Connect with us

Lampung Tengah

Bupati Musa Sambut Kedatangan Kokorbinmas Kabarhakam Polri

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Lampung Tengah – Bupati Lampung Tengah H. Musa Ahmad, didampingi Kapolres Lampung Tengah AKBP Oni Prasetya bersama Dandim 0411/KM Lamteng dan Kadis Kesehatan Lampung Tengah menyambut kedatangan Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, dalam rangka kunjungan meninjau pelaksanaan Vaksinasi, Rabu (06/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut juga, Bupati Musa Ahmad, didampingi Kapolres AKBP Oni Prasetya, dan Dandim 0411/KM. Berepat di lokasi Pondok Pesantren Nurul Qodiri, Kampung Lempuyang Bandar, kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah.

Dalam sambutannya Bupati Lampung Tengah, H. Musa Ahmad mengatakan, “Sejauh ini sudah membuka Grai vaksin dengan menggandeng pihak-pihak terkait, mulai dari tempat Kesehatan, Polres, Polsek, Koramil dan tempat Ibadah serta tempat lain, guna untuk mempercepat Vaksinasi di Wilayah kabupaten Lampung tengah, dan harus tetap prokes dengan mematuhi 5 M”, ucapnya.

“Selain dari itu kita harus selalu menjaga imun tubuh Agar kedepanya masyarakat, benar-benar dapat terhindar dan terbebas dari wabah Covid-19,” ujarnya.

Di lain kesempatan Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengatakan, Kunjungan peninjauan ini adalah untuk memantau pelaksaan vaksinasi yang bekerja sama dengan Polri.

Lanjut Irjen Pol Suwondo, yang mana Polri ikut serta dalam percepatan vaksinasi di seluruh Indonesia. Dengan harapan adanya vaksinasi ini Masyarakat dapat meningkatkan imun tubuh,” jelasnya.

Selaku pendiri sekali gus pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qodiri, KH.Imam Suhadi menyampaikan, “Alhamdulillah dan mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan Vaksin yang di selenggarakan oleh Polres Lampung Tengah, dari Polda serta Mabes Polri”.

“Dan terimakasih juga atas kunjungan Bupati Lampung Tengah, H. Musa Ahmad, Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Serta Aparatur pemerintah Daerah Lampung Tengah, Yang telah membantu untuk pelaksanaan Vaksinasi Santri dan Masyarakat sekitar Pondok Pesantren Nurul Qodiri,” ucap KH. Imam Suhadi.

“Semoga setelah divaksin, ini dapat menambah imun tubuh dan kesehatan bagi santri serta masyarakat sekitar,” tutupnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan

Published

on

Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.

“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar

Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.

“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.

Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading