebut menawarkan berbagai pembelajaran mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, hingga pelayanan publik.
Turut hadir sebagai pengulas buku Feni Rosalia, Rektor Universitas Indonesia Mandiri, perwakilan Universitas Muhammadiyah Kalianda, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Pembangunan Kalianda, Universitas An-Nur, serta para mahasiswa dan akademisi.
Kegiatan dimoderatori Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani.
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki bangsa.
Menurut Egi, negara maju tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan masyarakatnya dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada.
Ia menilai, buku Babad Alas menyajikan banyak pelajaran berharga mengenai tantangan, dinamika, dan proses pengambilan keputusan yang dihadapi seorang pemimpin dalam menjalankan pemerintahan.
“Pengalaman yang tertuang dalam buku Babad Alas memberikan pelajaran bahwa perubahan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian mengambil langkah, membangun kolaborasi, dan bekerja secara konsisten untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” ujar Egi.
Lebih lanjut, Egi mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berintegritas, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa Babad Alas merupakan catatan perjalanan kepemimpinannya selama 10 tahun memimpin Kota Bogor yang berangkat dari semangat pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat.
Menurut Bima, ideologi kepemimpinan harus diterjemahkan ke dalam strategi yang tepat agar mampu menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.
“Pemimpin adalah agen harapan. Ideologi tanpa strategi tidak akan efektif. Harapan itu harus dicicil melalui kerja-kerja nyata dan dibangun bersama tim yang loyal, solid, militan, dan kompeten,” kata Bima.
Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, terutama dalam pembenahan sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta upaya memperkuat identitas daerah.
Melalui seminar nasional ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, inspirasi, dan pembelajaran yang dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk membangun kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045.(*)

